BINTAN – Kabupaten Bintan, yang dikenal dengan pantai-pantainya yang indah dan resort mewah, kini menghadirkan daya tarik wisata baru berupa agrowisata persawahan.
Kawasan ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Agrowisata Persawahan Poyotomo. Terletak di Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Berada di kaki Gunung Bintan, Poyotomo menawarkan pemandangan persawahan yang asri dengan suasana kampung yang menenangkan. Dengan luas sekitar 20 hektare, 10 hektare digunakan untuk pertanian, sementara sisanya untuk pembibitan.
Kawasan ini dirancang sebagai destinasi wisata edukasi dan rekreasi yang unik. Terutama di Provinsi Kepulauan Riau, di mana persawahan jarang ditemukan.
Baca juga: Gudem Bee Farm: Destinasi Wisata Edukasi Baru di Bintan yang Wajib Dikunjungi
Agrowisata Persawahan Poyotomo ini tidak hanya menghadirkan panorama sawah yang memukau, tetapi juga memberikan pengalaman belajar bagi pengunjung.

Hamparan sawah yang menghijau di Agrowisata Persawahan Poyotomo Bintan (google)
Mereka dapat mempelajari proses pertanian, mulai dari pengelolaan lahan, menanam padi, hingga penggilingan menjadi beras. Paket wisata yang ditawarkan mencakup berbagai aktivitas seperti panen padi, merontokkan padi, hingga packing.
Daya Tarik Wisata Persawahan
Menurut Ketua Pokdarwis Agrowisata Persawahan Poyotomo, Deny Tryanto, kawasan ini menjadi langkah awal untuk memajukan sektor pertanian sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.
“Persawahan di sini menjadi pusat perhatian. Ini bukan hanya wisata instagramable, tetapi juga menjadi sumber edukasi dan ekonomi bagi masyarakat,” ujar Deny.
Baca juga: Patung Buddha Tidur di Bintan, Destinasi Religi Megah yang Penuh Makna Spiritual
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, juga mengapresiasi keberhasilan petani dalam memanfaatkan lahan ini.
“Kawasan agrowisata ini merupakan inovasi penting dalam ketahanan pangan sekaligus menciptakan peluang baru bagi sektor pariwisata,” ungkap Roby.
Keindahan persawahan di Poyotomo semakin memperkaya daya tarik Bintan yang selama ini lebih dikenal dengan wisata baharinya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bintan, Wan Rudy Iskandar, menambahkan bahwa kawasan ini memiliki potensi besar sebagai desa wisata dengan konsep agrowisata kuliner.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana persawahan ini, tiket masuk mulai dari Rp25.000 per orang, termasuk fasilitas pendopo dan makan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram resmi @agrowisata_persawahanpoyotomo.
Agrowisata Persawahan Poyotomo menjadi bukti bahwa keindahan alam dan inovasi dapat berjalan beriringan, menciptakan pengalaman wisata yang unik saat Tour Bintan. (dr)

Comments