BATAM – Pernahkah Anda mendengar tentang penumpang yang dikeluarkan dari pesawat karena dianggap mengenakan pakaian yang tidak sopan?
Sebenarnya, ada banyak alasan lain yang dapat menyebabkan penumpang diusir dari penerbangan. Maskapai penerbangan menerbitkan daftar panjang pelanggaran yang disebut kontrak pengangkutan, yang umumnya tidak dibaca oleh penumpang saat membeli tiket. Dengan melakukan pembelian, penumpang sebenarnya sudah menyetujui kontrak tersebut.
Mantan pramugari Kevin Clark menjelaskan bahwa pelanggaran kontrak tidak hanya berpotensi membuat penumpang diusir, tetapi juga bisa menyebabkan mereka masuk dalam daftar larangan terbang.
“Jika seorang penumpang mengalami beberapa insiden, ia bisa saja dilarang terbang untuk jangka waktu tertentu, atau bahkan secara permanen jika pelanggarannya cukup serius,” ungkap Clark seperti dikutip tempo, Senin (4/11/2024).
Baca juga: Empat Persiapan Penting Sebelum Liburan ke Thailand bagi Wisatawan Indonesia
Berikut adalah 15 alasan mengapa seseorang dapat dikeluarkan dari penerbangan:
1. Bersikap Kasar: Sikap kasar terhadap penumpang lain atau awak pesawat dapat berakibat serius.
2. Pelecehan Verbal: Pelecehan terhadap penumpang atau pramugari dalam bentuk apa pun dilarang keras.
3. Mabuk atau di Bawah Pengaruh Narkoba: Penumpang yang berada dalam keadaan mabuk dapat menyebabkan masalah di pesawat.
4. Mengenakan Pakaian yang Tidak Pantas: Maskapai memiliki ketentuan mengenai pakaian penumpang.
5. Bertelanjang Kaki: Menjalani penerbangan tanpa alas kaki tidak diperbolehkan demi alasan kesehatan dan keamanan.
Baca juga: Traveler Pemula? Inilah 12 Istilah yang Harus Kamu Ketahui!
6. Kotor: Penumpang yang menyebabkan kondisi bau tidak sedap dapat dikeluarkan.
7. Tidak Memberikan Kartu Identitas: Penumpang harus menunjukkan identitas saat diminta oleh awak pesawat.
8. Tidak Mematuhi Perintah Awak Pesawat: Menolak untuk mengikuti instruksi dapat berakibat fatal.
9. Hewan Pemandu yang Berperilaku Buruk: Hewan yang mengganggu dapat menyebabkan pemiliknya dikeluarkan.
10. Merokok: Merokok di pesawat dilarang keras dan dapat berakibat serius.
11. Tidak Pasang Sabuk Pengaman: Keselamatan adalah prioritas, dan penumpang harus mematuhi aturan sabuk pengaman.
12. Penumpang dengan Gangguan Mental yang Bepergian Sendiri: Penumpang dengan kondisi ini harus didampingi.
13. Hamil Sembilan Bulan tanpa Surat Keterangan Dokter: Penumpang dalam kondisi ini perlu memberikan bukti kesehatan.
14. Masalah Kesehatan Tertentu: Penumpang harus dalam keadaan sehat untuk terbang.
15. Berbicara di Telepon: Setelah boarding, penggunaan telepon seluler dilarang.
Memahami aturan dan kebijakan maskapai penerbangan sangat penting untuk memastikan pengalaman terbang yang nyaman dan aman. Penumpang disarankan untuk selalu membaca kontrak pengangkutan sebelum membeli tiket. (dr)

Comments