SINGAPURA – Singapura kembali mencuri perhatian sebagai negara dengan kualitas hidup yang dinilai unggul di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan Indeks Gaya Hidup Nomad 2026 dari Nomad Capitalist, negara kota tersebut menempati posisi pertama di Asia Tenggara, bahkan menjadi negara dengan peringkat tertinggi di Asia dalam indeks tersebut.
Singapura memperoleh skor keseluruhan 67,12 dari 100 dan menempati peringkat ketujuh dunia dari 63 negara yang dievaluasi.
Baca juga: Mau Liburan ke Malaysia? Ini Syarat Masuk, Aturan Bebas Visa, dan Batas Tinggal WNI
Sementara itu, Indonesia harus puas berada di posisi kelima di Asia Tenggara dengan skor 37,19. Hasil ini menjadi perbandingan menarik bagi wisatawan, pekerja jarak jauh, ekspatriat, maupun mereka yang berencana tinggal lebih lama di luar negeri.
Singapura Puncaki Daftar Negara Terbaik di Asia Tenggara
Dalam Indeks Gaya Hidup Nomad 2026, Nomad Capitalist mengevaluasi 63 negara berdasarkan lima pilar utama, yakni alam dan iklim; pajak; tempat tinggal dan akses; keamanan dan kebebasan; serta kualitas hidup dan infrastruktur.
Baca juga: Tak Banyak yang Tahu! Pulau Penyengat Punya Legenda Perigi Tujuh Purnama dan Kaki Pelangi
Penilaian tersebut mempertimbangkan sejumlah indikator, seperti kualitas udara, risiko cuaca ekstrem, Indeks Perdamaian Global, hingga harapan hidup.
Dari lima pilar yang dinilai, Singapura mendapatkan skor tertinggi pada aspek perpajakan dan keamanan.
Berikut rincian skor Singapura:
1. Alam dan iklim: 42,0
2. Pajak: 92,0
3. Tempat tinggal dan akses: 61,8
4. Keamanan dan kebebasan: 80,7
5. Kualitas hidup dan infrastruktur: 59,1
Skor pajak sebesar 92,0 menjadi nilai tertinggi Singapura dalam penilaian tersebut. Sementara itu, aspek keamanan dan kebebasan memperoleh skor 80,7.
Meski demikian, Singapura tidak unggul dalam semua aspek. Pilar alam dan iklim hanya memperoleh skor 42,0, menjadi nilai terendah di antara lima pilar yang dievaluasi.
Bagi wisatawan, Singapura tetap menawarkan berbagai daya tarik, mulai dari gedung pencakar langit, taman kota, kawasan tepi laut, hingga beragam atraksi wisata modern. Namun, bagi orang yang mempertimbangkan untuk menetap, biaya hidup, kondisi lingkungan, dan kebutuhan pribadi juga perlu diperhitungkan.
Indonesia Berada di Peringkat Kelima Asia Tenggara
Lantas, bagaimana posisi Indonesia?
Dalam Indeks Gaya Hidup Nomad 2026, Indonesia memperoleh skor keseluruhan 37,19 dari 100. Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi kelima di Asia Tenggara dan peringkat ke-62 dari 63 negara yang dievaluasi.
Berikut rincian skor Indonesia berdasarkan lima pilar penilaian:
1. Alam dan iklim: 27,1
2. Pajak: 39,0
3. Tempat tinggal dan akses: 56,2
4. Keamanan dan kebebasan: 35,7
5. Kualitas hidup dan infrastruktur: 28,0
Aspek tempat tinggal dan akses menjadi pilar dengan skor tertinggi bagi Indonesia, yakni 56,2.
Sementara itu, kualitas hidup dan infrastruktur memperoleh skor 28,0, sedangkan alam dan iklim mendapatkan 27,1.
Namun, skor tersebut tidak berarti seluruh wilayah Indonesia memiliki kondisi yang sama. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki karakteristik lingkungan, biaya hidup, fasilitas, dan akses transportasi yang sangat beragam.
Kondisi di Jakarta tentu berbeda dengan Bali, Yogyakarta, Batam, maupun destinasi wisata lainnya. Karena itu, calon penghuni perlu mempertimbangkan kota tujuan dan kebutuhan masing-masing sebelum memutuskan untuk tinggal lebih lama.
Daftar 5 Negara Terbaik untuk Ditinggali di Asia Tenggara 2026
Berdasarkan Indeks Gaya Hidup Nomad 2026 dari Nomad Capitalist, berikut lima negara di Asia Tenggara beserta skor keseluruhannya:
1. Singapura — skor 67,12
Singapura menempati posisi pertama di Asia Tenggara dan peringkat ketujuh dunia. Negara ini memperoleh nilai tinggi pada aspek perpajakan serta keamanan dan kebebasan.
2. Malaysia — skor 60,38
Malaysia berada di posisi kedua. Negara ini menawarkan perpaduan wisata perkotaan, kuliner, pusat perbelanjaan, dan destinasi alam yang menarik bagi wisatawan maupun pelancong jangka panjang.
3. Thailand — skor 48,00
Thailand menempati posisi ketiga. Bangkok, Chiang Mai, Phuket, dan Krabi menjadi sejumlah destinasi yang menawarkan pengalaman wisata perkotaan, budaya, kuliner, serta pantai.
4. Filipina — skor 41,64
Filipina berada di peringkat keempat. Negara kepulauan ini dikenal dengan destinasi pantai, wisata bahari, dan pemandangan alam yang menjadi daya tarik bagi wisatawan internasional.
5. Indonesia — skor 37,19
Indonesia berada di posisi kelima dalam daftar negara Asia Tenggara yang dievaluasi. Meski skornya lebih rendah dibandingkan empat negara lainnya, Indonesia memiliki keragaman destinasi, budaya, kuliner, dan karakter wilayah yang sangat luas.
Perlu dicatat bahwa peringkat tersebut didasarkan pada indikator yang digunakan dalam indeks, bukan penilaian mutlak bahwa satu negara pasti lebih nyaman bagi semua orang.
Malaysia dan Thailand Bisa Jadi Alternatif untuk Tinggal Lebih Lama
Selain Singapura, Malaysia dan Thailand juga masuk dalam tiga besar negara Asia Tenggara dengan skor tertinggi.
Bagi wisatawan yang ingin memperpanjang perjalanan atau mencoba tinggal beberapa bulan di luar negeri, kedua negara tersebut dapat menjadi pilihan untuk dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan anggaran.
Malaysia menawarkan destinasi seperti Kuala Lumpur, Penang, dan Johor Bahru. Wisatawan dapat menikmati wisata kuliner, pusat perbelanjaan, bangunan bersejarah, serta beragam atraksi perkotaan.
Sementara itu, Thailand menawarkan pengalaman berbeda melalui kehidupan kota Bangkok, suasana budaya Chiang Mai, hingga pantai-pantai di Phuket dan Krabi.
Namun, skor indeks bukan satu-satunya faktor untuk menentukan negara yang cocok sebagai tempat tinggal. Biaya sewa, persyaratan visa, akses layanan kesehatan, peluang kerja, dan ketentuan perpajakan tetap perlu diperiksa secara terpisah.
Apa Arti Indeks Gaya Hidup Nomad bagi Wisatawan?
Indeks Gaya Hidup Nomad dapat menjadi referensi awal bagi orang yang ingin membandingkan berbagai negara untuk tinggal, bekerja jarak jauh, atau menjalani perjalanan jangka panjang.
Meski demikian, pemeringkatan tersebut memiliki batasan. Nomad Capitalist mengevaluasi 63 negara yang termasuk dalam cakupan penilaiannya berdasarkan negara-negara yang ditanyakan oleh audiens perusahaan tersebut.
Artinya, daftar ini tidak mencakup seluruh negara di dunia maupun seluruh negara Asia Tenggara.
Skor tinggi juga tidak otomatis menjadikan suatu negara pilihan terbaik bagi setiap orang. Faktor seperti pendapatan, kewarganegaraan, kebutuhan keluarga, preferensi lingkungan, dan tujuan tinggal dapat menghasilkan pilihan yang berbeda.
Bagi wisatawan Indonesia yang ingin mencoba pengalaman tinggal di luar negeri, Singapura, Malaysia, dan Thailand bisa menjadi titik awal untuk membandingkan pilihan. Namun, keputusan akhir sebaiknya didasarkan pada kebutuhan pribadi, anggaran, dan persyaratan resmi yang berlaku. (dr)
Sumber: kompas

Comments