BATAM – Kabar penting bagi wisatawan dan pelancong internasional yang sering bepergian menggunakan pesawat. Maskapai penerbangan Cathay Pacific resmi memperketat aturan boarding mulai 1 Juni 2026, dengan menutup pintu keberangkatan atau boarding gate lebih awal demi mengurangi keterlambatan penerbangan (delay).
Kebijakan baru ini langsung memicu perhatian publik. Tak sedikit yang bertanya-tanya, apakah maskapai lain bakal mengikuti jejak Cathay Pacific?
Maskapai asal Hong Kong tersebut mengumumkan bahwa seluruh boarding gate penerbangan Cathay Pacific akan ditutup 15 menit sebelum jadwal keberangkatan. Aturan ini lebih ketat dibanding kebijakan sebelumnya yang masih memberikan toleransi hingga 20 menit sebelum keberangkatan.
Baca juga: Jadwal Roro Batam–Bintan Terbaru: Kapal Beroperasi Tiap Jam dari Pagi sampai Malam
Dilansir dari South China Morning Post, perubahan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi maskapai untuk meningkatkan ketepatan waktu penerbangan sekaligus mengurangi berbagai kendala operasional di bandara.
Tak hanya itu, proses masuk penumpang ke dalam pesawat di Bandara Internasional Hong Kong juga akan dimulai lima menit lebih awal dari jadwal biasanya. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan alur keberangkatan yang lebih tertib dan nyaman.
Pihak Cathay Pacific menyebut kebijakan ini bertujuan memberi pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi penumpang, terutama saat proses boarding berlangsung.
Baca juga: Mau Liburan ke Batam? Coba Paket Wisata 3 Hari 2 Malam yang Lagi Viral Ini
“Penyesuaian waktu ini memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang dan juga memberi waktu tambahan kepada kru kabin untuk mempersiapkan penerbangan agar pesawat dapat berangkat tepat waktu,” tulis pihak maskapai dalam pernyataan resminya.
Penumpang Telat Jadi Penyebab Delay
Menurut laporan The Standard, salah satu penyebab utama keterlambatan penerbangan selama ini adalah penumpang yang datang terlambat ke boarding gate atau batal terbang secara mendadak meski sudah check-in dan memasukkan bagasi ke pesawat.
Dalam aturan keselamatan penerbangan internasional, bagasi milik penumpang yang tidak naik pesawat atau no-show wajib ditemukan dan dikeluarkan terlebih dahulu dari ruang kargo sebelum pesawat diizinkan lepas landas.
Proses inilah yang sering kali memakan waktu dan memicu keterlambatan penerbangan.
“Pencarian bagasi penumpang no-show menjadi salah satu faktor yang menyebabkan delay dan berdampak pada penumpang lain yang telah datang tepat waktu,” ungkap Cathay Pacific.
Apakah Maskapai Lain Akan Mengikuti?
Kebijakan baru Cathay Pacific ini diprediksi bisa menjadi tren baru di industri penerbangan global, terutama bagi maskapai yang ingin meningkatkan performa ketepatan waktu (on-time performance).
Apalagi, Cathay Pacific baru saja dinobatkan sebagai maskapai terbaik kedua di dunia tahun 2026, tepat di bawah Qatar Airways, dalam daftar World’s Best Airlines 2026 versi AirlineRatings.
Bagi Anda yang berencana bepergian menggunakan Cathay Pacific, mulai sekarang sebaiknya datang ke boarding gate lebih awal. Jangan sampai liburan impian gagal hanya karena terlambat beberapa menit. (dr)
Sumber: cnnindonesia

Comments