BATAM – Pariwisata Kota Batam kembali menunjukkan tren positif di tahun 2025. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari hingga Juli 2025 mencapai 861.712 kunjungan, atau rata-rata lebih dari 100 ribu kunjungan per bulan.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menyebutkan angka ini tumbuh 21,72 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Bahkan pada Juni 2025, kunjungan turis asing sempat melonjak hingga 167.469 orang, tertinggi sepanjang tahun berjalan.
“Rata-rata per bulan sudah di atas 100 ribu, dan pada bulan Juni berhasil menembus 150 ribu. Ini tren baik meskipun belum setinggi puncak kunjungan pada 2019. Tapi year-on-year terus meningkat,” ujar Ardiwinata, Sabtu (13/9/2025).
Baca juga: Hati-hati, Ini Hukuman Wisatawan dan WNA yang Kedapatan Bawa Vape di Singapura
Data Kunjungan dari BPS

Wisatawan yang datang ke Batam juga mencari kuliner khas, seperti Gongong (ist)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, rincian kunjungan turis asing ke Batam sepanjang Januari–Juli 2025 adalah:
Januari: 124.481 kunjungan
Februari: 104.684 kunjungan
Maret: 100.279 kunjungan
April: 100.442 kunjungan
Mei: 140.831 kunjungan
Juni: 167.469 kunjungan
Juli: 123.526 kunjungan
Dengan capaian tersebut, Batam semakin optimistis mampu menembus target 1,7 juta kunjungan wisman pada akhir 2025.
Baca juga: Jangan Cuma ke Menara Petronas! Ini 5 Wisata KLCC Kuala Lumpur yang Lagi Hits
Ardiwinata menambahkan, pihaknya berharap regulasi Visa on Arrival (VoA) dapat lebih fleksibel, terutama bagi turis asal Jepang, Korea, China, dan India.
“Kalau relaksasi aturan visa bisa diberlakukan khusus untuk Batam, saya yakin jumlah kunjungan meningkat lebih pesat lagi. Tahun 2019, wisatawan dari Korea dan China sangat booming,” katanya.
Tren Wisata Batam
Selain didominasi turis asal Malaysia yang kontribusinya hampir 80 persen dari total wisman Kepri, tren wisata Batam juga mulai bergeser.
Jika dulu wisatawan datang hanya untuk bermain golf, kini mereka membawa keluarga untuk berwisata kuliner, belanja, hingga religi.
Batam sendiri memiliki ragam daya tarik, mulai dari pantai, wisata budaya berbasis komunitas, hingga destinasi religi seperti Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Masjid Tanjak, Vihara Duta Maitreya, Lalita Temple, hingga pura umat Hindu.
“Dukungan transportasi, hotel, biro perjalanan, hingga pengelola destinasi membuat pariwisata Batam semakin kuat,” tutup Ardi. (dr)

Comments