LINGGA – Dikenal sebagai Bunda Tanah Melayu, Kabupaten Lingga merupakan wilayah yang sarat akan jejak historis dari Kerajaan Riau-Lingga. Kabupaten ini mencakup ratusan pulau yang tersebar di berbagai kecamatan, dengan dua wilayah utama, yakni Daik dan Dabo Singkep.
Di antara pulau-pulau ini, Pulau Berhala menjadi salah satu daya tarik wisata alam yang mempesona di selatan Lingga.
Pulau Berhala yang terletak di Kecamatan Singkep Selatan memiliki keindahan alam yang masih alami, dengan air laut berwarna biru jernih dan pantai landai yang terdiri dari pasir putih dan bebatuan.
Baca juga: Pulau Petong Batam: Surga Wisata Alam Bawah Laut yang Memikat Wisatawan
Pulau ini dikelilingi tiga pulau kecil lainnya, dengan luas sekitar 0,25 hingga 0,5 hektar. Lokasinya yang berbatasan dengan Provinsi Jambi juga menjadikannya magnet bagi wisatawan dari wilayah tersebut.
Selain pemandangan eksotis, Pulau Berhala juga menyimpan kekayaan sejarah. Batu bertulis yang terdapat di pulau ini menampilkan aksara Tiongkok, Sanskerta, serta aksara lain bertanggal 23-2-76, namun maknanya masih belum diketahui secara pasti.
Pulau ini juga memiliki makam Datuk Paduko Berhalo, tokoh penting dalam sejarah masyarakat Jambi, yang diyakini sebagai leluhur orang Jambi.
Baca juga: Pancur Telaga Bidadari Batam, Surga Tersembunyi dengan Keindahan Air Terjun dan Alam Asri
Daya Tarik Wisata Pulau Berhala:
1. Pantai Eksotis dan Keindahan Alam Terpencil
Pantai Pulau Berhala yang cantik, alami, dan bersih menjadi daya tarik utama. Letaknya yang terpencil membuat lingkungan alam pulau ini tetap terjaga. Wisatawan bisa mendaki bukit untuk menikmati panorama laut, serta menjumpai hutan lebat yang menjadi habitat biawak dan rusa. Dari puncak bukit, pengunjung dapat menikmati pemandangan luas laut beserta gugusan pulau kecil di sekitarnya.
2. Makam Datuk Paduko Berhalo
Di pulau ini juga terdapat makam Datuk Paduko Berhalo, tokoh penting dalam penyebaran agama Islam di Jambi dan leluhur masyarakat setempat. Makam ini menjadi daya tarik wisata sejarah, selain adanya peninggalan benteng kuno dari zaman penjajahan Jepang dan Belanda.
3. Wisata Penyu Bertelur
Pulau Berhala juga menjadi tempat bertelur bagi penyu, yang biasanya terjadi pada bulan April hingga Agustus. Pengunjung yang datang pada malam hari dapat menyaksikan penyu-penyu menggali sarang di pantai dan bertelur, sebuah pengalaman unik bagi pecinta alam.
Baca juga: 8 Tips Praktis Traveling dengan Balita di Musim Hujan agar Tetap Aman dan Menyenangkan
Komitmen Pemprov Kepri dalam Pengembangan Wisata Pulau Berhala
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan komitmen Pemprov Kepri untuk mengembangkan Pulau Berhala sebagai destinasi wisata unggulan. Tantangan seperti konektivitas akan diatasi melalui pembangunan pelabuhan dan peningkatan rute transportasi.
Dukungan ini diharapkan membuka peluang besar bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Lingga, khususnya Pulau Berhala.
Dengan keindahan alam, nilai sejarah, serta beragam aktivitas wisata yang ditawarkan, Pulau Berhala menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menjelajahi pesona alam dan sejarah Kabupaten Lingga. (dr)
Sumber: batampos

Comments