Johor Bahru — Kabar gembira bagi pelancong dan warga Malaysia! Mulai akhir tahun ini, perjalanan kereta dari Johor Bahru ke Kuala Lumpur akan menjadi jauh lebih cepat. Pemerintah Malaysia siap mengoperasikan Electric Train Service (ETS) atau kereta listrik mulai 12 Desember 2025. Ini memangkas waktu tempuh hingga setengah dari durasi saat ini.
Jika biasanya perjalanan menggunakan kereta diesel memakan waktu 7,5 hingga 8 jam, sekarang Anda bisa sampai hanya dalam 3,5 jam! Tanpa macet, tanpa lelah di jalan.
Peresmian layanan ini akan dilakukan langsung oleh Ibrahim ibni Iskandar, Raja Malaysia dan Sultan Johor, pada 11 Desember 2025, sehari sebelum dibuka untuk umum.
Akses Wisata dari Singapura Makin Mudah

Beroperasinya ETS dari Johor Bahru akan memudahkan wisatawan dari Singapura yang ingin bepergian ke Kuala Lumpur. Cukup menyeberang imigrasi di Johor Bahru, lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta cepat tanpa perlu naik pesawat atau bus berjam-jam.
Sebelumnya, rute Johor Bahru–Kuala Lumpur memang sudah ada, tetapi hanya dilayani kereta diesel dengan waktu tempuh hampir 8 jam. Sementara ETS selama ini hanya beroperasi dari KL ke Ipoh, Penang, hingga Padang Besar di utara Malaysia.
Rencana Rute Lebih Panjang Sampai ke Perbatasan Thailand
Menteri Perhubungan Malaysia Anthony Loke menyebut layanan ini akan terkoneksi penuh ke Kuala Lumpur lebih dahulu. Setelah itu menyusul rute Butterworth (Penang) dan Padang Besar, namun frekuensi perjalanan akan disesuaikan dengan kebutuhan jarak jauh.
“Untuk rute panjang, kereta hanya dapat melakukan dua perjalanan sehari. Namun sektor pendek seperti Johor Bahru–Kuala Lumpur memungkinkan perjalanan lebih sering,” ujarnya.
Teknologi Modern • Kecepatan Maks 140 km/jam
Menurut Travel and Leisure, kereta listrik ini telah diuji sejak Agustus 2025 untuk rute KL Sentral–Kluang. Proyek yang digarap Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTM) ini mulai dibangun sejak 2016, melintasi kota-kota seperti:
Johor Bahru
Segamat
Kluang
Kulai
Dengan kecepatan hingga 140 km/jam, perjalanan antarkota di Malaysia kini akan jauh lebih efisien dan nyaman.
Dampak Besar untuk Wisata & Ekonomi
Selain mempermudah mobilitas warga, rute ini juga akan mendorong:
- Lonjakan wisatawan dari Singapura
- Peningkatan bisnis transportasi & akomodasi
- Pertumbuhan ekonomi di kota jalur kereta
Tidak perlu lagi memilih antara bus yang rawan macet atau pesawat yang mahal — ETS jadi solusi terbaik untuk bepergian antar kota utama Semenanjung Malaysia. (dr)
Sumber: tempo

Comments