Bintan – Pulau Bintan memiliki sederet destinasi wisata yang menjadi unggulan sampai mancanegara. Wilayah ini tidak hanya bicara tentang kawasan wisata Lagoi dengan segala keindahan alamnya. Namun, di ujung utara pulau ini, terdapat surganya destinasi wisata kuliner yang jangan sampai dilewatkan ketika berwisata ke Bintan.
Dari sekian banyak destinasi wisata di Kabupaten Bintan, Sei Enam Laut adalah salah satu tujuan yang tidak boleh dilewatkan. Di sana, terdapat surganya kuliner otak-otak yang menjadi ciri khas.
Terasa kurang lengkap apabila berwisata ke Pulau Bintan tanpa mencoba cita rasa kuliner istimewa di sini.
“Kampung otak-otak di Sei Enam Laut, Bintan kini menjadi daya tarik wisata baru dan ikon wisata kuliner di Kawasan Bintan Utara setelah ditata oleh Pemprov Kepri,” ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Guntur Sakti, seperti dikutip batampos, Selasa (2/7/2024).
Meskipun berada di ujung utara Pulau Bintan, tidak membutuhkan waktu lama untuk menjangkau wilayah yang bertetangga dengan Kijang ini. Dari pusat Kota Tanjungpinang, hanya memerlukan waktu sekitar 45 menit untuk tiba di sana.
“Pak Gubernur memiliki insting dan komitmen yang kuat memajukan sektor pariwisata. Penataan kawasan wisata kuliner dengan cita rasa wisata menjadi prioritas,” ucap Guntur.
Hanya dalam hitungan lebih kurang satu kilometer setelah melintasi gerbang Kampung Otak-Otak Sei Enam, di kiri dan kanan jalan sudah berjejer pedagang otak-otak.
Sejak mulai dipermak Pemprov Kepri tahun 2023 lalu, gerai otak-otak di sana mulai tampil beda dengan brand masing-masing.
“Sentuhan yang diberikan oleh Pemprov Kepri selain akan menjadi daya tarik, juga menjadi daya ungkit ekonomi para pedagang,” jelasnya.
Penataan kawasan Kampung Otak-Otak Sei Enam Laut oleh Pemprov Kepri sepertinya masih belum tuntas. Masih ada sebagian lokasi yang sudah memiliki pedestrian jalan. Pemprov Kepri juga sudah memberikan sentuhan melalui plang nama di setiap gerai otak-otak di wilayah tersebut.
“Lihat saja kawasan kuliner Akau Potong Lembu, Tanjungpinang saat ini, setelah ditata, kesan rapi, indah, dan menarik membuat kawasan kuliner tersebut tak pernah sepi dan tentu ini berdampak terhadap omzet pedagang,” papar Guntur mencotohkan.
Ada tiga jenis otak-otak yang disediakan di kampung tersebut, yakni cita rasa ikan, sotong, dan tulang. Otak-otak tulang menjadi istimewa karena memberikan sensasi tersendiri untuk menikmatinya. Dibalut dengan bumbu istimewa, cita rasanya juga sangat khas.
“Penataan kawasan kuliner otak-otak Sei Enam Laut, Bintan ini pun semoga akan mencatat success story layaknya Akau Potong Lembu,” harapnya.
Sudah Dikemas Sebagai Oleh-Oleh
Dibungkus dengan daun kelapa, kemudian dibakar di atas tungku yang menggunakan arang, memberikan aroma yang pasti menggugah selera.
Selain menyajikan cita rasa yang istimewa, harga otak-otak di Sei Enam Laut ini juga masih sangat terjangkau, dijual mulai Rp1.500 per biji.
“Biasanya pengunjung pesan tiga rasa, tapi yang paling disukai adalah rasa tulang. Kami menggunakan tulang ikan yang sudah diolah, sehingga harus dimakan dengan hati-hati karena isiannya adalah tulang ikan,” ujar Tari, penjual otak-otak Ibu Iz.
Bagi wisatawan yang ingin menjadikan otak-otak Sei Enam Laut sebagai oleh-oleh atau buah tangan, juga akan dilayani. Namun, kuliner tersebut tidak langsung dibakar di lokasi, melainkan akan dikemas dalam bentuk frozen atau dibekukan.
“Karena ini adalah ikon kuliner di Sei Enam Laut, otak-otak yang dijual di kampung ini juga dikemas frozen yang sudah dibungkus dengan daun kelapa juga, sehingga bisa dibakar di rumah dengan menggunakan pemanggang,” ucap Tari. (dr)

Comments