BATAM — Sama seperti rokok biasa, penumpang pesawat dilarang menggunakan rokok elektrik (vape) selama penerbangan. Meskipun vape boleh dibawa ke dalam pesawat, penggunaannya tetap dilarang di dalam kabin.
Aturan ini tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12/2024 yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, yang mengatur tentang ketentuan membawa vape di pesawat.
Baca juga: Jangan Ambil Ponsel yang Jatuh di Kursi Pesawat, Bisa Picu Kebakaran!
Aturan Bawa Vape ke Pesawat
Dalam SE tersebut, disebutkan bahwa penumpang hanya diperbolehkan membawa satu vape ke dalam pesawat. Vape harus disimpan di bagasi kabin atau di saku penumpang.
Selain itu, vape yang dibawa harus memenuhi beberapa syarat, yaitu:
1. Baterai lithium pada vape tidak boleh lebih dari 100 watt-hour (wH).
2. Cairan vape (liquid) yang dibawa maksimal 100 mililiter (ml) dan harus dikemas dalam kantong plastik.
Apabila penumpang melanggar aturan ini, petugas bandara berhak melarang vape dibawa masuk ke pesawat.
Baca juga: 5 Tempat Wisata di Padang yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Lebaran
Alasan Vape Dilarang Digunakan di Pesawat
Pengamat penerbangan, Alvin Lie, menjelaskan bahwa semua penerbangan komersial menerapkan aturan “Penerbangan Tanpa Asap Rokok,” yang mencakup larangan merokok dan penggunaan vape di pesawat.
Alvin mengungkapkan, salah satu alasan vape dilarang digunakan di pesawat adalah karena alat vape menggunakan baterai lithium yang berpotensi korslet, terbakar, atau meledak, yang dapat berbahaya bagi keselamatan penumpang dan kru kabin.
“Seperti power bank, baterai lithium pada vape dapat berisiko besar jika tidak digunakan dengan hati-hati. Penggunaan vape dapat meningkatkan potensi kebakaran di dalam pesawat,” ujar Alvin dikutip kompas.
Baca juga: Akses Pantai Yogyakarta Kini Lebih Mudah, Bisa Langsung dari Malioboro
Kesamaan dengan Rokok Biasa
Alasan serupa juga berlaku untuk penggunaan rokok biasa di dalam pesawat, yang menggunakan api terbuka yang dapat memicu kebakaran. Selain itu, asap rokok biasa mengganggu kenyamanan penumpang lain dan dapat merusak filter udara kabin pesawat, yang berfungsi untuk menjaga kualitas udara.
Aturan larangan merokok dan menggunakan vape di pesawat sudah diterapkan sejak puluhan tahun lalu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama penerbangan.
Sebagai penumpang, penting untuk selalu mematuhi peraturan yang ada demi keselamatan bersama selama penerbangan. (dr)

Comments