BATAM – Kesalahan kecil yang sering dianggap sepele ternyata bisa berujung masalah besar saat bepergian ke luar negeri. Salah satunya adalah ketidaksesuaian nama antara tiket pesawat dan paspor—yang bisa membuat penumpang gagal berangkat hingga harus merogoh kocek jutaan rupiah.

Direktur agen perjalanan eShores, Gavin Lapidus, mengingatkan bahwa nama yang digunakan saat memesan tiket harus identik dengan yang tertera di paspor, tanpa pengecualian.

“Jika nama pada pemesanan tidak cocok dengan paspor, penumpang bisa ditolak naik pesawat, mengalami keterlambatan saat pemeriksaan keamanan atau check-in, atau bahkan dikenakan biaya tambahan untuk memperbaiki nama,” ujarnya.

Kesalahan seperti ini ternyata cukup sering terjadi. Penyebabnya beragam, mulai dari penggunaan nama panggilan, singkatan, hingga salah eja atau perubahan nama setelah menikah.

Contoh sederhana yang sering terjadi adalah penggunaan nama seperti “Bob” вместо “Robert”. Meski terdengar sepele, perbedaan ini bisa berujung pada penolakan boarding karena tidak sesuai dengan identitas resmi di paspor.

Gavin juga menekankan bahwa setiap maskapai memiliki kebijakan berbeda terkait perubahan nama. Karena itu, calon penumpang wajib melakukan pengecekan berulang sebelum menyelesaikan pemesanan tiket.

Beberapa maskapai bahkan menerapkan biaya yang tidak sedikit untuk koreksi nama. Maskapai seperti EasyJet masih memberikan toleransi untuk kesalahan ejaan ringan secara gratis melalui situs atau aplikasi. Namun, perubahan nama secara penuh bisa dikenakan biaya sekitar 60 euro atau setara Rp1,2 juta.

Sementara itu, Ryanair mematok biaya yang lebih tinggi, yakni hingga 115 euro atau sekitar Rp2,3 juta per penumpang untuk perubahan nama secara online.

Kabar baiknya, bagi penumpang yang baru menikah, tidak ada kewajiban langsung untuk mengganti nama di paspor. Selama tiket dipesan menggunakan nama yang sama seperti di paspor, perjalanan tetap bisa dilakukan tanpa kendala.

“Jika paspor masih menggunakan nama sebelum menikah, Anda tetap bisa bepergian selama tiket sesuai dengan nama tersebut,” jelas Gavin.

Namun, jika ingin memperbarui nama, prosesnya bisa dilakukan kapan saja dengan melampirkan dokumen resmi seperti akta atau buku nikah.

Kesimpulannya, sebelum klik “booking”, pastikan nama yang Anda masukkan sudah benar 100 persen. Sebab, satu huruf saja bisa jadi penentu apakah Anda bisa terbang… atau justru tertahan di bandara. (dr)

Sumber: detik