BATAM – Banyak pelancong memanfaatkan Wi-Fi gratis di bandara untuk mengisi waktu sebelum penerbangan. Tapi hati-hati! Di balik fasilitas gratis itu, ternyata ada ancaman digital berbahaya yang bisa bikin liburan berubah jadi mimpi buruk.

Menurut Geoff Pestell, CEO situs broadband Fibre Compare, Wi-Fi publik di bandara bisa menjadi jalan masuk peretas mencuri data pribadi, termasuk informasi perbankan, kartu kredit, dan email rahasia.

Baca juga: Liburan Gagal Gara-Gara Delay? Cek Hakmu dan Kompensasi Sesuai Aturan Pemerintah!

Ini Risiko Serius yang Mengintai dari Wi-Fi Gratis di Bandara:

1. Pencurian Identitas

Wi-Fi publik yang tidak terenkripsi bisa mengekspos seluruh aktivitas online kamu. Mulai dari nama, lokasi, detail perjalanan, status pernikahan, hingga kredensial login bisa dicuri oleh peretas diam-diam.

2. Serangan Phishing

Pelaku bisa menyamar lewat tampilan portal Wi-Fi yang tampak resmi, lalu memancing kamu mengisi form palsu untuk menjebak data penting.

3. Malware Masuk Tanpa Disadari

Hanya dengan klik tautan atau unduhan tidak resmi, perangkat kamu bisa langsung disusupi virus atau software jahat. Ini bisa menyebabkan kebocoran informasi lebih luas atau kerusakan sistem.

Baca juga: Musim Kemarau Makin Panas, Ini 5 Destinasi Wisata Dingin yang Bikin Liburan Agustus Makin Nyaman di Indonesia!

Tips Aman Menggunakan Wi-Fi di Bandara:

1. Hindari login ke akun penting seperti e-banking atau email kerja.
2. Gunakan VPN (Virtual Private Network) untuk mengenkripsi koneksi.
3. Matikan auto-connect pada Wi-Fi publik agar tidak tersambung otomatis.
4. Jangan pernah mengunduh atau mengisi form sensitif saat tersambung ke Wi-Fi publik.

Liburan Aman Dimulai dari Menjaga Data Pribadi!

Sebelum terbang, pastikan kamu tidak membuka pintu bagi peretas. Wi-Fi gratis memang menggoda, tapi risikonya bisa lebih mahal dari harga tiket pesawatmu! (dr)

Sumber: dr