Batam – Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-26 telah resmi dibuka di Lapangan Parkir Harbour Bay, Batuampar, Batam. Sebuah perayaan yang memukau dengan memadukan budaya, seni, dan kreativitas, menghadirkan keragaman dan kekayaan warisan Melayu.

Acara yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) ini memperoleh dukungan dari enam negara, menandakan signifikansi internasionalnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dengan bangga menyatakan bahwa KSM 2024 adalah komitmen kuat dalam mempertahankan dan mempromosikan warisan budaya Melayu.

“Event ini bukan hanya tentang pertunjukan seni, tetapi juga tentang memperkuat pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam,” ujarnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, turut memberikan apresiasi dan dorongan.

KSM 2024 menjadi salah satu dari 110 acara KEN 2024 di Indonesia, yang dipandang sebagai platform untuk meningkatkan pariwisata, ekonomi, dan kesejahteraan.

Di samping pertunjukan seni yang memukau, KSM 2024 juga menampilkan bazar kuliner, pameran seni, dan berbagai kegiatan lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga merupakan langkah untuk mengembangkan dan memajukan seni budaya Melayu di Kota Batam.

KSM 2024 bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga sebuah panggilan untuk memelihara, mempromosikan, dan memperkuat kekayaan budaya Melayu.

Dengan semangat kolaborasi dan keberagaman, KSM 2024 menjadi pilar penting dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam, serta mempererat ikatan antarbangsa dalam warisan budaya Melayu. (*/dR)