BATAM – Setiap generasi punya cara sendiri untuk menikmati liburan. Ada yang berburu tempat unik untuk dibagikan di media sosial, ada yang ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga, dan ada pula yang memilih perjalanan santai untuk melepas penat.
Perbedaan gaya liburan tersebut terlihat dari data terbaru platform akomodasi Airbnb yang mengungkap preferensi perjalanan wisatawan Indonesia, mulai dari kelompok Gen Z, Milenial, hingga Gen X.
Baca juga: Bukan Taman Biasa! Ini 7 Tempat Piknik Unik di Dunia, Ada Bekas Tambang hingga Kastel Runtuh
Menariknya, wisatawan Indonesia cenderung menghabiskan waktu lebih lama saat bepergian. Rata-rata durasi perjalanan mereka mencapai sekitar empat hari, lebih panjang dibandingkan rata-rata wisatawan di sejumlah negara Asia lainnya yang berkisar dua hingga tiga hari.
Untuk destinasi internasional, Jepang menjadi pilihan favorit di seluruh kelompok usia. Negara tersebut menawarkan beragam pengalaman, mulai dari wisata kuliner, budaya tradisional, pusat perbelanjaan, hingga pemandangan alam yang menarik.
Baca juga: Tren Liburan ke Luar Negeri Berubah, China Kini Jadi Incaran Wisatawan Indonesia
1. Gen Z Suka Berburu Penginapan Unik dan Pengalaman Lokal
Bagi Gen Z, merencanakan liburan bukan sekadar menentukan tujuan dan membeli tiket perjalanan. Media sosial, rekomendasi teman, serta ulasan di internet turut memengaruhi pilihan destinasi dan akomodasi mereka.
Airbnb mencatat pencarian akomodasi oleh wisatawan Gen Z meningkat lebih dari 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk perjalanan domestik, Magelang dan Jawa Timur menjadi destinasi yang banyak dicari kelompok ini. Sementara itu, untuk perjalanan internasional, Dubai di Uni Emirat Arab dan Sa Pa di Vietnam masuk dalam pilihan mereka.
2. Milenial Lebih Memilih Liburan Bersama Keluarga
Berbeda dengan Gen Z yang banyak terinspirasi oleh rekomendasi digital, generasi Milenial cenderung menjadikan liburan sebagai momen untuk mempererat hubungan keluarga.
Kesibukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari membuat perjalanan bersama menjadi kesempatan untuk berkumpul, menikmati waktu berkualitas, serta menciptakan kenangan bersama orang-orang terdekat.
Beberapa destinasi yang menjadi pilihan kelompok Milenial meliputi Tokyo, Osaka, Roma, Florence, dan Bangkok.
Dalam merencanakan perjalanan, generasi ini umumnya mempertimbangkan kenyamanan, jadwal kegiatan, serta kebutuhan setiap anggota keluarga. Karena itu, akomodasi yang mendukung kebersamaan dan memberikan ruang lebih leluasa dapat menjadi salah satu pertimbangan saat memilih tempat menginap.
Bagi Milenial, liburan bukan hanya tentang banyaknya tempat yang dikunjungi, tetapi juga pengalaman yang bisa dinikmati bersama keluarga.
3. Gen X Mencari Ketenangan, Sejarah, dan Pengalaman Bermakna
Jika generasi muda cenderung tertarik mengeksplorasi berbagai pengalaman, wisatawan Gen X lebih mengutamakan perjalanan yang seimbang antara aktivitas dan waktu beristirahat.
Mereka mencari kesempatan untuk melepas penat, menikmati suasana baru, serta menjelajahi tempat yang memiliki nilai sejarah atau makna personal.
Roma di Italia dan Lourdes di Prancis menjadi beberapa destinasi yang menarik bagi kelompok ini. Roma dikenal dengan peninggalan sejarah dan arsitektur klasiknya, sedangkan Lourdes memiliki daya tarik spiritual bagi banyak peziarah.
Pilihan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan bagi sebagian wisatawan Gen X tidak selalu berorientasi pada banyaknya aktivitas. Pengalaman yang tenang, kesempatan mengenal budaya setempat, dan waktu untuk menikmati perjalanan juga menjadi bagian penting dari liburan.
4. Pengalaman Lokal Tetap Jadi Daya Tarik Utama
Meski memiliki preferensi yang berbeda, wisatawan Indonesia dari berbagai generasi memiliki kesamaan, yaitu keinginan untuk merasakan pengalaman lokal yang autentik.
Pengalaman tersebut bisa berupa mencicipi kuliner khas, mengenal tradisi masyarakat, menjelajahi lingkungan sekitar, atau tinggal di akomodasi yang memberikan suasana berbeda dari kehidupan sehari-hari.
Country Head Airbnb untuk Asia Tenggara dan India, Amanpreet Bajaj, mengatakan bahwa perjalanan merupakan pengalaman personal yang mencerminkan karakter serta hal-hal penting bagi setiap wisatawan.
Ia menilai wisatawan Indonesia memiliki cara tersendiri dalam menjelajahi berbagai destinasi dunia, dengan mempertimbangkan hubungan emosional, koneksi budaya, dan kebahagiaan selama perjalanan.
Menurutnya, akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing wisatawan dapat membantu menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih bermakna.
Tips Memilih Gaya Liburan Sesuai Kebutuhan
Tren perjalanan lintas generasi ini bisa menjadi inspirasi bagi wisatawan yang sedang merencanakan liburan berikutnya.
Untuk Gen Z: Cari destinasi dengan pengalaman lokal yang menarik, penginapan unik, serta aktivitas yang sesuai dengan minat pribadi.
Untuk Milenial: Utamakan kenyamanan akomodasi, akses transportasi, dan itinerary yang fleksibel agar seluruh anggota keluarga dapat menikmati perjalanan.
Untuk Gen X: Pilih perjalanan dengan tempo santai, destinasi bernilai sejarah atau budaya, serta waktu istirahat yang cukup.
Apa pun generasinya, perencanaan yang matang tetap penting. Sesuaikan anggaran, durasi perjalanan, pilihan akomodasi, dan aktivitas dengan kebutuhan agar liburan terasa lebih nyaman. (dr)

Comments