BATAM – Perencanaan liburan kini semakin mudah berkat perkembangan teknologi digital. Jika dahulu wisatawan harus meluangkan waktu untuk mengurus berbagai kebutuhan perjalanan, sekarang banyak hal bisa diselesaikan melalui ponsel, mulai dari mencari destinasi wisata, membandingkan harga tiket pesawat, memesan hotel, hingga membayar perjalanan menggunakan layanan digital.

Perubahan ini tidak terlepas dari meningkatnya kebiasaan masyarakat Indonesia dalam menggunakan pembayaran digital. Bukan hanya untuk membeli makanan atau berbelanja kebutuhan sehari-hari, metode pembayaran seperti mobile banking, dompet digital, dan QRIS kini ikut membentuk cara wisatawan merencanakan perjalanan.

Baca juga: Mau Liburan ke Malaysia? Ini Syarat Masuk, Aturan Bebas Visa, dan Batas Tinggal WNI

Data Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital di Indonesia mencapai 6,11 miliar transaksi pada Agustus 2026, tumbuh 40,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, transaksi melalui mobile banking meningkat 47,08 persen secara tahunan, sedangkan transaksi QRIS tumbuh 67,22 persen.

Angka tersebut menunjukkan bahwa pembayaran digital semakin melekat dalam aktivitas masyarakat. Kebiasaan ini pun terbawa ke industri pariwisata, termasuk saat wisatawan mencari dan memesan tiket pesawat untuk liburan.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu! Pulau Penyengat Punya Legenda Perigi Tujuh Purnama dan Kaki Pelangi

Pembayaran Digital Mengubah Cara Wisatawan Booking Tiket Pesawat

Kemudahan menjadi salah satu faktor yang semakin diperhatikan wisatawan ketika merencanakan perjalanan. Setelah terbiasa membayar makanan dengan QRIS, melakukan transfer melalui aplikasi perbankan, atau menggunakan dompet digital untuk belanja online, wisatawan juga mengharapkan pengalaman serupa saat memesan tiket pesawat.

Proses pemesanan yang sederhana, pilihan pembayaran yang familiar, serta konfirmasi transaksi yang jelas dapat membuat pengalaman booking terasa lebih nyaman.

Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan secara mandiri, kemudahan tersebut sangat membantu. Mereka dapat membandingkan jadwal penerbangan, menyesuaikan anggaran, dan menyelesaikan pembayaran tanpa harus berpindah-pindah layanan.

Wesley Wijaya, Chief of Partnership Airpaz, mengatakan bahwa kebiasaan pembayaran setiap pasar dapat berbeda meskipun tujuan perjalanan yang dicari sama. Menurutnya, menyediakan metode pembayaran yang familiar membantu menyederhanakan tahap akhir pemesanan karena wisatawan sudah terbiasa menggunakannya dalam transaksi sehari-hari.

Dengan demikian, pengalaman booking tiket pesawat tidak hanya ditentukan oleh harga dan pilihan rute. Kemudahan menyelesaikan pembayaran juga menjadi bagian penting dalam perjalanan digital wisatawan.

Gen Z Makin Mendominasi Tren Traveling di Asia Pasifik

Perubahan perilaku wisatawan juga terlihat dari meningkatnya peran generasi muda dalam industri perjalanan. Laporan Tourism in Focus edisi September 2026 dari Pacific Asia Travel Association bersama Euromonitor International mencatat Gen Z mewakili hampir seperempat dari total belanja di sektor perjalanan di Asia Pasifik.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa 25 persen wisatawan Gen Z di kawasan ini menempatkan value for money atau nilai yang sepadan dengan uang yang dikeluarkan sebagai pertimbangan utama ketika berwisata.

Bagi generasi yang tumbuh bersama teknologi digital, menggunakan aplikasi untuk mengatur perjalanan merupakan hal yang lumrah. Mereka terbiasa mencari informasi destinasi melalui media sosial, membandingkan harga secara online, serta melakukan transaksi melalui ponsel.

Kebiasaan tersebut membuat wisatawan muda cenderung mengharapkan proses pemesanan yang praktis, transparan, dan mudah dipahami.

Pilihan pembayaran yang terbatas atau proses transaksi yang terlalu panjang berpotensi membuat calon pelanggan mempertimbangkan platform lain. Karena itu, pelaku industri perjalanan perlu memahami bahwa pengalaman digital yang baik mencakup seluruh tahapan, mulai dari pencarian tiket hingga pembayaran.

Bukan Hanya Harga Tiket, Kemudahan Booking Juga Jadi Pertimbangan

Saat merencanakan liburan, wisatawan biasanya mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti harga tiket pesawat, jadwal keberangkatan, lokasi penginapan, biaya transportasi, dan aktivitas wisata yang ingin dilakukan.

Namun, kemudahan transaksi juga semakin relevan dalam proses pengambilan keputusan. Ketika metode pembayaran sesuai dengan kebiasaan pengguna, proses pemesanan dapat terasa lebih sederhana dan meyakinkan.

Kondisi ini menjadi peluang bagi platform pemesanan perjalanan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Meski demikian, wisatawan tetap perlu memperhatikan beberapa hal sebelum menyelesaikan pembayaran tiket pesawat. Pastikan nama penumpang sesuai dengan dokumen perjalanan, periksa kembali jadwal penerbangan, pahami aturan bagasi, dan baca ketentuan perubahan maupun pembatalan tiket.

Selain itu, gunakan platform pemesanan tepercaya dan pastikan total harga yang dibayarkan sudah mencakup biaya yang berlaku. Kemudahan pembayaran tetap harus diimbangi dengan ketelitian agar rencana liburan tidak terganggu oleh kesalahan saat booking.

Tren Pembayaran Digital Bisa Membuka Peluang Traveling Lebih Luas

Kemudahan transaksi berpotensi membantu wisatawan merencanakan perjalanan dengan lebih fleksibel. Proses booking yang praktis memungkinkan mereka mengatur kebutuhan perjalanan secara online, sementara pilihan pembayaran yang sesuai dapat mengurangi hambatan ketika menyelesaikan pemesanan.

Perubahan ini juga menjadi peluang bagi industri pariwisata untuk menjangkau wisatawan dengan kebiasaan dan kebutuhan yang semakin beragam.

Wisatawan kini tidak hanya mencari destinasi menarik dengan harga terjangkau. Mereka juga menginginkan pengalaman perjalanan yang mudah sejak tahap perencanaan, pemesanan tiket, pembayaran, hingga keberangkatan.

Pada akhirnya, perkembangan pembayaran digital memperlihatkan bahwa teknologi bukan sekadar alat untuk menyelesaikan transaksi. Teknologi juga ikut membentuk pengalaman traveling modern, membuat persiapan liburan semakin praktis, dan membantu wisatawan mengelola perjalanan sesuai kebutuhan mereka. (dr)

Sumber: kumparan