BATAM – Melbourne, Australia, dinobatkan sebagai kota paling ramah di dunia 2026 berdasarkan Condé Nast Traveller Readers’ Choice Awards. Kota yang dikenal dengan budaya kopi, bangunan bersejarah, dan kehidupan seni ini meraih skor 98,52 dari 100, mengungguli Porto di Portugal dan Seoul di Korea Selatan.
Penghargaan tahunan yang memasuki penyelenggaraan ke-29 ini didasarkan pada survei pembaca Condé Nast Traveller yang berlangsung pada 1 April hingga 30 Juni 2026. Responden memberikan penilaian terhadap berbagai kategori perjalanan, mulai dari kota, hotel, destinasi wisata, maskapai penerbangan, pulau, hingga operator perjalanan.
Baca juga: Mau Liburan ke Thailand? Jangan Langgar 7 Aturan Ini, Turis Bisa Didenda hingga Dipenjara
Khusus kategori kota paling ramah di dunia, pengalaman wisatawan ketika berinteraksi dengan penduduk lokal menjadi salah satu pertimbangan utama. Sambutan hangat, kesediaan membantu, serta kemudahan wisatawan beradaptasi dengan lingkungan setempat menjadi bagian dari pengalaman yang dinilai.
Hasil penghargaan ini bisa menjadi referensi bagi wisatawan yang ingin merencanakan liburan ke kota-kota dengan suasana bersahabat, pengalaman budaya yang menarik, serta kesempatan berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat lokal.
Baca juga: Indonesia Kalahkan Thailand! Masuk 10 Besar Negara Terbaik Dunia untuk Liburan 2026
10 Kota Paling Ramah di Dunia 2026
Berikut daftar lengkap 10 kota paling ramah di dunia berdasarkan Condé Nast Traveller Readers’ Choice Awards 2026.
1. Melbourne, Australia – Skor 98,52
Melbourne menempati posisi pertama sebagai kota paling ramah di dunia 2026. Kota di Australia ini menawarkan perpaduan budaya seni, arsitektur bergaya Victoria, kafe di gang-gang artistik, serta budaya minum kopi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakatnya.
Wisatawan juga dapat menjelajahi berbagai kawasan kota dengan transportasi umum dan menikmati fasilitas publik yang memadai. Bagi pencinta wisata perkotaan, Melbourne menawarkan pengalaman liburan yang memadukan kuliner, seni, belanja, dan kehidupan lokal.
Letaknya di Australia juga membuat Melbourne menarik bagi wisatawan Indonesia yang ingin merasakan suasana kota internasional dengan karakter budaya yang beragam.
2. Porto, Portugal – Skor 98,33
Porto berada di posisi kedua dengan skor 98,33. Kota di Portugal ini populer berkat pesona bangunan bersejarah, kawasan tepi Sungai Douro, serta kuliner khas yang menggugah selera.
Wisatawan bisa mencoba petiscos, hidangan kecil khas Portugal yang cocok dinikmati bersama, sembari menjelajahi restoran dan kawasan permukiman lokal. Interaksi dengan warga menjadi salah satu daya tarik yang membuat perjalanan ke Porto terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
Porto cocok untuk wisatawan yang menyukai perjalanan santai dengan kombinasi wisata kuliner, sejarah, dan budaya.
3. Seoul, Korea Selatan – Skor 97,94
Seoul menempati posisi ketiga dengan skor 97,94. Ibu kota Korea Selatan ini menawarkan perpaduan tradisi dan modernitas, mulai dari istana bersejarah hingga pusat perbelanjaan, kafe estetik, dan kawasan yang menjadi pusat budaya populer Korea.
Keramahan warga dapat dirasakan melalui bantuan sederhana, seperti menjelaskan menu makanan atau menunjukkan arah ketika wisatawan menggunakan kereta bawah tanah.
Bagi penggemar K-pop, drama Korea, kuliner, dan wisata belanja, Seoul menawarkan banyak pilihan aktivitas. Wisatawan juga dapat mengenal budaya lokal melalui pasar tradisional, kawasan bersejarah, dan aneka makanan khas Korea.
4. Lisbon, Portugal – Skor 97,50
Lisbon naik dari posisi kedelapan pada 2025 menjadi peringkat keempat pada 2026. Ibu kota Portugal ini dikenal dengan bangunan beratap merah, trem kuning yang melintasi jalan-jalan kota, serta gang menanjak dengan dekorasi ubin khas bernama azulejos.
Wisatawan dapat menikmati perjalanan menyusuri kawasan bersejarah, mencicipi kuliner lokal, hingga mengenal musik fado yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Portugal.
Lisbon menjadi pilihan menarik bagi pencinta fotografi, sejarah, arsitektur, dan perjalanan romantis dengan suasana kota klasik Eropa.
5. Amsterdam, Belanda – Skor 97,35
Amsterdam menempati posisi kelima dengan skor 97,35. Kota ini dikenal dengan kanal-kanal yang ikonik, jalur sepeda, museum, serta lingkungan perkotaan yang memiliki karakter beragam.
Keberagaman penduduk menjadi salah satu daya tarik Amsterdam. Wisatawan dapat menemukan berbagai kafe, restoran, ruang seni, dan tempat budaya yang mencerminkan kehidupan masyarakat multikultural.
Selain menjelajahi kanal dan bangunan bersejarah, pengunjung bisa menikmati kota dengan bersepeda atau berjalan kaki untuk merasakan suasana lingkungan setempat.
6. Perth, Australia – Skor 97,28
Perth berada di posisi keenam dengan skor 97,28. Kota di Australia Barat ini menawarkan suasana yang relatif santai dengan kehidupan masyarakat yang banyak berlangsung di ruang terbuka.
Wisatawan dapat mengunjungi pasar akhir pekan, menikmati makan siang di kawasan rindang, atau bersantai di Pantai Cottesloe yang terkenal dengan pemandangan lautnya.
Perth cocok bagi wisatawan yang menginginkan kombinasi wisata kota dan alam. Pantai, taman, kuliner, serta suasana pesisir menjadi daya tarik bagi mereka yang ingin menikmati liburan dengan ritme lebih santai.
7. Jaipur, India – Skor 96,67
Jaipur menempati posisi ketujuh dengan skor 96,67. Ibu kota negara bagian Rajasthan ini terkenal dengan bangunan berwarna merah muda, istana bersejarah, pasar tradisional, dan kerajinan tangan khas India.
Salah satu kawasan yang menarik dikunjungi adalah Johari Bazaar. Di sini, wisatawan dapat menjelajahi toko perhiasan, melihat kerajinan tekstil berwarna-warni, dan mencicipi makanan lokal.
Interaksi dengan pedagang dan kesempatan mengenal tradisi setempat memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sisi budaya India.
8. Buenos Aires, Argentina – Skor 96,37
Buenos Aires berada di posisi kedelapan dengan skor 96,37. Ibu kota Argentina ini dikenal dengan budaya tango, arsitektur bergaya Eropa, kafe klasik, serta kehidupan sosial masyarakat yang dinamis.
Salah satu tradisi yang mencerminkan kebersamaan warga adalah asado, yaitu kegiatan memanggang daging bersama keluarga dan teman. Tradisi ini menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Argentina.
Wisatawan yang berkunjung ke Buenos Aires dapat menikmati pertunjukan tango, menjelajahi kawasan bersejarah, dan mencicipi kuliner khas sambil mengenal budaya lokal lebih dekat.
9. Bangkok, Thailand – Skor 96,16
Bangkok menempati posisi kesembilan dengan skor 96,16. Ibu kota Thailand ini menawarkan perpaduan kuil bersejarah, pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional, hingga wisata kuliner jalanan.
Thailand dikenal dengan julukan Land of Smiles atau Negeri Senyuman. Keramahan masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat Bangkok menarik bagi wisatawan internasional.
Meski lalu lintas dan aktivitas kota bisa terasa padat, wisatawan dapat menikmati pengalaman yang beragam, mulai dari mencicipi makanan khas Thailand hingga mengunjungi kuil dan menjelajahi pasar lokal.
Bangkok juga bisa menjadi pilihan bagi wisatawan Indonesia yang mencari liburan ke luar negeri dengan banyak pilihan kuliner, belanja, dan hiburan.
10. Cape Town, Afrika Selatan – Skor 96,00
Cape Town melengkapi daftar 10 besar dengan skor 96,00. Kota di Afrika Selatan ini menawarkan pemandangan alam yang memadukan pegunungan, garis pantai, dan kawasan perkotaan.
Salah satu daya tariknya adalah Table Mountain, yang menjadi ikon kota. Wisatawan juga dapat menjelajahi kawasan tepi laut, menikmati pemandangan Samudra Atlantik, serta mengenal budaya masyarakat setempat.
Tradisi braai, yakni kegiatan memanggang makanan bersama, menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Afrika Selatan. Pengalaman kuliner dan kebersamaan ini melengkapi daya tarik Cape Town sebagai destinasi wisata internasional.
Kota Mana yang Cocok untuk Liburan Berikutnya?
Daftar Condé Nast Traveller Readers’ Choice Awards 2026 menunjukkan bahwa daya tarik sebuah kota tidak hanya terletak pada bangunan ikonik, kuliner, atau pemandangan alam. Pengalaman berinteraksi dengan masyarakat lokal juga menjadi bagian penting dari perjalanan wisata.
Melbourne dan Perth bisa dipertimbangkan bagi pencinta suasana kota Australia. Porto dan Lisbon menawarkan pesona budaya Portugal, sedangkan Seoul dan Bangkok menarik bagi wisatawan yang menyukai perpaduan tradisi, kuliner, dan kehidupan modern.
Sementara itu, Amsterdam cocok untuk pencinta kanal dan wisata budaya, Jaipur menawarkan pengalaman sejarah dan kerajinan khas India, Buenos Aires menghadirkan budaya tango, sedangkan Cape Town memikat dengan lanskap laut dan pegunungan.
Bagi wisatawan Indonesia yang sedang menyusun rencana liburan ke luar negeri, daftar ini bisa menjadi inspirasi untuk menentukan destinasi berikutnya. Namun, skor keramahan merupakan hasil survei pembaca dan tidak otomatis menggambarkan pengalaman setiap wisatawan.
Sebelum berangkat, pastikan untuk memeriksa persyaratan masuk, transportasi, musim kunjungan, serta anggaran perjalanan agar liburan lebih nyaman dan sesuai kebutuhan. (dr)
Sumber: cnnindonesia

Comments