BATAM – Menjaga pakaian tetap rapi dan bebas kusut selama perjalanan sering kali menjadi tantangan, meski sudah banyak tips yang beredar. Namun, saat pakaian dikeluarkan dari koper di hotel, sering kali masih saja kusut.

Setrika yang disediakan hotel kerap menjadi solusi cepat. Namun tidak semua hotel menyediakannya, dan ada alasan lain mengapa sebaiknya Anda menghindari penggunaan setrika hotel.

Belakangan ini, setrika hotel semakin sering digunakan untuk tujuan selain menyetrika pakaian.

Beberapa konten di TikTok menunjukkan penggunaan setrika untuk memanaskan makanan seperti pizza dan sandwich, bahkan untuk mencoba memasak steak.

Selain itu, papan setrika juga dijadikan hotplate, dengan setrika sebagai sumber panasnya.

Namun, penggunaan setrika hotel untuk keperluan selain menyetrika dapat membawa risiko.

Menurut pakar pakaian dari Stock, setrika hotel mungkin tidak sebersih yang diharapkan, sehingga berpotensi memindahkan residu dari penggunaan sebelumnya ke pakaian Anda.

“Menggunakannya untuk tujuan selain menyetrika dapat merusak alat dan meninggalkan bau tidak sedap pada pakaian Anda. Setrika juga bisa menjadi tua dan berkarat, sehingga menimbulkan noda yang sulit dihilangkan,” ungkapnya, seperti dikutip dari laman Express UK.

Sebagai alternatif pengganti setrika hotel, ada beberapa tips praktis yang bisa digunakan untuk merapikan pakaian.

Salah satunya adalah memanfaatkan uap dari kamar mandi. Gantungkan pakaian Anda di dekat pancuran dan biarkan uapnya bekerja secara ajaib untuk menghilangkan kerutan.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan botol semprot berisi air bersih, lalu semprotkan sedikit pada pakaian. Panas tubuh akan membantu mengeringkannya dengan cepat dan membuat kusut hilang secara alami.

Jika Anda tetap ingin menggunakan setrika hotel, pastikan untuk selalu memeriksa kondisinya terlebih dahulu.

Periksa apakah terdapat kotoran atau karat yang terlihat.

Coba gunakan setrika pada bagian pakaian yang tersembunyi untuk memastikan tidak ada bekas atau bau yang tertinggal.

Jika setrika meninggalkan bekas atau bau yang tidak sedap, sebaiknya hindari penggunaannya. (*/dr)

Sumber: tempo