BATAM – Jika berbicara tentang destinasi wisata religi di Batam, banyak orang mungkin langsung teringat pada masjid-masjid besar di pusat kota. Namun, siapa sangka, masjid tertua di wilayah administratif Kota Batam ternyata berada di sebuah pulau kecil dan telah berdiri sejak lebih dari 150 tahun lalu.

Masjid tersebut adalah Masjid Jami’ Nurul Iman yang terletak di Pulau Buluh, sebuah kawasan pesisir yang menyimpan jejak sejarah panjang perkembangan Islam di Batam.

Berdasarkan catatan sejarah dan penuturan masyarakat setempat, masjid ini diperkirakan telah berdiri sejak tahun 1872 Masehi. Artinya, usia rumah ibadah ini kini sudah melampaui satu setengah abad.

Baca juga: Catat! Tanggal Merah dan Long Weekend Juni 2026, Saat Terbaik Rencanakan Liburan Murah

Data dari Kementerian Agama Kepulauan Riau juga mengonfirmasi bahwa masjid ini termasuk bangunan ibadah tertua di Batam yang telah berusia lebih dari satu abad.

Tetap Kokoh Meski Berusia Lebih dari Seabad

Wisata Religi Batam: Mengintip Masjid Tertua Berusia 150 Tahun di Pulau Buluh

Masjid Jami’ Nurul Iman, Pulau Buluh Batam (bintoro)

Hal yang membuat Masjid Jami’ Nurul Iman begitu istimewa adalah kondisi bangunannya yang masih tampak kokoh hingga saat ini. Meski telah melewati berbagai zaman, sebagian bentuk asli masjid tetap dipertahankan.

Salah satu bagian paling menarik perhatian adalah kubah lama masjid yang masih berdiri utuh. Kubah ini memiliki desain yang disebut mirip dengan Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, yang dibangun pada tahun 1832.

Saat ini, masjid memiliki dua kubah. Satu merupakan hasil pengembangan bangunan baru, sementara satu lagi adalah kubah asli peninggalan awal pembangunan.

Uniknya, perubahan mencolok pada kubah lama hanya terjadi pada bagian material atap yang kini menggunakan seng. Selebihnya, bentuk dan konstruksi bangunan tetap dipertahankan seperti aslinya.

Hingga kini, belum ditemukan literatur sejarah yang dapat memastikan siapa sosok pertama yang membangun masjid bersejarah tersebut.

Baca juga: Surga Tersembunyi Kepri Bakal Mendunia! Anambas dan Natuna Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan 2026

Deretan Masjid Tua Bersejarah di Daratan Batam

Selain Masjid Jami’ Nurul Iman di Pulau Buluh, kawasan daratan utama Batam atau mainland juga memiliki sejumlah masjid tua yang menyimpan kisah sejarah menarik.

Salah satunya adalah Masjid Raya Baitusy Syakur di kawasan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar.

Ketua Pengurus Masjid Raya Baitusy Syakur, H Zaini Zakaria, menjelaskan bahwa sebelum berdiri megah seperti sekarang antara tahun 1986 hingga 1988, masjid tersebut awalnya merupakan bangunan kayu sederhana yang berada tidak jauh dari lokasi saat ini.

Keunikan masjid ini adalah keberadaan tujuh makam keramat di area halamannya. Makam tersebut dipercaya sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan tetap dipertahankan sebagai bagian dari sejarah Batam.

Tak jauh dari sana, terdapat pula Masjid Baitul Makmur di kawasan Seraya, Batu Ampar, yang diperkirakan berdiri sekitar tahun 1972 hingga 1975.

Berada di dataran tinggi, masjid ini menawarkan panorama unik berupa pemandangan gedung-gedung Kota Batam hingga lanskap Singapura dari kejauhan.

Sementara itu, Masjid Al Mardhotillah di Bukit Abdullah, Jodoh, juga menjadi salah satu situs religi bersejarah di Batam. Diresmikan pada 18 Januari 1984, masjid ini berdiri dekat kompleks sembilan makam tua peninggalan ulama terdahulu.

Di antaranya terdapat makam Syeikh Abdul Wahyu Mangku Alam dan Sa’id Umar, dua tokoh yang dikenal masyarakat Melayu dengan sebutan Wak Guru, yang diduga berasal dari Selangor, Malaysia.

Dengan dominasi warna putih dan kuning khas budaya Melayu, kawasan masjid dan makam ini menjadi destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah Islam di Batam.

Wisata Religi yang Sarat Sejarah

Kini, masjid-masjid tua di Batam tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata religi yang menarik dikunjungi.

Selain menikmati suasana spiritual, wisatawan juga dapat menelusuri jejak sejarah Islam Melayu, arsitektur klasik, hingga kisah para ulama yang pernah menyebarkan dakwah di wilayah perbatasan Indonesia tersebut.

Jika berkunjung ke Batam, tidak ada salahnya memasukkan wisata religi bersejarah ini ke dalam daftar perjalanan Anda. Informasi wisata religi lain di Batam bisa hubungi Nadif Tour Batam. (dr)