BATAM – Di era serbadigital seperti sekarang, banyak orang lebih memilih membawa smartphone daripada pulpen ke mana-mana. Namun, siapa sangka, bagi para pelancong berpengalaman, pulpen justru menjadi salah satu barang wajib yang harus dibawa saat bepergian dengan pesawat, terutama untuk penerbangan internasional.

Roberta Bernstein, seorang penulis perjalanan terkenal, mengungkapkan bahwa di dalam tas jinjingnya selalu ada barang-barang praktis untuk situasi tak terduga — dan salah satunya adalah pulpen.

Menurut Roberta, pulpen sering kali diremehkan padahal sangat berguna untuk memperlancar proses perjalanan di bandara.

Baca juga: Dulu Tempat Para Gundik, Kini Concubine Lane Jadi Spot Kuliner dan Selfie Favorit di Ipoh Malaysia

“Banyak bandara memang sudah mengandalkan sistem digital seperti Global Entry dan Mobile Passport Control, tapi tidak semua negara sudah beralih sepenuhnya. Masih ada banyak tempat yang meminta wisatawan mengisi formulir kedatangan secara manual,” ujarnya.

Rahasia Traveler Profesional: Pulpen Jadi Barang Wajib di Tas Kabin

Terkadang saat mengisi dokumen, maskapai tidak menyediakan pulpen (ilustrasi)

Dengan membawa pulpen sendiri, wisatawan tidak perlu repot mencari pinjaman atau menunggu orang lain selesai menulis. Hal kecil ini bisa menghemat waktu dan mengurangi stres, terutama setelah penerbangan panjang.

Hal senada juga disampaikan oleh Eric Rosen, pakar industri perjalanan dari The Points Guy, yang menegaskan bahwa tidak semua maskapai menyediakan pulpen di dalam pesawat.

“Jika membawa pulpen sendiri, Anda bisa langsung mengisi formulir kedatangan tanpa panik di bandara. Proses perjalanan pun jadi lebih lancar,” katanya.

Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu! Begini Cara Bikin Paspor untuk Anak di Bawah Umur

Selain untuk urusan dokumen, Roberta menambahkan bahwa pulpen juga berguna untuk hal-hal sederhana seperti mencatat ide, memperbarui rencana perjalanan, atau mengisi teka-teki silang saat koneksi Wi-Fi mati.

Pulpen Warna Hitam atau Biru

Ia menyarankan untuk menggunakan pulpen gel berwarna biru atau hitam, karena jenis ini lebih andal untuk menulis di dokumen resmi serta tidak mudah bocor akibat perubahan tekanan kabin.

“Membawa pulpen juga bisa jadi awal percakapan. Siapa tahu ada orang yang meminjam pulpen Anda dan akhirnya menjadi teman baru di perjalanan,” tambahnya sambil tertawa.

Sementara itu, bagi pelancong solo seperti Rachel Smith (25 tahun), barang wajib lainnya yang tak kalah penting adalah tas cuci gantung.

“Tas ini menyimpan semua perlengkapan mandi saya di satu tempat, dan tidak akan berantakan di lantai hostel,” ujarnya.

Jadi, sebelum berangkat liburan berikutnya, jangan lupa masukkan pulpen ke dalam tas jinjing Anda. Karena kadang, barang sederhana bisa membuat perjalanan luar negeri jadi jauh lebih mudah dan menyenangkan. (dr)

Sumber: tempo