BINTAN – Objek wisata Gurun Pasir Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, menjadi magnet wisata selama libur Natal 2025. Destinasi unik yang dikenal dengan lanskap bak gurun ini dipadati ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara dalam beberapa hari terakhir.

Petugas objek wisata Gurun Pasir Desa Busung, Jardaif, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan sejak Senin (22/12) hingga Kamis (25/12) mencapai 3.701 orang. Dari total tersebut, 1.719 wisatawan lokal dan 1.982 wisatawan mancanegara tercatat memadati kawasan wisata tersebut.

Angka ini menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode 15–21 Desember 2025, di mana kunjungan tercatat sebanyak 3.559 orang dalam kurun tujuh hari. Pada periode tersebut, wisatawan lokal berjumlah 1.262 orang, sementara wisatawan mancanegara mencapai 2.297 orang.

“Wisatawan mancanegara yang datang rata-rata berasal dari Malaysia dan Singapura. Sedangkan wisatawan lokal didominasi dari Batam, Tanjungpinang, serta sejumlah daerah lainnya,” ujar Jardaif seperti dilansir batampos, Sabtu (27/12/2025).

Ia menjelaskan, daya tarik utama Gurun Pasir Desa Busung terletak pada danau biru dan gundukan pasir luas yang menyerupai lanskap gurun. Keunikan inilah yang membuat destinasi tersebut viral dan terus diburu wisatawan, terutama saat musim liburan.

Selain menikmati panorama alam, pengunjung juga dapat mencoba beragam atraksi yang dikelola masyarakat setempat, mulai dari wisata berkuda, ATV, hingga berfoto bersama burung. Namun demikian, aktivitas yang paling diminati wisatawan tetap wisata swafoto.

“Hampir semua pengunjung menjadikan spot gurun pasir sebagai lokasi foto favorit,” katanya.

Agenda Menarik Akhir Tahun di Danau Biru

Dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru 2026, pengelola objek wisata bersama masyarakat desa telah menyiapkan sejumlah agenda menarik yang akan dimulai pada 29 Desember 2025. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi bazar UMKM, hingga acara puncak pada 31 Desember 2025.

Pada malam pergantian tahun, wisatawan akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya lokal, seperti Makyong, joget dangkung, permainan gasing, hingga pencak silat.

“Kami ingin menampilkan seni budaya khas desa, karena Busung merupakan desa wisata,” jelas Jardaif.

Rangkaian acara akan dilanjutkan dengan pesta gonggong pada 1 Januari 2026, yang diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berlibur di Bintan.

Dengan berbagai agenda tersebut, pihak pengelola optimistis jumlah kunjungan wisatawan akan terus meningkat dan menembus 8.000 pengunjung hingga akhir libur Nataru.

“Tahun 2024 lalu kunjungan mencapai sekitar 7.000 orang. Tahun ini kami optimistis bisa lebih,” pungkasnya.

Bagaimana? Anda tertarik liburan ke Danau Biru Gurun Pasir Busung Bintan? Hubungi Travel Batam untuk ikut paket liburan ke sana. (dr)