BATAM – Jangan cuma cari tempat wisata populer. Hidden gem yang belum banyak diketahui justru bisa menjadi bahan konten liburan yang lebih menarik dan berpotensi mencuri perhatian di media sosial.

Menemukan sebuah tempat yang tenang, cantik, dan jauh dari keramaian memang memberikan sensasi tersendiri. Apalagi jika spot tersebut belum banyak muncul di Instagram atau TikTok.

Baca juga: Pernah Sadar? Hampir Semua Kamar Hotel Tidak Punya Jam Dinding, Ternyata Ini Alasannya

Tak sekadar menjadi tempat melepas penat, hidden gem bisa menjadi latar foto dan video yang membuat feed media sosial terlihat lebih menarik. Kuncinya bukan hanya menemukan lokasi yang bagus, tetapi juga bagaimana mengemas suasananya.

Berikut beberapa tips yang bisa dicoba saat berburu hidden gem untuk konten liburan.

1. Cari Rekomendasi dari Warga Lokal

Jangan hanya mengandalkan pencarian dengan kata kunci wisata populer. Coba telusuri media sosial menggunakan tagar yang lebih spesifik, seperti #Explore[NamaDaerah] atau #Kuliner[NamaDaerah].

Baca juga: Turis AS Syok Liburan ke Singapura: Kentang Goreng Rp55 Ribu, Taksi 10 Menit Rp275 Ribu!

Informasi dari warga setempat juga patut dicoba. Pengemudi ojek online, pemilik kedai kopi, hingga warga sekitar sering mengetahui tempat-tempat menarik yang belum banyak masuk daftar wisatawan.

2. Simpan Lokasi untuk Diungkap Belakangan

Salah satu daya tarik konten hidden gem adalah rasa penasaran. Karena itu, tidak ada salahnya menampilkan keindahan tempat terlebih dahulu sebelum mengungkap lokasinya.

Buat foto atau video pembuka yang kuat, kemudian gunakan caption yang mengundang interaksi. Audio yang sedang populer di TikTok atau Reels juga dapat membantu membuat konten terasa lebih relevan dengan tren.

3. Kejar Momen Golden Hour

Pencahayaan bisa mengubah suasana sebuah tempat secara drastis. Waktu sekitar matahari terbit dan menjelang matahari terbenam menjadi pilihan menarik untuk mendapatkan cahaya yang lebih lembut dan dramatis.

Datang lebih pagi atau menjelang sore juga bisa membuat peluang mendapatkan gambar tanpa terlalu banyak orang menjadi lebih besar.

4. Sesuaikan Outfit dengan Destinasi

Penampilan juga menjadi bagian dari komposisi visual. Untuk kawasan alam seperti bukit, hutan, atau air terjun, warna earth tone seperti krem, putih, cokelat, dan hijau olive bisa menyatu dengan lingkungan.

Sementara untuk kafe estetik atau bangunan tua, gaya vintage maupun streetwear minimalis dapat menjadi pilihan agar keseluruhan frame terlihat lebih harmonis.

5. Rekam Suasana, Bukan Sekadar Pemandangan

Konten perjalanan akan terasa lebih hidup ketika penonton seolah ikut berada di lokasi. Cobalah mengambil video dengan sudut pandang POV (Point of View), misalnya saat berjalan menuju spot utama.

Jangan lupa merekam suara alami seperti gemericik air, hembusan angin, suara burung, atau gesekan dedaunan. Ambient sound tersebut dapat memberikan kesan lebih autentik dan membuat konten terasa seperti pengalaman langsung.

Hidden Gem Bisa Jadi Konten yang Punya Karakter

Menemukan destinasi tersembunyi memang menyenangkan, tetapi membuat kontennya menarik membutuhkan sedikit kreativitas. Mulai dari riset lokasi, pemilihan waktu, outfit, hingga cara mengabadikan suasana, semuanya bisa menentukan hasil akhir.

Jadi, saat menemukan hidden gem berikutnya, jangan buru-buru hanya mengambil foto pemandangan. Cari sudut yang berbeda, tangkap suasananya, dan biarkan visual membuat orang penasaran. (dr)

Sumber: detik