KUALA LUMPUR – Banyak orang membayangkan masa pensiun di tempat yang tenang, aman, dan nyaman untuk menikmati hidup. Menariknya, laporan terbaru dari International Living justru menempatkan Malaysia sebagai salah satu destinasi paling aman di dunia untuk pensiun.

Dalam laporan tersebut, Malaysia berada di peringkat ketiga destinasi teraman untuk pensiun secara global. Sementara posisi pertama ditempati Portugal dan Irlandia. Di kawasan Asia, Malaysia bahkan menjadi salah satu pilihan terbaik bagi para pensiunan internasional.

Penilaian ini dibuat dengan mempertimbangkan berbagai faktor penting, seperti tingkat kejahatan, stabilitas politik, hingga keamanan sosial dari 24 negara di dunia. Data tersebut kemudian dipadukan dengan Indeks Perdamaian Global serta pengalaman komunitas ekspatriat yang tinggal di berbagai negara.

Menurut Indeks Perdamaian Global 2025, Malaysia menempati peringkat ke-13 negara paling damai di dunia, berada di bawah Jepang, Republik Ceko, dan Finlandia.

Secara regional, kawasan Asia Pasifik sendiri dinilai sebagai kawasan paling damai kedua di dunia setelah Eropa Barat dan Tengah.

Kontributor International Living, Keith Hockton, yang telah lama tinggal di Malaysia, mengatakan rasa aman di negara tersebut terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Ia bahkan sering melihat orang meninggalkan dompet atau ponsel di meja kafe tanpa rasa khawatir.

“Rasa aman di sini membentuk kehidupan sehari-hari. Bukan soal alarm atau gerbang terkunci, tapi bagaimana masyarakat saling menjaga satu sama lain,” ujar Hockton seperti dikutip dari Travel+Leisure.

Ia juga menilai konsep keamanan di Malaysia berkembang menjadi bagian dari kesejahteraan hidup. Hal ini terlihat dari taman kota yang ramai di malam hari, jalur sepeda yang semakin banyak, hingga penyeberangan pejalan kaki yang semakin tertata.

Meski begitu, Malaysia tetap tidak sepenuhnya bebas dari kejahatan. Departemen Statistik Malaysia mencatat indeks kejahatan negara tersebut pada 2024 naik sekitar 11,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar kasus berkaitan dengan kejahatan terhadap properti dan narkoba, sementara angka pembunuhan justru mengalami penurunan.

Vietnam Juga Masuk Daftar, Aman di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Selain Malaysia, negara Asia lain yang masuk daftar destinasi pensiun teraman adalah Vietnam, yang menempati peringkat kesembilan dunia.

Berdasarkan Indeks Perdamaian Global, Vietnam berada di peringkat ke-38 dunia dalam hal tingkat keamanan dan stabilitas.

Kontributor International Living lainnya, Wendy Justice, yang telah tinggal di Vietnam selama dua dekade, mengaku hampir tidak pernah merasa terancam selama hidup di negara tersebut.

Ia bahkan sering berjalan sendirian di jalanan Hanoi tanpa mengalami kejadian yang membahayakan.

“Orang-orang cenderung jujur, kejahatan kekerasan hampir tidak ada, dan bahkan pencurian kecil jarang terjadi,” katanya.

Meski demikian, wisatawan tetap disarankan untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan kecil, seperti tarif taksi yang tidak jelas atau harga di pedagang kaki lima yang tidak dicantumkan.

Untuk menghindari masalah, wisatawan disarankan menyepakati harga terlebih dahulu sebelum membeli atau menggunakan aplikasi transportasi online saat berkeliling kota.

Vietnam juga baru-baru ini memperketat aturan terkait mengemudi dalam keadaan mabuk, baik untuk mobil, sepeda motor, maupun sepeda. Banyak tempat hiburan kini menyediakan layanan antar pulang bagi pelanggan guna mencegah kecelakaan akibat pengemudi mabuk.

Dengan tingkat keamanan yang relatif tinggi, biaya hidup yang masih terjangkau, serta budaya yang ramah, Malaysia dan Vietnam kini semakin dilirik sebagai destinasi ideal untuk pensiun di Asia. (dr)

Sumber: tempo