LOMBOK — Gelaran MotoGP Mandalika 2026 kembali menjadi momentum penting bagi pariwisata Indonesia. Ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 9-11 Oktober 2026.

Namun, daya tarik MotoGP Mandalika tidak hanya terletak pada aksi balap di lintasan. Perhelatan internasional ini juga diharapkan mampu mendorong wisatawan mancanegara (wisman) untuk memperpanjang masa tinggal mereka di Indonesia.

Baca juga: Enam Bandara Masih Ditutup, Wisatawan Batam Diminta Waspadai Gangguan Penerbangan

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah tujuan wisata. Wisman yang datang untuk menonton balapan diharapkan tidak langsung pulang, melainkan melanjutkan perjalanan untuk menikmati destinasi alam, budaya, dan pengalaman lokal di Lombok.

MotoGP Mandalika Diharapkan Dongkrak Ekonomi Lokal

Dalam konferensi pers di Kantor InJourney, Jakarta, Selasa (11/8/2026), SVP Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah bagaimana ajang internasional tersebut mampu menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal melalui durasi tinggal (length of stay) wisman yang lebih panjang.

Baca juga: 563 Ribu Orang Melintas Batam pada Agustus 2026, Wisatawan Asing Mendominasi

“Jadi MotoGP sendiri itu memiliki economical impact di tahun 2025 kepada perekonomian nasionalnya sebesar Rp 4,9 triliun. Jadi luar biasa, perhelatan dalam satu minggu MotoGP, lalu penyerapan tenaga kerjanya sampai 3 ribu orang,” ucapnya.

Menurut Yudhistira, kesuksesan pariwisata tidak lagi sekadar diukur dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari seberapa besar kontribusi mereka terhadap daerah yang dikunjungi.

Berdasarkan data InJourney, potensi ekonomi dari wisman sangat besar. Pada triwulan kedua 2026, rata-rata pengeluaran satu orang wisman mencapai sekitar USD 1.285, dengan rata-rata lama menginap selama 10 malam.

Angka tersebut menjadi gambaran potensi yang ingin dikejar melalui momentum MotoGP di Lombok. Dengan memperpanjang masa tinggal, wisatawan diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi sektor akomodasi, kuliner, transportasi, hingga ekonomi kreatif.

Mandalika Bukan Sekadar Tempat Menonton Balapan

Mandalika dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini memiliki kelengkapan destinasi yang memungkinkan wisatawan menggabungkan agenda menonton MotoGP dengan liburan.

Selain menyaksikan balapan, wisman dapat menikmati keindahan pantai-pantai di Lombok Selatan yang telah dikenal hingga mancanegara. Kawasan tersebut juga menjadi daya tarik bagi komunitas peselancar internasional.

“Itu luar biasa indah pantai-pantai di sana. Bahkan banyak sekali long staying tourist yang di sana untuk surfing. Karena pantai-pantai di Lombok tuh banyak sekali area dan titik-titik yang menarik untuk dijadikan surfing area, dan juga pengalaman hospitality-nya,” tambah Yudhistira.

Keindahan alam, pilihan aktivitas bahari, serta pengalaman menginap di kawasan Mandalika menjadi kombinasi yang diharapkan mampu membuat wisatawan betah lebih lama.

Bagi wisatawan yang ingin memperpanjang perjalanan, Lombok juga menawarkan beragam pengalaman, mulai dari menikmati pantai, menjelajahi desa wisata, hingga mencicipi kuliner khas Sasak.

Pertumbuhan Ekonomi NTB Jadi Sinyal Positif

Dampak ekonomi dari strategi pengembangan pariwisata tersebut turut terlihat dari pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan pertama 2026 yang mencapai 13,64 persen secara tahunan (year on year).

“Ini menunjukkan sekali lagi bahwa Lombok memiliki kekuatan destinasi yang lengkap. Mulai dari Mandalika, keindahan alamnya, pantai-pantainya,” tegas Yudhistira.

Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Melalui MotoGP Mandalika, pemerintah dan pelaku industri pariwisata ingin memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga mampu menawarkan pengalaman liburan yang lebih panjang.

Garuda Indonesia Siapkan Stimulus Tiket Gratis

Untuk mendukung upaya tersebut, InJourney juga bekerja sama dengan Garuda Indonesia dalam menyebarkan wisman yang datang ke Indonesia melalui 170.845 tiket gratis.

Stimulus ini diharapkan dapat mendorong wisatawan untuk memperluas perjalanan mereka di Indonesia, sekaligus meningkatkan aktivitas penerbangan dan ekonomi domestik.

“Stimulus ini harapannya adalah bukan hanya meningkatkan jumlah penumpang Garuda Indonesia dari internasional, tapi juga nantinya akan menambah economic scale yang ada di domestik kita,” ucap Group Head Marketing Garuda Indonesia, Rina Eka Putri.

MotoGP Mandalika 2026, Saatnya Rencanakan Liburan ke Lombok

MotoGP Mandalika 2026 menjadi momentum menarik bagi wisatawan yang ingin menggabungkan pengalaman menonton balapan dengan liburan di Lombok.

Dengan jadwal balapan pada 9-11 Oktober 2026, wisatawan dapat menjadikan ajang ini sebagai bagian dari perjalanan yang lebih panjang untuk menikmati pantai, budaya, kuliner, dan keramahan masyarakat NTB.

Bagi pencinta MotoGP sekaligus wisata alam, Mandalika bisa menjadi pilihan liburan yang menawarkan dua pengalaman dalam satu perjalanan: adrenalin di lintasan dan ketenangan di pesisir Lombok. (dr)