BATAM – Sebelum memilih destinasi liburan, banyak orang memanfaatkan fitur pencarian online untuk menemukan tiket pesawat, akomodasi, hingga tempat wisata. Namun, sering kali saat kembali membuka tab untuk memesan tiket, harga yang semula murah mendadak melonjak naik.
Banyak yang percaya bahwa situs pemesanan atau maskapai melacak pencarian pengguna, sehingga harga tiket naik saat dicari berulang kali.
Tak heran jika muncul saran untuk menghapus cookie, mengganti browser, atau menggunakan mode penyamaran. Namun, menurut para pakar perjalanan, hal tersebut sebenarnya tidak memengaruhi harga tiket.
Baca juga: Singapore Oceanarium Hadir Mulai 23 Juli 2025, Tiga Kali Lebih Besar dari S.E.A Aquarium
Penyebab Harga Tiket Pesawat Berubah-ubah

Pakar google dan travel menyebutkan, naiknya harga tiket pesawat saat pencarian ulang karena permintaan pasar (ilustrasi)
Menurut Katy Nastro dari Going, perubahan harga lebih dipengaruhi oleh permintaan pasar ketimbang riwayat pencarian pengguna.
“Ada kesalahpahaman umum bahwa pencarian berulang menyebabkan harga tiket menjadi lebih mahal,” jelasnya, dikutip dari Travel + Leisure.
Hal serupa disampaikan oleh Sophia Lin, Direktur Produk Perjalanan dan Lokal di Google Search. Ia menjelaskan bahwa harga tiket pesawat terus berubah bahkan dari detik ke detik, karena sistem menghitung jutaan kombinasi tiket berdasarkan data real-time dari berbagai penyedia.
Jesse Neugarten, pendiri Dollar Flight Club, juga membantah bahwa pencarian berulang bisa memicu lonjakan harga. Menurutnya, algoritme harga tiket pesawat sangat kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti:
1. Ketersediaan kursi
2. Tren pemesanan
3. Waktu keberangkatan
4. Harga dari maskapai pesaing
5. Cuaca dan biaya bahan bakar
Baca juga: Liburan ke Kuala Lumpur? Ini Aktivitas Seru di Petronas Twin Towers!
Sistem Kelompok Tarif Maskapai
Maskapai biasanya menggunakan sistem kelompok tarif. Mereka mengalokasikan sejumlah kursi untuk harga tertentu. Saat kelompok tarif awal habis, sistem secara otomatis akan beralih ke kelompok berikutnya yang harganya bisa lebih mahal. Inilah yang membuat harga tiket terlihat berubah tiba-tiba.
Apakah Menghapus Cookie atau Mode Penyamaran Berguna?
Menurut Sophia Lin dari Google, mode penyamaran, penghapusan cookie, atau ganti perangkat tidak memengaruhi harga tiket di Google Flights. Sementara Nastro dan Neugarten menyebut langkah-langkah ini hanya memberikan kenyamanan psikologis.
Solusi terbaik? Gunakan fitur notifikasi harga tiket yang ditawarkan berbagai platform seperti Google Flights atau aplikasi pemesanan lainnya. Fitur ini bisa membantu kamu memantau harga dan mendapatkan tiket di waktu yang tepat. (r)
Sumber: tempo

Comments