BATAM – Rencana liburan akhir tahun 2026 dan awal 2027 bisa menjadi lebih hemat. Pemerintah menyiapkan berbagai program diskon transportasi untuk menyambut libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Promo perjalanan ini mencakup sejumlah moda transportasi, mulai dari kereta api, kapal laut, angkutan penyeberangan, hingga pesawat terbang. Besaran potongannya pun beragam, bahkan ada insentif yang diproyeksikan mampu menurunkan harga tiket pesawat sekitar 11-12 persen.

Program tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan mobilitas selama musim liburan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Bagi wisatawan yang sedang menyusun itinerary liburan akhir tahun, informasi diskon ini penting untuk diperhatikan agar anggaran perjalanan bisa dipersiapkan sejak dini.

Berikut enam program diskon transportasi selama libur Nataru 2026/2027.

1. Diskon Tiket Kereta Api 30 Persen

Kabar baik bagi wisatawan yang berencana bepergian menggunakan kereta api. Pemerintah memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk perjalanan kereta api komersial kelas ekonomi.

Program diskon ini berlaku untuk jadwal keberangkatan pada 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan, terutama bagi mereka yang ingin menghabiskan liburan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga.

Untuk informasi mengenai syarat, ketentuan, serta mekanisme pembelian tiket diskon, calon penumpang dapat memantau kanal resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI).

2. Diskon 50 Persen untuk Extra Seat Kereta Api

Selain diskon tiket reguler, PT KAI juga menawarkan potongan harga 50 persen untuk pembelian extra seat atau kursi tambahan.

Program ini memungkinkan penumpang membeli kursi kosong di sebelah tempat duduknya dengan harga setengah dari tarif normal.

Dengan adanya kursi tambahan tersebut, penumpang bisa menikmati perjalanan yang lebih lega dan nyaman, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.

Namun, promo extra seat tidak tersedia di seluruh perjalanan kereta api. Program ini hanya berlaku pada relasi tertentu sesuai kebutuhan dan kondisi okupansi penumpang.

Wisatawan disarankan mengecek ketersediaan promo melalui kanal resmi KAI sebelum melakukan pemesanan.

3. Diskon Tiket Kapal Pelni 30 Persen

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi berbagai destinasi menggunakan kapal laut, ada kabar menarik dari sektor angkutan laut.

Pemerintah memberikan diskon sebesar 30 persen untuk tiket kapal yang dikelola PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Potongan harga tersebut berlaku untuk tarif dasar tiket dengan periode perjalanan mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin bepergian antarpulau dengan biaya lebih terjangkau selama musim liburan.

Wisatawan yang berencana menggunakan kapal Pelni sebaiknya memperhatikan jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi perusahaan.

4. Diskon Angkutan Penyeberangan hingga 100 Persen

Keringanan biaya juga diberikan kepada pengguna angkutan penyeberangan.

Pemerintah menyiapkan diskon hingga 100 persen untuk tarif jasa kepelabuhanan penyeberangan selama periode 22 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027.

Kebijakan ini dapat membantu mengurangi biaya perjalanan masyarakat yang menggunakan layanan penyeberangan, termasuk wisatawan yang membawa kendaraan untuk berlibur ke daerah lain.

Meski demikian, perlu diperhatikan bahwa diskon 100 persen tersebut berlaku untuk tarif jasa kepelabuhanan, bukan berarti seluruh biaya penyeberangan, termasuk tiket kendaraan dan penumpang, otomatis gratis.

5. PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah 100 Persen

Wisatawan yang memilih transportasi udara juga mendapatkan stimulus khusus dari pemerintah.

Melalui kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen, pemerintah menanggung komponen PPN atas tarif dasar penerbangan (base fare) dan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge).

Insentif ini berlaku untuk penerbangan berjadwal dalam negeri kelas ekonomi.

Ada dua periode penting yang perlu diperhatikan:

Periode pembelian tiket: 20 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027.

Periode penerbangan: 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Dengan stimulus ini, masyarakat berpeluang mendapatkan harga tiket pesawat yang lebih terjangkau untuk perjalanan domestik selama libur Natal dan Tahun Baru.

6. Harga Tiket Pesawat Diproyeksikan Turun 11-12 Persen

Tak hanya melalui insentif PPN, pemerintah juga menyiapkan stimulus tambahan untuk menekan biaya perjalanan udara.

Kombinasi dua instrumen stimulus transportasi udara tersebut diperkirakan dapat menurunkan harga tiket pesawat sekitar 11-12 persen.

Namun, penurunan harga tidak selalu sama untuk setiap penerbangan. Besarannya dapat dipengaruhi oleh rute, jadwal keberangkatan, komponen tarif, serta ketersediaan kursi.

Stimulus berlaku untuk penerbangan pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027, dengan periode pembelian tiket mulai 20 Oktober 2026 sampai 10 Januari 2027.

Tips Berburu Tiket Murah untuk Liburan Nataru 2026/2027

Agar perjalanan akhir tahun semakin hemat, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan wisatawan:

1. Pesan tiket lebih awal. Jangan menunggu mendekati tanggal keberangkatan karena permintaan perjalanan biasanya meningkat saat libur panjang.
2. Bandingkan harga perjalanan. Periksa beberapa pilihan moda transportasi sebelum menentukan jadwal.
3. Perhatikan periode diskon. Setiap moda transportasi memiliki tanggal pembelian dan keberangkatan yang berbeda.
4. Cek syarat promo. Pastikan tiket dan rute perjalanan memenuhi ketentuan program diskon.
5. Gunakan kanal resmi. Lakukan pemesanan melalui aplikasi atau situs resmi operator untuk menghindari informasi promo yang keliru.

Dengan adanya berbagai stimulus tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk merencanakan perjalanan Natal dan Tahun Baru 2026/2027 tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi terlalu besar.

Bagi wisatawan yang sudah memiliki tujuan liburan, sekarang menjadi waktu yang tepat untuk mulai menyusun itinerary, menghitung anggaran, dan memantau ketersediaan tiket. (dr)