BATAM – Etika pesawat. Jika sering bepergian dengan pesawat, kamu pasti akrab dengan tiga posisi kursi di kabin, yakni window seat (kursi dekat jendela), aisle seat (kursi dekat lorong), dan kursi tengah.
Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya siapa yang berhak menggunakan sandaran tangan di kursi tengah?
Masalah ini kerap menjadi sumber ketidaknyamanan. Tidak jarang, sandaran tangan malah menjadi rebutan antara penumpang yang duduk di kursi tengah, dekat jendela, atau dekat lorong.
Baca juga: Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat: Jejak Kejayaan Islam di Kepulauan Riau
Menariknya, menurut Angkasa Pura, pengelola bandara di Indonesia, terdapat etika tak tertulis mengenai sandaran tangan di kursi tengah pesawat.
Dalam unggahan di akun Instagram resmi mereka, @ap_airports, disebutkan bahwa penumpang di kursi tengah memiliki hak penuh atas kedua sandaran tangan yang ada di kiri dan kanan mereka.

Sandara kursi tengah selalu jadi bahan pertengkaran, siapa yang paling berhak (ilustrasi)
“Alasannya, penumpang yang duduk di tengah nggak punya kebebasan ruang gerak seperti penumpang di window seat dan aisle. Kalau penumpang yang duduk di window seat bisa menyandarkan kepalanya di jendela, sedangkan yang duduk di sisi aisle punya keleluasaan untuk ke toilet atau keluar ke lorong,” tulis Angkasa Pura.
Penumpang yang duduk di kursi tengah dianggap paling terbatas ruang geraknya dibandingkan kedua posisi lainnya. Oleh karena itu, memberikan sandaran tangan kepada mereka dianggap sebagai bentuk penghormatan sekaligus menerapkan etika dalam penerbangan.
Baca juga: Pramugari Ungkap 5 Kebiasaan Penumpang yang Membuatnya Gerah, Hindari Hal Ini Saat di Pesawat
Angkasa Pura berharap penumpang pesawat dapat mematuhi etika ini agar suasana selama penerbangan tetap nyaman. Dengan mematuhi aturan tak tertulis tersebut, diharapkan tidak ada lagi kejadian perebutan sandaran tangan antar penumpang di pesawat.
Jadi, jika kamu mendapat kursi tengah dalam penerbangan berikutnya, ingatlah bahwa dua sandaran tangan itu adalah hak kamu.
Sementara untuk penumpang di dekat jendela dan lorong, mari hormati kenyamanan bersama dengan memberikan ruang lebih bagi mereka yang duduk di tengah. (dr)
Sumber: cnnindonesia

Comments