BATAM – Jepang terus memperkuat keamanan di Bandara Narita dengan menerapkan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penumpang. Salah satu inovasi terbaru adalah penggunaan sepasang anjing pelacak, Labrador Retriever bernama Lilax dan Tori, yang dilatih khusus untuk mendeteksi uang tunai yang disembunyikan dalam bagasi.

Dikerahkan pada awal Agustus, misi utama kedua anjing ini adalah mencegah pencucian uang yang dilakukan oleh oknum penumpang.

Baca juga: Thailand Terapkan Sistem ETA Wajib bagi Wisatawan Bebas Visa Mulai Desember 2024: Apa Itu ETA?

Melansir dari The Asahi Shimbun, Lilax dan Tori dipilih dari anjing pelacak narkoba berprestasi tinggi, menunjukkan rekam jejak yang luar biasa dalam penyelidikan.

Setelah menyelesaikan kursus pelatihan khusus selama sebulan, pasangan anjing berusia enam tahun ini mulai bertugas di Kantor Bea Cukai Cabang Narita, di bawah pengawasan tim bea cukai yang terlatih.

Baca juga: Serunya Liburan Singkat! One Day Tour Bintan + Treasure Bay Hanya Rp. 449,000

Dalam demonstrasi di bandara, keduanya berhasil menyaring lebih dari 10 staf bea cukai yang menyamar sebagai penumpang.

Anjing pelacak ini dilatih untuk duduk di samping pawangnya setelah berhasil mendeteksi uang tunai. Seorang pejabat senior bea cukai menegaskan,

“Hubungan kepercayaan antara anjing dan pawangnya sangat penting untuk efektivitas investigasi.”

Baca juga: Pulau Belakang Padang: Destinasi Wisata Tersembunyi yang Wajib Dikunjungi di Batam

Lilax dan Tori sebelumnya telah berpengalaman dalam melacak narkoba ilegal di berbagai bandara di Jepang, dengan masing-masing menemukan zat terlarang pada lima dan empat kesempatan.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat langkah-langkah pencegahan dan menjaga keamanan bandara dari potensi ancaman. (dr)

Sumber: okezone