BATAM – Kabar penting bagi para traveler! Pemerintah Thailand berencana mengubah aturan bebas visa yang selama ini memudahkan wisatawan asing. Mulai 2026, masa tinggal bebas visa akan dipangkas dari 60 hari menjadi hanya 30 hari.

Kebijakan ini diusulkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, sebagai langkah untuk memperketat pengawasan terhadap warga asing sekaligus menjaga keamanan nasional.

Kenapa Masa Bebas Visa Dipangkas?

Menurut Sihasak, keputusan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah menemukan adanya indikasi penyalahgunaan fasilitas bebas visa oleh sejumlah warga asing yang tidak menggunakan izin tersebut untuk tujuan wisata.

“Kebijakan ini penting untuk meningkatkan pengawasan tanpa mengganggu sektor pariwisata,” ujarnya, seperti dikutip dari Bangkok Post.

Meski masa tinggal dipersingkat, pemerintah Thailand optimistis kebijakan ini tidak akan berdampak signifikan terhadap jumlah wisatawan.

Apa Dampaknya untuk Wisatawan?

Bagi kamu yang berencana liburan ke Thailand, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

Waktu liburan maksimal hanya 30 hari tanpa visa
Perlu perencanaan perjalanan lebih matang
Tidak bisa lagi tinggal lama seperti sebelumnya

Kebijakan ini akan sangat berpengaruh bagi traveler yang biasanya melakukan long stay atau digital nomad di Thailand.

Fokus Baru Diplomasi Thailand

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Thailand, Vijavat Isarabhakdi, menegaskan bahwa pemerintah kini fokus pada diplomasi berbasis masyarakat.

Beberapa prioritas utama meliputi:

Pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI)
Penguatan kerja sama internasional
Peningkatan standar etika dan respons cepat dalam situasi darurat

Thailand juga terus meningkatkan layanan bagi warganya, termasuk percepatan penerbitan paspor dan bantuan bagi warga yang mengalami masalah di luar negeri.

Perlindungan Warga Jadi Prioritas

Di tengah konflik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, pemerintah Thailand telah memberikan bantuan kepada lebih dari 1.000 warganya, termasuk evakuasi dari wilayah terdampak.

Langkah ini menunjukkan bahwa selain fokus pada wisata, Thailand juga serius dalam melindungi warganya di luar negeri.

Kesimpulan

Aturan baru ini menjadi sinyal bahwa Thailand mulai memperketat regulasi bagi wisatawan asing. Meski begitu, negara ini tetap terbuka bagi turis, hanya saja dengan aturan yang lebih terkontrol.

Jadi, kalau kamu berencana liburan ke Thailand, pastikan durasi perjalananmu tidak lebih dari 30 hari ya!

Informasi lebih lanjut tentang paket liburan ke Thailand, bisa hubungi Travel Batam. (dr)

Sumber: detik