BANGKOK – Jika Anda mencari destinasi liburan yang tetap hidup setelah matahari terbenam, Bangkok, Thailand, bisa menjadi salah satu kota yang menarik untuk dimasukkan dalam itinerary.
Ibu kota Thailand ini menempati peringkat pertama dalam daftar kota dengan kehidupan malam terbaik di dunia 2026 versi Time Out. Bangkok berada di atas Berlin, New York City, Melbourne hingga São Paulo dalam daftar tersebut.
Baca juga: Jangan Sampai Terlewat! Ini 26 Tanggal Merah 2027, Waktu yang Pas untuk Rencanakan Liburan
Time Out menyusun daftar ini berdasarkan survei terhadap lebih dari 24.000 penduduk lokal di 150 kota dunia, kemudian menggabungkannya dengan penilaian dari editor global, pakar budaya dan ahli destinasi dari jaringan Time Out.
Yang menarik, kehidupan malam Bangkok tidak hanya identik dengan klub dan pesta. Wisatawan dapat menemukan rooftop bar, bar kecil di kawasan kota, tempat musik, kuliner malam hingga berbagai distrik yang tetap ramai setelah tengah malam.
Baca juga: Bukan Petronas! 8 Hidden Gem Kuala Lumpur yang Jarang Diketahui Turis
Bangkok Bukan Cuma Soal Klub Malam
Menurut Time Out, 73 persen warga lokal yang disurvei menilai kehidupan malam Bangkok sebagai “good” atau “amazing”. Panel ahli Time Out juga memberikan Bangkok skor persetujuan sebesar 95 persen.
Daya tarik Bangkok terletak pada keberagaman pengalaman malamnya.
Wisatawan bisa menikmati panorama gedung pencakar langit dari rooftop, berpindah dari satu bar ke bar lain, mencari kuliner malam hingga menikmati suasana jalanan yang tetap ramai.
Kawasan Thonglor dan Silom menjadi beberapa area yang banyak dibicarakan untuk menikmati suasana malam Bangkok. Sementara itu, Soi Nana di Chinatown menawarkan deretan bar dengan konsep yang lebih intim dan khas.
Bagi wisatawan yang tidak terlalu suka klub, Bangkok tetap menawarkan banyak pilihan. Kuliner malam menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut, termasuk berbagai makanan khas Thailand yang dapat ditemukan hingga larut malam.
10 Kota dengan Kehidupan Malam Terbaik Dunia 2026
Selain Bangkok, Time Out memasukkan sembilan kota lainnya ke dalam 10 besar.
1. Bangkok, Thailand
Bangkok menjadi kota yang berada di posisi teratas dalam daftar Time Out 2026.
Kehidupan malamnya tersebar di berbagai kawasan, mulai dari bar kecil, rooftop, klub, tempat musik hingga kuliner malam.
Thonglor, Silom dan Soi Nana menjadi beberapa kawasan yang dapat dipertimbangkan wisatawan untuk menikmati suasana malam kota.
2. Berlin, Jerman
Berlin berada di posisi kedua.
Kota ini sudah lama dikenal dengan budaya klub dan musik elektroniknya. Namun, Time Out mencatat bahwa kehidupan malam Berlin tidak hanya soal klub besar.
Bar lingkungan, pub, pesta pop-up dan berbagai venue independen ikut membentuk karakter kehidupan malam ibu kota Jerman tersebut.
3. New York City, Amerika Serikat
New York City menempati posisi ketiga.
Sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di dunia, pilihan hiburan malam di New York sangat beragam.
Wisatawan dapat menemukan rooftop, bar lingkungan, tempat musik, klub hingga berbagai venue pertunjukan di berbagai penjuru kota.
Time Out mencatat 82 persen warga lokal yang disurvei memberikan penilaian good atau amazing terhadap kehidupan malam New York, sementara panel ahlinya memberikan skor persetujuan 95 persen.
4. Melbourne, Australia
Melbourne berada di posisi keempat.
Kota ini menawarkan kehidupan malam yang eklektik, mulai dari pub, cocktail bar, tempat musik hingga venue yang berada di kawasan gang atau laneway.
Karakter tersebut membuat wisatawan tidak harus selalu menuju klub besar untuk menikmati suasana malam Melbourne.
5. São Paulo, Brasil
São Paulo melengkapi lima besar.
Kota terbesar di Brasil ini menawarkan pilihan hiburan yang luas, mulai dari rooftop club, bar, tempat musik, samba hingga karaoke.
Time Out juga mencatat aspek keterjangkauan dan rasa kebersamaan sebagai bagian dari karakter kehidupan malam kota tersebut.
6. Medellín, Kolombia
Medellín berada di peringkat keenam.
Kota ini dikenal dengan suasana malam yang ramai dan pilihan hiburan yang beragam. Reggaeton menjadi salah satu bagian penting dari kehidupan malamnya, berdampingan dengan cocktail bar dan tempat musik yang lebih intim.
Menariknya, 87 persen warga lokal yang disurvei Time Out menilai kehidupan malam Medellín sebagai good atau amazing.
7. Johannesburg, Afrika Selatan
Johannesburg menempati posisi ketujuh.
Pilihan hiburannya mencakup klub, bar cocktail, tempat musik dan venue dengan suasana yang lebih santai.
Time Out juga menyoroti aspek keterjangkauan kehidupan malam Johannesburg serta kemudahan menemukan komunitas di berbagai kawasan kota.
8. Brighton, Inggris
Brighton berada di posisi kedelapan.
Kota pesisir Inggris ini membuktikan bahwa destinasi kehidupan malam tidak harus berupa kota metropolitan raksasa.
Bar, pub, tempat musik independen dan berbagai acara malam membuat pusat kota Brighton tetap ramai setelah matahari terbenam.
Time Out mencatat Brighton memiliki skor komunitas yang sangat tinggi dalam survei tahun ini.
9. Beijing, China
Beijing berada di peringkat kesembilan.
Kehidupan malam ibu kota China ini menawarkan perpaduan antara kawasan tradisional dan hiburan modern.
Wisatawan dapat menemukan bar di kawasan hutong, brewery, klub musik elektronik hingga berbagai tempat nongkrong yang berkembang di tengah kota metropolitan.
Beijing juga memperoleh skor keterjangkauan 77 persen, tertinggi dalam daftar tahun ini menurut Time Out.
10. Amsterdam, Belanda
Amsterdam melengkapi 10 besar.
Kehidupan malam kota ini tidak hanya berada di pusat kota. Wisatawan dapat menemukan klub, waterfront venue, listening bar, cocktail bar hingga tempat nongkrong di kawasan permukiman.
Suasana kanal Amsterdam yang dihiasi cahaya pada malam hari juga memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati kota dengan tempo lebih santai.
Bukan Sekadar Klub, Ini yang Dicari Wisatawan
Salah satu hal menarik dari daftar Time Out 2026 adalah definisi kehidupan malam yang lebih luas.
Penilaian tidak hanya melihat kualitas klub atau bar. Time Out juga mempertimbangkan keterjangkauan untuk menikmati malam, rasa komunitas, kualitas kehidupan malam serta bagaimana sebuah kota terasa menarik, hidup, beragam, ramah dan aman setelah malam tiba.
Metodologinya menggabungkan 70 persen sentimen warga lokal dan 30 persen penilaian ahli. Untuk menjaga keterwakilan geografis, hanya kota dengan peringkat tertinggi dari masing-masing negara yang dimasukkan dalam daftar akhir.
Bangkok Cocok untuk Itinerary Liburan Malam
Bagi wisatawan Indonesia yang sedang menyusun perjalanan ke Thailand, Bangkok menawarkan pilihan aktivitas yang bisa disesuaikan dengan gaya perjalanan.
Tidak ingin berpesta? Bisa mencari kuliner malam.
Ingin menikmati pemandangan kota? Pilih rooftop.
Suka musik? Ada berbagai venue dan tempat pertunjukan.
Ingin suasana lebih santai? Bar lingkungan dan kawasan kuliner bisa menjadi pilihan.
Inilah yang membuat pengalaman malam di Bangkok tidak harus selalu identik dengan klub atau pesta hingga pagi. (dr)
Sumber: cnnindonesia

Comments