RIAU – Wisata Sungai Gulamo. Riau terus menawarkan destinasi wisata alam yang memikat hati para pelancong. Salah satu tempat yang patut dikunjungi adalah Sungai Gulamo, yang menawarkan pengalaman wisata layaknya Green Canyon di Arizona, Amerika Serikat.
Terletak di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Sungai Gulamo menawarkan keindahan alam yang luar biasa.
Pesona Alam Sungai Gulamo

Sungai Gulamo juga sering disebut Green Canyonya Riau punya pesona luar biasa (ist)
Untuk mencapai Gulamo Green Canyon, wisatawan harus menyusuri Sungai Gulamo dengan menggunakan perahu. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan tebing-tebing batu tinggi yang dipenuhi pepohonan rindang.
Baca juga: Menikmati Pesona Wisata Riau: Dari Istana Bersejarah Hingga Keindahan Alam yang Memukau
Keunikan utama dari sungai ini adalah airnya yang perlahan berubah menjadi hijau terang seiring perjalanan menyusuri sungai. Udara pun menjadi lebih sejuk, menciptakan suasana yang menenangkan dan menyegarkan.
Selain keindahan tebing dan hutan, Sungai Gulamo juga memiliki dua air terjun yang menghiasi jalur perjalanan. Semakin jauh menyusuri sungai, pengunjung akan menemukan bebatuan besar yang menambah keeksotisan tempat ini.
Berperahu di Sungai Gulamo memberikan pengalaman yang berbeda, membuat wisatawan sejenak melupakan hiruk-pikuk perkotaan.
Tips Berkunjung ke Gulamo Green Canyon
Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Sungai Gulamo, disarankan untuk menggunakan jasa pemandu wisata setempat. Selain membantu perjalanan, pemandu juga dapat mendokumentasikan momen wisata selama berada di sana.
Salah satu pemilik sampan, Safri (50 tahun), menyewakan perahu wisata seharga Rp 500 ribu untuk perjalanan pulang-pergi selama satu hari.
Perahu ini dapat menampung hingga delapan orang dan dilengkapi dengan baju pelampung. Pada akhir pekan dan hari libur nasional seperti Idul Fitri dan Tahun Baru, jumlah wisatawan meningkat drastis, sehingga para penyedia jasa perahu bisa meraup pendapatan hingga jutaan rupiah per hari.
Baca juga: Danau Tosca, Permata Tersembunyi di Batam yang Viral di Media Sosial
Akses Menuju Sungai Gulamo
Perjalanan dari Kota Pekanbaru menuju Sungai Gulamo membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam. Wisatawan terlebih dahulu harus mencapai Danau PLTA Koto Panjang. Lalu melanjutkan perjalanan dengan menyewa sampan rakyat yang dikemudikan oleh warga setempat.
Saat melintasi Danau PLTA Koto Panjang, pengunjung dapat melihat pemandangan unik berupa bangkai pohon besar yang dulunya ditenggelamkan saat pembangunan waduk PLTA.
Setelah itu, perjalanan berlanjut hingga menemukan aliran masuk ke Sungai Gulamo, yang ditandai dengan tebing-tebing curam setinggi 10 hingga 15 meter di kedua sisinya.
Ketika sampan mulai memasuki Sungai Gulamo, warna air berubah menjadi hijau terang dengan udara yang semakin sejuk. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan melewati dua air terjun yang mengalir ke sungai, menciptakan suasana yang memukau.
Semakin jauh menyusuri sungai, pengunjung akan menemukan hamparan batu-batu besar dan pasir putih yang terlihat jelas di dasar sungai, menjadikannya tempat yang sempurna untuk berenang dan menikmati kesegaran air.
Baca juga: Perjalanan Ferry Batam-Singapura Maret 2025: Jadwal, Harga Tiket, dan Rute Lengkap
Harapan Wisatawan untuk Pengembangan Destinasi
Salah satu wisatawan asal Kampar, Sarwan, yang membawa rombongan wisatawan dari Pekanbaru, mengaku bangga dapat mengenalkan Sungai Gulamo sebagai salah satu destinasi unggulan di Kampar.
Ia berharap pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan pengembangan objek wisata ini, terutama dalam hal aksesibilitas agar lebih nyaman dan aman bagi pengunjung.
“Lokasinya sangat bagus, saya rasa layak dijadikan ikon wisata Kampar selain Ulu Kasok. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk meningkatkan akses jalan menuju ke lokasi wisata ini,” ujarnya seperti dikutip republika.
Sungai Gulamo dalam Kajian Geologi
Tidak hanya menarik minat wisatawan, Sungai Gulamo juga menjadi perhatian para ahli geologi dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI). Bersama dengan Puncak Ulu Kasok, Sungai Gulamo dijadikan sebagai bagian dari Taman Geo Wisata Riau.
Menurut Irdaz, salah satu anggota IAGI, tim geologi telah melakukan penelitian di dua lokasi wisata ini untuk mengedukasi pengunjung mengenai proses geologis yang membentuk keindahan alam di tempat tersebut.
Dengan status sebagai taman geo wisata, wisatawan tidak hanya disuguhkan pemandangan indah, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai sejarah geologi dan lingkungan setempat.
Riau Gencarkan Pariwisata sebagai Sumber PAD
Saat ini, Provinsi Riau semakin menggencarkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada sektor minyak bumi dan kelapa sawit yang selama ini menjadi andalan utama ekonomi Riau.
Dengan keindahan alam seperti Sungai Gulamo, Riau semakin optimis dalam menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan potensi alam yang luar biasa dan dukungan pengelolaan yang baik, Gulamo Green Canyon siap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Riau dan Indonesia. (dr)
Sumber: berbagai sumber

Comments