BATAM – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus melonjak! Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat, pada Juni 2025, terjadi lonjakan kunjungan hingga 22,31 persen dibanding bulan sebelumnya. Jumlahnya tembus 215.722 kunjungan, meningkat signifikan dari 176.366 kunjungan pada Mei 2025.

Tak hanya wisman, wisatawan Nusantara (wisnus) juga ikut mendongkrak geliat pariwisata Kepri. Selama Januari–Juni 2025, tercatat 2.098.840 perjalanan wisnus, naik 23,32 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 1.701.980 perjalanan.

“Ini bukti bahwa sektor pariwisata Kepri mulai pulih dan bahkan melesat,” ujar Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati, Jumat, 1 Agustus 2025.

Baca juga: Jadwal Terbaru Ferry Batam-Singapura Agustus 2025! Harga Tiket Mulai Rp 450 Ribuan

Kenaikan jumlah kunjungan ini turut berdampak pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang yang mencapai 50,01 persen, naik 3,92 poin dari bulan sebelumnya. Durasi menginap pun turut meningkat menjadi 1,82 malam, dari sebelumnya 1,77 malam.

Wisatawan Membeludak! Kunjungan Turis ke Kepri Juni 2025 Tembus 215 Ribu

Salah satu atraksi yang bisa dilakukan wisatawan di Kepri Coral Resort (ist)

Masukan Pengamat: Promosi Gencar & Event Atraktif adalah Kunci!

Pengamat pariwisata Kepri, Siska Mandalia, menyebut tren positif ini perlu ditopang dengan riset mendalam dan promosi yang lebih agresif, terutama untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan yang masih tergolong rendah.

“Perlu strategi cerdas berbasis data, bukan hanya promosi biasa. Wisatawan harus diberikan alasan kuat untuk tinggal lebih lama,” ujar Siska seperti dikutip batampos, Senin (4/8/2025).

Baca juga: Kenapa Kamar Mandi Hotel Selalu Dekat Pintu Masuk? Ini Alasannya yang Jarang Diketahui!

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan menegaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk menggandeng pelaku industri dan komunitas untuk menghadirkan event-event menarik yang bisa menahan wisatawan agar tidak cepat pulang.

“Kepri punya potensi besar. Tapi tanpa atraksi tambahan, turis hanya datang, jalan-jalan ke pantai, lalu pulang. Itu harus diubah,” tegas Hasan.

Tren kunjungan turis ke Kepri sedang menanjak tajam, namun tantangan utama tetap ada: bagaimana membuat mereka bertahan lebih lama dan membelanjakan lebih banyak. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci sukses sektor pariwisata Kepri ke depan. (dr)