BATAM – Liburan keluarga kini tak lagi sekadar berpindah dari satu tempat wisata ke tempat lainnya. Zaman telah berubah, dan begitu juga dengan cara keluarga menikmati waktu bersama. Sekarang, yang dicari bukan hanya foto-foto indah atau jadwal padat, melainkan pengalaman yang bermakna dan mempererat hubungan antaranggota keluarga.

Menurut Stephan Kapek, Wakil Presiden Operasional dan Manajer Umum Shangri-La Singapura, perjalanan keluarga modern telah berevolusi secara fundamental.

“Wisatawan masa kini mencari lebih dari sekadar relaksasi. Mereka ingin pengalaman yang membangun koneksi, pembelajaran, dan waktu berkualitas bersama keluarga,” ujarnya, dikutip dari Hindustan Times.

Baca juga: Bukan Jalan Biasa! Jalan Tan Hiok Nee, Lorong Waktu di Tengah Johor Bahru yang Instagramable dan Penuh Sejarah

Berikut 4 tren liburan keluarga terbaru yang wajib kamu tahu sebelum merencanakan liburan berikutnya:

Liburan Keluarga Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 4 Tren Baru yang Lagi Hits dan Wajib Dicoba!

Ilustrasi tren baru liburan keluarga (ilustrasi)

1. Liburan Multigenerasi: Bersama Kakek-Nenek Jadi Tren!

Kini banyak keluarga memilih berlibur bareng tiga generasi sekaligus — mulai dari kakek-nenek, orang tua, hingga anak-anak. Tujuannya? Tentu saja untuk menciptakan kenangan bersama yang tak terlupakan. Pilihan destinasi pun kini makin beragam, dengan fokus pada kenyamanan, akses yang mudah, dan aktivitas yang cocok untuk segala usia.

2. Liburan Singkat Tapi Penuh Makna

Rutinitas padat membuat liburan panjang jadi sulit. Itulah mengapa liburan singkat dan dekat makin populer. Hanya beberapa hari di akhir pekan, tapi bisa jadi momen recharge yang efektif. Tempat wisata terdekat yang mudah dijangkau menjadi pilihan utama keluarga sibuk zaman now.

Baca juga: Mewah Tapi Murah! Ini 10 Hotel Instagramable di Johor Bahru Mulai Rp 400 Ribuan – Nomor 2 Impian Semua Anak!

3. Pengalaman adalah Segalanya

Keluarga masa kini tidak hanya ingin “melihat-lihat”, tapi juga merasakan langsung kehidupan lokal. Mulai dari kelas memasak, trekking alam, hingga belajar budaya lokal, semua jadi bagian penting dari liburan. Selain seru, aktivitas ini juga mempererat hubungan keluarga dan memberi nilai edukatif bagi anak-anak.

4. Liburan Sehat, Bukan Hanya untuk Orang Dewasa

Siapa bilang wellness trip cuma untuk orang dewasa? Kini, banyak keluarga mencari liburan yang menawarkan aktivitas sehat dan menenangkan seperti yoga, pola makan sehat, hingga terapi relaksasi. Orang tua dan anak-anak sama-sama bisa menikmati waktu santai yang juga menyegarkan fisik dan mental.

Tips Merencanakan Liburan Keluarga Ala Pakar:

Christine Sarkis, pakar dari Family Vacationist, membagikan tips penting agar liburan keluarga berjalan lancar:

1. Libatkan semua anggota keluarga saat memilih destinasi.
2. Diskusikan anggaran sejak awal.
3. Bagikan tanggung jawab selama perjalanan.
4. Bicara soal aturan dan saling menjaga sebelum berangkat.

“Bahkan hal kecil seperti membawa barang masing-masing dengan tanggung jawab sendiri bisa jadi pelajaran penting untuk anak,” kata Christine, dikutip dari USA Today.

Liburan keluarga masa kini bukan sekadar “liburan”, tapi menjadi investasi waktu dan emosi yang memperkuat hubungan. Jadi, sudah siap menyusun itinerary liburan keluarga yang lebih bermakna? (dr)

Sumber: tempo