BATAM – Telaga Bidadari Batam menjadi salah satu destinasi wisata alam yang wajib dikunjungi saat bertamasya ke Kepulauan Riau. Terletak tak jauh dari pusat kota Batam, telaga ini menawarkan suasana asri dan sejuk karena berada di tengah hutan yang rindang, cocok sebagai tempat healing bagi wisatawan yang hanya punya waktu sebentar di Batam.

Daya Tarik Telaga Bidadari Batam

Menikmati Pesona Telaga Bidadari Batam: Surga Tersembunyi untuk Healing di Tengah Hutan

Papan peringatan di tepi Telaga Bidadari (ist)

Keindahan Telaga Bidadari terletak pada air telaga yang jernih serta suasana hutan yang hijau dan segar. Selain menikmati ketenangan di tepi telaga, pengunjung dapat melihat air terjun setinggi 3 meter yang menambah eksotisme lokasi ini. Tempat ini juga populer sebagai spot foto dan video kenangan bersama keluarga atau teman.

Baca juga: 3 Pantai dengan Penginapan di Batam yang Wajib Kamu Kunjungi untuk Liburan Santai dan Nyaman

Bagi yang mencari aktivitas seru, Telaga Bidadari menyediakan pengalaman menantang seperti lompat tebing yang dapat memacu adrenalin. Wisatawan juga bisa berenang atau sekadar bersantai menikmati suara gemericik air dan kicauan burung.

Menurut data dari Batam.go.id, kunjungan wisatawan asing ke Batam meningkat signifikan pada awal 2025, dan Telaga Bidadari menjadi salah satu daya tarik utama di tengah kota industri ini.

Baca juga: Wisata Mangrove Eksotis di Bintan Ini Tawarkan Sunset, Monyet Liar, hingga Pertunjukan Kunang-Kunang!

Lokasi dan Cara Menuju Telaga Bidadari Batam

Telaga Bidadari berlokasi di Kawasan Simpang Dam, Muka Kuning, Kota Batam. Wisatawan dari pusat kota dapat menempuh perjalanan sekitar 30 menit melalui Jalan Ahmad Yani dengan kendaraan pribadi atau sewa motor/mobil.

Perjalanan menuju telaga dimulai dari Perumahan Otorita di Simpang Dam, dimana pengunjung akan melewati pos pungutan retribusi yang dijaga warga sekitar.

Semua kendaraan wajib diparkir di pos tersebut. Kemudian pengunjung melanjutkan perjalanan dengan trekking menyusuri hutan dan aliran sungai selama kurang lebih 1,5 jam.

Karena jalur trekking memiliki medan yang licin, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu atau sandal yang aman dan nyaman.

Waktu terbaik berkunjung adalah saat hari cerah agar perjalanan lebih lancar dan nyaman. Jangan lupa membawa baju ganti untuk menghindari rasa dingin setelah aktivitas di telaga. (dr)