KEPULAUAN RIAU – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai serius menggarap potensi wisata di wilayah perbatasan, khususnya Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna. Dua daerah eksotis ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan yang siap menarik perhatian wisatawan nusantara (wisnus) hingga wisatawan mancanegara (wisman) pada 2026.
Selama ini, Anambas dan Natuna dikenal sebagai wilayah terluar Indonesia dengan panorama alam luar biasa. Namun, potensi wisata di dua kawasan ini dinilai belum tergarap maksimal.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, mengatakan Anambas dan Natuna memiliki keunggulan alam yang sangat kuat dibanding destinasi lain di Indonesia.
Baca juga: Liburan ke Riau Makin Gampang! Wings Air Resmi Terbang Batam–Rengat, Ini Jadwalnya
Keindahan laut biru, pantai berpasir putih, udara sejuk, air terjun alami, hingga gugusan pulau kecil menjadi daya tarik utama yang sulit ditemukan di tempat lain.
“Mereka punya alam yang bagus, pantai masih bersih, air terjun, udara sejuk. Ini punya nilai jual yang sangat kuat,” ujar Hasan.
Menurutnya, tren wisata saat ini mulai bergeser. Banyak wisatawan kini lebih memilih destinasi yang menawarkan suasana tenang, alami, dan jauh dari hiruk-pikuk kota besar.
Hal inilah yang membuat Anambas dan Natuna diyakini berpotensi menjadi hidden paradise baru di Indonesia.
Tak hanya menawarkan panorama alam yang memukau, kedua wilayah tersebut juga memiliki kekayaan bawah laut yang menakjubkan, cocok untuk wisata bahari, snorkeling, diving, hingga ekowisata berbasis konservasi.
Pemandangan matahari terbit dan terbenam di kawasan ini bahkan disebut-sebut mampu bersaing dengan destinasi wisata populer lain di Asia Tenggara.
Siapkan Event Mancing hingga Natuna Run
Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, Pemprov Kepri telah menyiapkan berbagai agenda wisata sepanjang tahun 2026.
Strateginya bukan sekadar promosi biasa, melainkan menghadirkan event berbasis sport tourism atau wisata olahraga yang kini sedang menjadi tren global.
Di Kabupaten Kepulauan Anambas, pemerintah berencana menghadirkan event memancing internasional dan wisata pendakian.
Laut Anambas yang kaya ikan besar dinilai sangat potensial menarik komunitas pemancing dari berbagai daerah bahkan luar negeri.
“Untuk Anambas kita rencanakan event mancing dan mendaki,” jelas Hasan.
Selain memancing, wisata trekking dan pendakian juga akan dikembangkan dengan memanfaatkan jalur perbukitan yang menawarkan panorama laut lepas spektakuler.
Sementara itu, di Natuna, pemerintah menyiapkan agenda Natuna Run yang akan digelar di kawasan Geopark Natuna.
Destinasi ini memiliki bentang alam unik berupa batuan purba raksasa, garis pantai eksotis, hingga panorama laut biru yang menjadi ciri khas Natuna.
Konsep olahraga sambil menikmati alam ini diyakini akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan muda dan pecinta petualangan.
Tiket Mahal Jadi Tantangan, Pemprov Cari Solusi
Meski memiliki potensi besar, pengembangan wisata Anambas dan Natuna masih menghadapi tantangan besar, terutama soal akses transportasi yang dinilai mahal.
Saat ini, biaya perjalanan menuju Anambas diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta pulang-pergi, sementara ke Natuna bisa menyentuh Rp5 juta.
Harga tersebut dinilai masih cukup berat bagi wisatawan domestik.
“Kalau harganya segitu, orang bisa berpikir lebih baik ke Thailand. Ini yang sedang kita diskusikan dengan maskapai agar ada harga khusus atau subsidi untuk peserta event,” kata Hasan.
Pemprov Kepri pun mulai membuka komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan dan event organizer nasional untuk membantu mendongkrak kunjungan wisata.
Dalam waktu dekat, Hasan mengaku akan bertemu dengan komunitas dan penyelenggara EO Mancing Mania di Jakarta.
Target awalnya, minimal menghadirkan sekitar 250 peserta pemancing ke Anambas untuk menggerakkan sektor ekonomi masyarakat setempat.
Pengembangan sektor wisata di Anambas dan Natuna juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan okupansi penginapan, hingga menghidupkan UMKM lokal.
Dengan keindahan alam yang masih alami, wisata bahari kelas dunia, serta event sport tourism yang mulai disiapkan, bukan tidak mungkin Anambas dan Natuna akan menjadi destinasi wisata primadona baru Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Untuk informasi paket tour di Natuna dan Anambas bisa hubungi Nadif Tour Batam. (dr)
Sumber: batampos

Comments