BATAM – Ponsel yang jatuh di bawah kursi pesawat mungkin terdengar seperti masalah sepele yang bisa diselesaikan dengan mengambilnya sendiri. Namun, hal itu dapat berisiko sangat besar bagi keselamatan penerbangan.
Ketika telepon seluler jatuh, terutama di sisi kursi penumpang, sangat penting untuk segera memberitahukan pramugari. Mengambil ponsel sendiri bisa membahayakan keselamatan penerbangan.
Sejak 2018, aturan ini diberlakukan menyusul insiden yang terjadi pada penerbangan Qantas menuju Melbourne, Australia.
Baca juga: Serabi hingga Basreng: 5 Makanan Khas Jawa Barat yang Kini Lebih Variatif
Seorang penumpang yang menjatuhkan ponselnya mencoba mengambilnya kembali, namun bukannya menyelamatkan ponsel, ia justru menghancurkannya. Ketika ponsel yang terbuat dari baterai litium hancur, dapat menimbulkan ancaman kebakaran atau bahkan ledakan. Untungnya, pramugari berhasil mengendalikan situasi dan mencegah bahaya lebih lanjut.
Ponsel dengan baterai litium yang rusak dapat mengeluarkan asap dan menyebabkan kebakaran, seperti yang terjadi dalam insiden di Southwest Airlines pada November 2024 di Bandara Internasional Denver, Colorado.
Ponsel yang terbakar itu menyebabkan kerusakan pada kursi pesawat dan melukai penumpang. Sebuah laporan dari Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) Inggris juga menunjukkan lebih dari 40 kebakaran pesawat yang terjadi dalam lima tahun terakhir akibat ponsel yang rusak setelah jatuh dari kursi.
Menurut laporan Cabang Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB), lebih dari seperempat insiden ini berujung pada kebakaran atau asap di kabin, menandakan bahwa bahaya ini cukup signifikan.
Baca juga: Mengenal Pesona Tersembunyi Kabupaten Bandung, dari Nimo Eye hingga Curug Cinulang
Sisa-sisa ponsel yang terbakar bahkan memicu peringatan kebakaran dalam penerbangan British Airways dari Miami ke Heathrow pada 2023.
Sebagai langkah pencegahan, CAA mengingatkan penumpang untuk menyimpan ponsel, power bank, dan baterai cadangan di bagasi kabin, bukan di bagasi terdaftar, untuk menghindari risiko kebakaran. Beberapa maskapai, termasuk Vietnam Airlines dan Vietjet Air, kini melarang penggunaan power bank berbahan dasar litium di dalam pesawat.
Untuk menjaga keselamatan, sangat penting bagi penumpang untuk selalu memberitahukan awak kabin jika ponsel jatuh di bawah kursi. Pramugari terlatih untuk menangani situasi ini dengan aman dan mencegah potensi bahaya bagi seluruh penumpang dan awak pesawat. (dr)
Sumber: tempo

Comments