KARIMUN – Di balik keindahan alam di Kabupaten Karimun Kepulauan Riau, tersimpan sebuah kisah mistis yang masih dipercayai hingga kini. Makam Keramat Tanjung Gelam, yang terletak di Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, menyimpan cerita rakyat yang membuat bulu kuduk merinding. Konon, hanya tujuh helai rambut yang dimakamkan di tempat ini!
Berdasarkan catatan dari situs resmi disbud.keprigov.go.id, legenda ini bermula dari dua saudara yang tengah menjala udang di perairan sekitar. Sang kakak mendendangkan lagu Lancang Kuning sambil menjala, namun adiknya memperingatkan bahwa lagu itu tidak pantas dinyanyikan dalam kondisi demikian.
Baca juga: Marina Bay Sands Rilis Film Epik Rayakan HUT Singapura ke-60, Siap Bangun Menara Super Mewah!
“Jangan nyanyikan lagu itu saat menjala!” ujar si adik dalam kisah rakyat yang berkembang.
Namun peringatan itu diabaikan. Tak lama kemudian, sang kakak dikabarkan tenggelam secara misterius. Hanya bagian kepalanya yang ditemukan.
Masyarakat setempat percaya, hanya tujuh helai rambutnya yang akhirnya dimakamkan di lokasi tersebut. Sejak peristiwa itu, daerah tersebut dikenal dengan nama Tanjung Gelam, dan tokoh dalam kisah ini dijuluki Tuk Jambul.
Makam keramat ini kini berada di dalam sebuah cungkup dengan jirat berkeramik putih tiga tingkat yang diyakini merepresentasikan kedudukan sosial Tuk Jambul semasa hidupnya.
Terdapat dua nisan batu granit tipe gada, meski dari ukirannya diyakini bukan nisan asli, melainkan pengganti yang lebih baru.
Lokasi Makam Keramat
Terletak di pinggir tebing yang menghadap langsung ke Coastal Area, lokasi makam ini menawarkan pemandangan laut yang memukau.
Untuk mencapainya, pengunjung harus melalui kawasan Perumahan Bea Cukai di Teluk Air. Meski terkesan angker, kawasan ini masih dijaga dan dirawat oleh warga sekitar sebagai bagian dari warisan budaya dan sejarah lokal.
Benarkah kutukan lagu Lancang Kuning yang membuat tragedi ini terjadi? Atau hanya legenda rakyat yang berkembang turun-temurun?
Terlepas dari kebenarannya, Makam Keramat Tanjung Gelam tetap menjadi salah satu situs sejarah dan wisata religi yang penuh misteri di Karimun. Tertarik menguak kisahnya langsung? (dr)

Comments