BATAM – Sejak diresmikan pada 19 Oktober 2019, Patung Buddha Tidur di Vihara Dharma Shanti, Tanjung Uban, Bintan Utara, telah menjadi destinasi religi yang ikonik di Provinsi Kepulauan Riau.

Replika megah Patung Buddha Tidur di Wat Pho, Bangkok, ini memiliki panjang 16,8 meter dan tinggi 4 meter, menjadikannya salah satu daya tarik utama wisatawan lokal maupun mancanegara.

Berada hanya 5 menit dari Pelabuhan Speedboat dan ASDP Tanjung Uban, lokasi vihara ini mudah diakses.

Vihara Dharma Shanti juga memiliki daya tarik toleransi beragama yang tinggi. Lokasinya berseberangan langsung dengan Masjid Raya Baitul Makmur dan berdampingan dengan pemakaman Muslim, Tionghoa, serta Nasrani.

Baca juga: Vihara Patung Seribu Wajah: Keunikan Wisata Religi di Bintan

Makna Spiritual Patung Buddha Tidur

Patung Buddha Tidur di Bintan, Destinasi Religi Megah yang Penuh Makna Spiritual

Patung Buddha Tidur di Bintan (ist)

Patung ini menggambarkan Sang Buddha menjelang parinibbana, masa peralihan menuju nirwana. Wajah Sang Buddha yang damai dalam pose berbaring memberikan ketenangan bagi pengunjung.

Posisi patung ini juga melambangkan kebijaksanaan dan kedamaian yang dicari banyak orang dalam kehidupan spiritual.

Tiga Ornamen Bersejarah

Selain patung utama, terdapat tiga relief emas di sekitar Patung Buddha Tidur yang menceritakan perjalanan hidup Sang Buddha:

1. Kelahiran Sang Buddha – Digambarkan dengan figur tangan menunjuk ke atas.
2. Meditasi Sang Buddha – Menunjukkan pencapaian tingkat pencerahan.
3. Parinibbana Sang Buddha – Menggambarkan Sang Buddha dalam posisi berbaring menjelang nirwana.

Relief ini menjadi pusat perhatian, terutama saat perayaan Hari Raya Waisak.

Baca juga: VivoCity Singapura: Surga Belanja dan Wisata Keluarga di Tengah Kota

Patung Buddha Meditasi dan Karaniya Metta Sutta

Di hadapan Patung Buddha Tidur, terdapat Patung Buddha Meditasi yang dikelilingi kolam. Patung ini melambangkan kedamaian dan keluhuran, sesuai ajaran Karaniya Metta Sutta, yang mengingatkan manusia untuk menjaga kesadaran dalam setiap aktivitas sehari-hari.

Destinasi Religi dan Wisata Populer

Vihara Dharma Shanti sering menjadi tuan rumah berbagai perayaan agama Buddha, seperti Hari Raya Waisak dan festival seni budaya yang menarik wisatawan dari berbagai penjuru.

Banyak pengunjung Tour Bintan juga memanfaatkan kunjungan ke vihara ini untuk menjelajahi destinasi wisata lain di Bintan, seperti Lagoi, Trikora, atau Mangrove Tour.

Seorang wisatawan asal Surabaya, Lily, mengungkapkan kekagumannya:

“Saya penasaran dengan Patung Buddha di sini. Selain megah, lokasi ini membawa ketenangan. Ini juga menjadi bagian dari liburan kami ke Lagoi,” ujarnya.

Optimisme Pariwisata Bintan

Dinas Pariwisata Provinsi Kepri menargetkan 500 ribu kunjungan wisatawan mancanegara ke Bintan pada 2024, optimis bahwa lokasi seperti Vihara Dharma Shanti akan terus menjadi daya tarik unggulan.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, menyatakan: “Bintan telah dikenal secara internasional dengan berbagai destinasi wisata, termasuk wisata religi yang mampu menarik banyak pengunjung.”

Dengan keberadaan Patung Buddha Tidur, Vihara Dharma Shanti tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol perdamaian dan kerukunan yang memperkaya keberagaman budaya dan spiritual di Kepulauan Riau. (dr)

Sumber: dari berbagai sumber