RIAU – Festival Pacu Jalur 2025 resmi dibuka Rabu (20/8/2025), di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Event budaya tahunan ini akan berlangsung hingga 24 Agustus 2025 dan dipastikan kembali menyedot perhatian ribuan penonton, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara.

Pacu Jalur bukan hanya sekadar lomba dayung biasa, melainkan simbol budaya, sejarah, dan semangat gotong royong yang sudah hidup ratusan tahun dalam masyarakat Kuansing.

Baca juga: Liburan ke Batam? Inilah 10 Tempat Wisata Paling Hits yang Bikin Ketagihan!

Berikut beberapa fakta menarik yang membuat tradisi ini layak masuk kalender wisata dunia:

1. Tradisi Sejak Abad ke-20

Meski perahu jalur sudah ada sejak abad ke-17, tradisi pacu jalur mulai marak pada awal 1900-an sebagai bagian dari perayaan hari besar Islam dan panen raya. Kini, Pacu Jalur telah menjelma menjadi festival budaya akbar di Sungai Kuantan.

2. Lebih dari Sekadar Lomba Dayung

Setiap perahu dikendalikan oleh 40–60 pendayung yang harus mendayung serentak. Filosofi di balik lomba ini adalah kebersamaan, kerja sama, dan solidaritas, yang menjadi ciri khas masyarakat Kuansing.

Baca juga: Viral! Sky Mirror Beach Malaysia Tawarkan “Bumi Terbalik” Seperti di Salar de Uyuni Bolivia

3. Sarat Nilai Adat dan Ritual

Perahu jalur dibuat dari pohon pilihan melalui ritual adat khusus yang dipimpin pawang. Hal ini menunjukkan eratnya hubungan masyarakat dengan alam dan spiritualitas.

4. Pacu Jalur Jejak Kolonial Belanda

Pada masa penjajahan, Pacu Jalur bahkan dijadikan agenda resmi untuk memperingati ulang tahun Ratu Wilhelmina. Meski dipolitisasi, masyarakat tetap mempertahankan nilai asli budaya ini.

5. Jalur Terpanjang di Asia Tenggara

Perahu jalur bisa mencapai 25–40 meter panjangnya dan dihias indah dengan ornamen warna-warni serta ukiran khas Melayu. Keindahannya membuat perahu jalur tidak hanya fungsional, tetapi juga penuh nilai seni.

6. Viral Global Berkat “Aura Farming”

Fakta Unik Pacu Jalur 2025: Dari Ritual Adat, Perahu Raksasa, hingga Viral TikTok

Berkat tarian Dikka, yang dikenal dengan aura farming, Pacu Jalur Kuansing mendunia (ist)

Nama Pacu Jalur makin mendunia setelah video Rayyan Arkan Dikha (11 tahun) viral di TikTok. Ia berdiri tenang di ujung perahu jalur dengan kharisma alami, yang disebut netizen sebagai contoh sempurna tren “aura farming.”

Aksi Rayyan ditiru oleh selebritas dunia seperti BTS, Travis Kelce, PSG, hingga AC Milan. Ia pun kini dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau, sekaligus membawa Pacu Jalur ke panggung global.

Dengan kombinasi budaya, sejarah, estetika, dan fenomena viral dunia, Festival Pacu Jalur 2025 diprediksi menjadi salah satu event pariwisata terbesar di Indonesia tahun ini. (dr)

Sumber: tempo