BATAM – Akses menuju Telaga Bidadari di kawasan Tiban resmi ditutup oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. Keputusan ini diambil untuk menjaga kualitas air baku Waduk Mukakuning, yang selama ini menjadi sumber utama pasokan air bersih bagi masyarakat Batam.
Kepala Seksi Pengaman Objek Vital BP Batam, Genduk Afreni, menegaskan bahwa kawasan Telaga Bidadari bukanlah destinasi wisata, melainkan termasuk Daerah Tangkapan Air (DTA) Mukakuning yang kebersihannya wajib dijaga.

Penutupan jalan menuju Telaga Bidadari, Sekupang, oleh Ditpam BP Batam (dok bp batam)
“Kami imbau seluruh masyarakat untuk tidak masuk ke Telaga Bidadari. Kawasan ini bukan tempat wisata, melainkan DTA Mukakuning yang kebersihannya wajib kita jaga demi keberlanjutan pasokan air bersih bagi masyarakat Batam,” ujarnya, Jumat (22/8).
Baca juga: Jangan Asal Pilih Warna Koper! Ternyata Bisa Bikin Barang Bawaan Jadi Sasaran Pencuri
Penutupan ini menimbulkan kekecewaan di kalangan pencinta wisata alam. Selama ini, Telaga Bidadari dikenal sebagai destinasi tersembunyi dengan air jernih dan hutan asri yang kerap dieksplor oleh komunitas pejalan dan fotografer.
Salah seorang pengunjung setia, warga Tiban Kampung, Ilham, mengaku kecewa dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, para wisatawan selalu menjaga kebersihan saat berkunjung.
Baca juga: Masuk Indonesia Wajib Isi Aplikasi All Indonesia Mulai 1 September 2025, Simak Aturannya!
“Sayang sekali kalau akses ditutup total. Padahal tempat ini bisa jadi sarana masyarakat untuk lebih dekat dengan alam,” kata Ilham.
Meski begitu, ia tetap memahami alasan BP Batam. Ia berharap ada solusi win-win, seperti aturan ketat atau izin terbatas agar masyarakat tetap bisa menikmati keindahan alam Telaga Bidadari tanpa mengancam kelestarian sumber air. (dr)

Comments