BATAM – Solo traveling semakin menjadi tren di kalangan wisatawan dunia. Kebebasan menjelajah destinasi impian tanpa bergantung pada jadwal orang lain menjadi daya tarik utama. Namun, faktor keamanan tetap menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan tujuan perjalanan.

Bagi Anda yang berencana melakukan solo traveling pada 2026, hasil survei terbaru dari perusahaan asuransi perjalanan asal Amerika Serikat, Squaremouth, dapat menjadi referensi dalam memilih destinasi yang aman.

Squaremouth membandingkan lebih dari 100 negara di dunia untuk menyusun Indeks Risiko Solo Traveling berdasarkan berbagai indikator keselamatan, kesehatan, dan kualitas infrastruktur.

Penilaian dilakukan dengan menganalisis sejumlah faktor penting, seperti kemudahan memperoleh layanan kesehatan, tingkat keamanan dan ketertiban, persepsi masyarakat terhadap keselamatan, kualitas akses internet, hingga kesiapan infrastruktur yang mendukung kenyamanan wisatawan yang bepergian sendirian.

10 Negara Paling Aman untuk Solo Traveling 2026

Berdasarkan hasil penelitian Squaremouth, berikut negara-negara yang dinilai paling aman untuk solo traveler:

1. San Marino
2. Andorra
3. Singapura
4. Austria
5. Republik Ceko
6. Qatar
7. Estonia
8. Brunei Darussalam
9. Denmark
10.Slovenia

Masuknya Singapura di posisi ketiga menjadikannya sebagai negara paling aman di Asia untuk wisatawan yang bepergian sendiri. Negara kota tersebut dikenal memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, transportasi publik yang efisien, layanan kesehatan berkualitas, serta akses internet yang sangat baik.

Sementara itu, Brunei Darussalam juga berhasil masuk dalam 10 besar berkat stabilitas keamanan, lingkungan yang tertib, dan fasilitas publik yang mendukung kenyamanan wisatawan.

10 Negara Paling Berisiko untuk Solo Traveler

Di sisi lain, Squaremouth juga mengidentifikasi sejumlah negara yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi bagi wisatawan solo.

Berikut daftarnya:

1. Venezuela
2. Peru
3. Gabon
4. Kolombia
5. Bolivia
6. Jamaika
7. Guyana
8. Ekuador
9. Trinidad dan Tobago
10.Afrika Selatan

Negara-negara tersebut memperoleh skor risiko lebih tinggi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari tingkat kriminalitas, tantangan keamanan, hingga keterbatasan akses layanan kesehatan maupun infrastruktur pendukung bagi wisatawan.

Namun demikian, daftar ini bukan berarti wisatawan tidak dapat mengunjungi negara-negara tersebut. Perencanaan perjalanan yang matang, memahami kondisi lokal, serta mematuhi imbauan keselamatan dari otoritas setempat tetap menjadi kunci utama untuk menikmati perjalanan dengan aman.

Tips Aman Solo Traveling

Agar perjalanan lebih nyaman dan minim risiko, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:

* Selalu simpan salinan digital paspor dan dokumen penting.
* Gunakan asuransi perjalanan yang sesuai dengan tujuan wisata.
* Hindari berjalan sendirian di area sepi pada malam hari.
* Bagikan lokasi perjalanan kepada keluarga atau teman terdekat.
* Pelajari budaya, aturan, dan kondisi keamanan destinasi sebelum berangkat.
* Gunakan transportasi resmi dan penginapan yang memiliki ulasan baik.

Dengan memilih destinasi yang tepat dan mempersiapkan perjalanan secara matang, solo traveling dapat menjadi pengalaman yang aman, menyenangkan, sekaligus membuka kesempatan bertemu budaya dan orang-orang baru dari berbagai belahan dunia. (dr)

Sumber: detik