BATAM – Pakaian yang kamu kenakan saat naik pesawat ternyata bisa jadi penentu apakah kamu boleh terbang atau tidak. Meski tampak sepele, sejumlah penumpang di berbagai negara pernah ditolak naik atau bahkan diusir dari pesawat hanya karena pakaian yang dianggap tidak pantas.

Setiap maskapai penerbangan memiliki kode etik dan kebijakan berpakaian yang berlaku bagi penumpangnya, baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Tujuannya jelas: menjaga kenyamanan, keamanan, dan kesopanan di ruang publik yang terbatas seperti kabin pesawat.

Baca juga: Menikmati Batam Setelah Senja: 7 Spot Wisata Malam yang Wajib Dikunjungi

Berikut ini lima jenis pakaian yang sebaiknya dihindari jika kamu tidak ingin menghadapi masalah saat boarding:

1. Pakaian Terlalu Terbuka

Tank top, crop top, atau celana pendek ekstrem bisa menjadi masalah. Sejumlah maskapai seperti Southwest Airlines dan American Airlines pernah menolak penumpang wanita karena dianggap mengenakan pakaian “tidak pantas” di ruang publik.

Contoh kasus: Seorang wanita diturunkan dari pesawat karena memakai legging ketat dan tank top yang dinilai tidak sopan untuk penerbangan keluarga.

2. Kaos Bertuliskan Vulgar atau Provokatif

Pakaian dengan kata-kata kasar, pesan seksual, atau konten politik ekstrem dapat memicu konflik antarpengguna jasa penerbangan.

Contoh kasus: Seorang pria diminta turun karena mengenakan kaos bertuliskan kalimat ofensif yang menyinggung ras tertentu.

Baca juga: Trik Cerdik Menyalakan Lampu Hotel Tanpa Key Card, Turis Ini Bikin Netizen Tercengang

3. Pakaian Bermuatan Simbol Politik atau Sensitif

Simbol-simbol yang menyinggung isu politik, militer, atau agama bisa menimbulkan kegaduhan di antara penumpang lain.

Contoh kasus: Seorang penumpang di Prancis ditolak terbang karena memakai kaos dengan simbol Nazi, meski berdalih sebagai “eksperimen fesyen”.

4. Pakaian yang Menyamar Identitas

Topeng, helm, atau kostum yang menutupi wajah bisa dianggap mengganggu keamanan karena menyulitkan identifikasi.

Contoh kasus: Seorang pria dilarang masuk pesawat karena mengenakan kostum superhero lengkap dengan penutup wajah.

5. Berpakaian Tidak Layak (Setengah Telanjang atau Tanpa Alas Kaki)

Meski terdengar ekstrem, beberapa orang benar-benar mencoba naik pesawat hanya mengenakan celana dalam atau tanpa alas kaki.

Contoh kasus: Di Rusia, seorang pria naik pesawat hanya memakai celana dalam demi “merasakan kebebasan”. Ia langsung diamankan petugas bandara.

Tips Memilih Pakaian Saat Naik Pesawat

Agar perjalananmu nyaman dan tidak terganggu masalah sepele, pertimbangkan tips berikut:

1. Gunakan pakaian yang rapi dan sopan
2. Hindari baju dengan pesan provokatif
3. Pakai alas kaki yang layak
4. Hindari kostum atau aksesori ekstrem
5. Siapkan jaket atau cardigan sebagai cadangan

Berpakaian saat bepergian lewat udara bukan sekadar soal gaya, tapi juga soal etika dan kenyamanan bersama. Jadi, pastikan outfit-mu tidak hanya keren, tapi juga sesuai norma yang berlaku.

Jangan sampai liburanmu batal hanya karena salah kostum, ya! (dr)