BATAM – Indonesia kembali harus menelan pil pahit di sektor pariwisata global. Meski dikenal sebagai negara dengan kekayaan alam dan budaya kelas dunia, faktanya tak satu pun kota di Indonesia masuk dalam daftar 10 kota paling banyak dikunjungi wisatawan internasional sepanjang 2025.

Jumlah kedatangan wisatawan mancanegara secara global memang terus meningkat sepanjang 2025. Namun, peningkatan tersebut belum mampu mengangkat posisi kota-kota di Indonesia ke jajaran destinasi terpadat dunia.

Setiap tahun, perusahaan riset pasar global asal London, Euromonitor International, merilis pemeringkatan 100 kota terbaik dan tersibuk di dunia berdasarkan jumlah kedatangan wisatawan internasional.

Penilaian tersebut disusun menggunakan berbagai indikator penting, mulai dari kesiapan dan kualitas infrastruktur pariwisata, tingkat keberlanjutan, daya saing ekonomi, hingga kenyamanan serta pengalaman wisatawan.

Dalam laporan edisi 2025, Euromonitor kembali memotret peta persaingan destinasi global yang kian ketat, sekaligus menunjukkan kota-kota yang menjadi magnet utama perjalanan dunia.

Wisata Global Bangkit, Asia Pasifik Melaju Kencang

Secara regional, Asia Pasifik mencatat pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan sekitar 10 persen, disusul kawasan Timur Tengah dan Afrika yang tumbuh 7 persen.

Lonjakan ini dipicu oleh pelonggaran kebijakan visa, pembangunan infrastruktur besar-besaran, serta maraknya acara budaya dan olahraga berskala internasional.

“Bahkan di tengah tantangan ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, perjalanan global terbukti sangat tangguh pada tahun 2025,” ujar Kepala Global Program Loyalitas Euromonitor International, Nadejda Popova, dikutip dari laman resminya, Kamis (5/12/2025).

Ia menambahkan, kedatangan internasional ke 100 kota teratas dunia meningkat 8 persen menjadi 702 juta kunjungan, menandakan kemampuan kota-kota global untuk terus berinovasi dan menawarkan pengalaman menarik bagi wisatawan.

Bangkok Teratas, Asia Dominasi Daftar

Makau, selalu ramai dikunjungi wisatawan (ist)

Dilansir dari Time Out (5/12/2025), kota-kota di Asia mendominasi daftar tujuan wisata paling ramai dikunjungi sepanjang 2025.

Dari lima besar, tiga kota berada di Asia, dengan Bangkok, Thailand, menempati posisi puncak. Sepanjang tahun ini, ibu kota Thailand tersebut dikunjungi sekitar 30,3 juta wisatawan internasional.

Bangkok juga meraih peringkat pertama dalam aspek kebijakan pariwisata dan daya tarik wisata, meski belum masuk 10 besar kota terbaik secara keseluruhan. Popularitas kota ini didorong oleh kehidupan malam yang semarak, kuliner kelas dunia, serta industri perhotelan yang berkembang pesat.

Fenomena yang disebut sebagai “efek Teratai Putih”, merujuk pada popularitas serial The White Lotus, juga dinilai turut mendongkrak minat wisatawan global ke Thailand.

Di posisi kedua, Hong Kong mencatat sekitar 23,2 juta kunjungan wisatawan internasional, jumlah yang hampir tiga kali lipat dari total populasi wilayah tersebut.

Hong Kong bahkan menempati peringkat ke-17 kota terbaik dunia, mengungguli London yang berada di posisi ke-18. Ibu kota Inggris itu mencatat sekitar 22,7 juta kedatangan wisatawan, menjadikannya kota paling populer di Eropa pada 2025.

Daftar 10 Kota Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Dunia 2025

Berikut daftar kota dengan jumlah kedatangan wisatawan internasional tertinggi sepanjang 2025:

  1. Bangkok, Thailand – 30,3 juta
  2. Hong Kong – 23,2 juta
  3. London, Britania Raya – 22,7 juta
  4. Makau – 20,4 juta
  5. Istanbul, Turkiye – 19,7 juta
  6. Dubai, UEA – 19,5 juta
  7. Mekkah, Arab Saudi – 18,7 juta
  8. Antalya, Turkiye – 18,6 juta
  9. Paris, Prancis – 18,3 juta
    10.Kuala Lumpur, Malaysia – 17,3 juta

Ironisnya, tak satu pun kota di Indonesia masuk dalam daftar tersebut. Fakta ini menjadi refleksi serius di tengah ambisi Indonesia menjadikan sektor pariwisata sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan potensi besar yang dimiliki, absennya kota Indonesia di daftar teratas dunia menandakan masih adanya pekerjaan rumah besar, terutama dalam hal infrastruktur, promosi global, dan peningkatan pengalaman wisatawan.

Untuk informasi paket liburan ke Thailand, Malaysia dan Singapura, bisa hubungi Travel Batam. (dr)

Sumber: msn