SINGAPURA – Ada alasan mengapa banyak wisatawan merasa begitu mudah menjelajahi Singapura tanpa harus menyewa mobil. Negara-kota ini kembali mendapat pengakuan internasional setelah dinobatkan sebagai kota dengan transportasi umum terbaik di dunia dalam Urban Mobility Readiness Index 2024.
Dalam indeks yang disusun Oliver Wyman Forum bersama peneliti dari University of California, Berkeley, Singapura menempati peringkat pertama pada sub-indeks transportasi umum.
Baca juga: Mau Liburan ke Luar Negeri? Warga Batam Kini Bisa Urus Paspor di Akhir Pekan
Menariknya, Singapura bukan hanya unggul karena jaringan MRT dan busnya yang luas. Kota ini juga terus menyiapkan masa depan transportasi dengan memperluas jaringan kereta, mengembangkan kendaraan otonom, hingga meningkatkan akses masyarakat menuju stasiun.
Bagi wisatawan, kabar ini tentu menjadi kabar baik. Liburan ke Singapura kini semakin mudah karena hampir semua destinasi populer bisa dijangkau dengan MRT dan bus tanpa harus bergantung pada taksi atau mobil sewaan.
Baca juga: Ingin Healing di Bintan? Resor Ini Punya Pantai, Kuliner, Spa hingga Aktivitas Keluarga
Singapura Nomor 1 untuk Transportasi Umum
Urban Mobility Readiness Index 2024 memeringkat 70 kota besar dunia berdasarkan berbagai aspek mobilitas perkotaan, mulai dari inovasi, dampak sosial, kualitas infrastruktur, efisiensi sistem hingga kesiapan menghadapi perkembangan transportasi masa depan.
Untuk kategori atau sub-indeks angkutan umum, Singapura berhasil mengungguli sejumlah kota besar dunia yang selama ini dikenal memiliki sistem transportasi modern.
Berikut daftar 10 kota dengan transportasi umum terbaik di dunia:
1. Singapura
2. Hong Kong
3. Stockholm
4. Copenhagen
5. Paris
6. Vienna
7. Berlin
8. Zurich
9. Oslo
10.Tokyo
Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Singapura sebagai salah satu destinasi wisata paling ramah bagi pelancong yang ingin bepergian secara mandiri.
Tak Perlu Sewa Mobil, MRT dan Bus Jangkau Banyak Tempat Wisata
Salah satu keunggulan utama transportasi Singapura adalah konektivitasnya. Wisatawan dapat menggunakan jaringan MRT dan bus untuk menuju berbagai kawasan populer, mulai dari Marina Bay, Orchard Road, Chinatown, Bugis, Little India hingga kawasan Bandara Changi.
Ke depan, jaringan kereta Singapura juga terus diperluas. Pemerintah negara tersebut menargetkan jaringan rel mencapai sekitar 223 mil pada awal dekade 2030-an.
Pengembangan ini diharapkan membuat sekitar 80 persen rumah tangga berada dekat dengan stasiun kereta, sehingga masyarakat cukup berjalan kaki sekitar 10 menit untuk mencapai transportasi berbasis rel.
Dengan jaringan yang semakin luas, wisatawan pun memiliki lebih banyak pilihan untuk menjelajahi Singapura tanpa harus terjebak biaya transportasi yang mahal.
Jumlah Penumpang Hampir Kembali ke Level Sebelum Pandemi
Penggunaan transportasi umum di Singapura juga menunjukkan pemulihan yang kuat. Tingkat okupansi penumpang dilaporkan telah mencapai 93,5 persen dibandingkan tingkat sebelum pandemi Covid-19.
Angka tersebut menunjukkan bahwa MRT dan bus masih menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Singapura.
Bagi wisatawan, tingginya penggunaan transportasi umum juga berarti sistem ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kota. Transportasi publik bukan sekadar alternatif, melainkan cara utama untuk bergerak dari satu kawasan ke kawasan lainnya.
Singapura Mulai Masuk Era Bus Otonom
Tak hanya mengandalkan MRT dan bus konvensional, Singapura juga mulai melangkah ke era transportasi masa depan.
Dalam indeks tersebut, Singapura tercatat memiliki lebih banyak layanan angkutan otonom yang beroperasi dibandingkan kota-kota lain. Salah satu langkah penting terjadi pada Juni 2024, ketika bus otonom yang dapat diakses publik mulai beroperasi.
Pengembangan kendaraan tanpa pengemudi ini menjadi bagian dari upaya Singapura untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
San Francisco Juara Urban Mobility Readiness Index 2024
Meski Singapura menjadi yang terbaik untuk kategori transportasi umum, posisi pertama dalam peringkat keseluruhan Urban Mobility Readiness Index 2024 ditempati oleh San Francisco, Amerika Serikat.
San Francisco unggul berkat kombinasi inovasi teknologi, investasi transportasi serta pengembangan mobilitas berkelanjutan.
Namun, khusus untuk pengalaman menggunakan transportasi publik, Singapura berhasil menjadi yang teratas di antara 70 kota yang masuk dalam penilaian.
Bagaimana Posisi Jakarta?
Di kawasan Asia Tenggara, Jakarta berada di peringkat ke-28 dalam daftar kota dengan transportasi umum terbaik dunia.
Sementara itu, Kuala Lumpur menempati posisi ke-44, Bangkok di urutan ke-46, dan Manila berada di peringkat ke-63.
Perbandingan ini tentu memiliki tantangan tersendiri karena Jakarta memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih besar. Populasi Jakarta tercatat sekitar 23,4 juta jiwa, hampir empat kali lipat dibandingkan Singapura yang memiliki populasi sekitar 6 juta jiwa.
Meski begitu, perkembangan MRT, LRT, TransJakarta dan rencana penambahan bus listrik menunjukkan bahwa kota-kota besar di Asia Tenggara terus berupaya memperbaiki sistem transportasi publiknya.
Tips Liburan ke Singapura: Jelajahi Kota Tanpa Mobil
Bagi wisatawan Indonesia, terutama dari Batam dan Kepulauan Riau, Singapura menjadi salah satu destinasi luar negeri yang relatif mudah dijelajahi.
Setelah tiba di Singapura melalui pelabuhan ferry atau Bandara Changi, wisatawan bisa langsung memanfaatkan transportasi umum untuk menuju pusat kota dan berbagai destinasi wisata.
Beberapa keuntungan menggunakan transportasi umum saat liburan ke Singapura antara lain:
* Lebih mudah menjangkau berbagai kawasan wisata.
* Tidak perlu repot menyewa mobil.
* Menghindari biaya parkir dan kemacetan.
* Terhubung langsung dengan banyak pusat perbelanjaan dan kawasan kuliner.
* Memudahkan wisatawan menjelajahi kota secara mandiri.
Jadi, jika Anda berencana liburan ke Singapura, tak perlu khawatir soal kendaraan. Dengan MRT, bus, dan jaringan transportasi yang terus berkembang, menjelajahi Negeri Singa kini bisa dilakukan dengan lebih praktis, cepat, dan efisien. Tak heran jika Singapura kembali dinobatkan sebagai kota dengan transportasi umum terbaik di dunia. (dr)
Sumber: kompas

Comments