BATAM – Biaya visa Australia resmi naik mulai 1 Juli 2026. Bagi Anda yang berencana liburan, kuliah, bekerja, atau mengikuti program Work and Holiday di Negeri Kanguru, ada baiknya menyiapkan anggaran lebih besar sebelum mengajukan permohonan visa.

Pemerintah Australia melalui Departemen Dalam Negeri mengumumkan penyesuaian biaya permohonan untuk seluruh jenis visa yang mulai berlaku pada Rabu, 1 Juli 2026. Dengan aturan baru ini, setiap pemohon yang mengajukan visa sejak tanggal tersebut otomatis dikenakan tarif terbaru.

Dalam pengumuman resminya, Departemen Dalam Negeri Australia menyatakan bahwa seluruh biaya permohonan visa telah diperbarui dan dapat dilihat pada halaman resmi masing-masing subkelas visa.

Baca juga: Liburan Edukatif di Batam! Museum Raja Ali Haji Simpan Jejak Kesultanan Melayu hingga Batam Modern

Kenaikan ini berlaku bagi seluruh warga negara yang membutuhkan visa untuk masuk ke Australia, baik untuk tujuan wisata, pendidikan, pekerjaan, maupun menetap.

Visitor Visa Australia Kini Mulai Rp3,1 Juta

Bagi wisatawan Indonesia yang ingin menikmati destinasi populer seperti Sydney, Melbourne, Perth, hingga Gold Coast, biaya Visitor Visa (Subclass 600) kini menjadi 250 dolar Australia, atau sekitar Rp3,1 juta (tergantung nilai tukar rupiah).

Besaran biaya tersebut wajib dibayarkan saat mengajukan permohonan visa.

Baca juga: Indonesia Pangkas Bebas Visa, Kini Tinggal 16 Negara yang Bisa Masuk Tanpa Visa

Visa Pelajar Naik Signifikan

Kenaikan paling mencolok terjadi pada Student Visa (Subclass 500) yang kini dikenakan biaya 2.500 dolar Australia, atau sekitar Rp31 juta.

Sementara itu, lulusan internasional yang ingin memperoleh pengalaman kerja di Australia melalui Temporary Graduate Visa (Subclass 485) kini harus membayar 5.750 dolar Australia, setara sekitar Rp71 juta.

Work and Holiday Visa Ikut Naik

Bagi calon peserta Work and Holiday Visa (Subclass 462), biaya permohonan kini menjadi 840 dolar Australia, atau sekitar Rp10 juta.

Program ini selama ini cukup diminati anak muda Indonesia karena memberikan kesempatan bekerja sambil berlibur di Australia dalam jangka waktu tertentu.

Pembayaran Visa Dilakukan Dua Tahap

Pemerintah Australia juga menjelaskan bahwa biaya visa dibayarkan dalam dua tahap.

Tahap pertama dilakukan saat permohonan visa diajukan. Apabila diperlukan, pembayaran tahap kedua harus diselesaikan sebelum visa diterbitkan. Pemohon akan menerima pemberitahuan mengenai batas waktu pembayaran tersebut.

Siapkan Anggaran Sebelum Merencanakan Liburan

Dengan kenaikan biaya visa ini, wisatawan yang ingin berlibur ke Australia sebaiknya mulai menghitung ulang total biaya perjalanan, mulai dari tiket pesawat, akomodasi, asuransi perjalanan, hingga biaya visa.

Meski tarif visa meningkat, Australia masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia berkat keindahan alamnya, kota-kota modern, satwa khas seperti kanguru dan koala, serta beragam atraksi wisata kelas dunia. (dr)

Sumber: kompas