BATAM – Liburan ke luar negeri bersama bayi bisa menjadi pengalaman menyenangkan bagi keluarga. Namun, sebelum berburu tiket pesawat dan memesan hotel, orang tua perlu memastikan seluruh dokumen perjalanan si kecil sudah lengkap, termasuk paspor dan visa jika diwajibkan oleh negara tujuan.
Lantas, apakah bayi yang masih berusia beberapa bulan juga harus memiliki visa sendiri? Atau cukup menggunakan visa milik orang tua?
Jawabannya, bayi juga bisa diwajibkan memiliki visa untuk bepergian ke luar negeri, bergantung pada kewarganegaraan dan aturan imigrasi negara tujuan. Usia yang masih sangat muda tidak otomatis membuat seorang anak bebas dari persyaratan visa.
Karena itu, orang tua sebaiknya memeriksa ketentuan perjalanan internasional sejak awal agar tidak mengalami kendala saat check-in, pemeriksaan dokumen, maupun ketika tiba di negara tujuan.
Apakah Bayi Wajib Memiliki Visa untuk Traveling ke Luar Negeri?
Sama seperti orang dewasa, bayi yang bepergian ke luar negeri umumnya harus memenuhi persyaratan imigrasi sesuai kewarganegaraan dan negara yang dikunjungi.
Jika negara tujuan mewajibkan visa bagi pemegang paspor Indonesia, ketentuan tersebut dapat berlaku pula bagi bayi. Visa milik ayah atau ibu tidak otomatis mencakup anak yang ikut bepergian.
Namun, tidak semua perjalanan internasional membutuhkan visa. Sejumlah negara memberikan fasilitas bebas visa kepada Warga Negara Indonesia (WNI) untuk kunjungan tertentu.
Malaysia, Singapura, dan Thailand, misalnya, memiliki fasilitas bebas visa bagi WNI yang memenuhi ketentuan. Meski demikian, orang tua tetap perlu memastikan bahwa bayi menggunakan paspor sendiri dan memenuhi persyaratan masuk yang berlaku, termasuk batas waktu kunjungan serta tujuan perjalanan.
Informasi persyaratan visa dapat diperiksa melalui situs resmi kedutaan, konsulat, atau otoritas imigrasi negara tujuan. Orang tua juga bisa menggunakan layanan informasi visa seperti VisaCentral sebagai referensi awal.
5 Dokumen Penting yang Harus Disiapkan Saat Traveling Bersama Bayi
Selain tiket pesawat dan reservasi hotel, ada beberapa dokumen yang sebaiknya disiapkan sebelum membawa bayi bepergian ke luar negeri.
1. Paspor Bayi
Bayi yang melakukan perjalanan internasional perlu memiliki paspor sendiri sesuai ketentuan yang berlaku. Paspor orang tua tidak dapat menggantikan paspor bayi.
Pastikan nama, tanggal lahir, dan informasi identitas pada paspor sesuai dengan dokumen pendukung lainnya. Periksa pula masa berlaku paspor dan ketentuan masa berlaku minimum yang ditetapkan negara tujuan.
2. Visa Negara Tujuan
Jika negara yang dikunjungi mewajibkan visa bagi bayi dengan kewarganegaraan tersebut, orang tua harus mengurusnya sebelum keberangkatan sesuai prosedur yang berlaku.
Persyaratan pengajuan bisa berbeda-beda, mulai dari formulir permohonan, foto, paspor, hingga dokumen pendukung dari orang tua.
Jangan berasumsi bahwa visa orang tua otomatis berlaku untuk bayi. Periksa apakah setiap anggota keluarga harus mengajukan permohonan secara terpisah.
3. Akta Kelahiran Bayi
Akta kelahiran berguna untuk membuktikan identitas dan hubungan antara bayi dengan orang tuanya.
Dokumen ini dapat membantu ketika petugas maskapai atau imigrasi perlu memastikan hubungan keluarga, terutama jika nama orang tua dan anak berbeda atau bayi bepergian hanya bersama salah satu orang tua.
Sebagai langkah antisipasi, bawalah dokumen asli jika diperlukan serta salinan fisik atau digital yang mudah diakses.
4. Dokumen Kesehatan dan Vaksinasi
Beberapa negara dapat menetapkan persyaratan kesehatan tertentu bagi pelaku perjalanan internasional, bergantung pada asal perjalanan, riwayat perjalanan, atau kondisi kesehatan yang relevan.
Jika ada persyaratan vaksinasi atau dokumen kesehatan khusus yang berlaku bagi bayi, pastikan semuanya sudah dipenuhi sebelum berangkat.
Orang tua juga sebaiknya membawa catatan imunisasi dan informasi kesehatan penting untuk berjaga-jaga selama perjalanan.
5. Surat Izin Orang Tua atau Dokumen Pendukung Lain
Jika bayi bepergian bersama satu orang tua, wali, atau orang lain, dokumen tambahan mungkin diperlukan sesuai aturan negara tujuan dan ketentuan perjalanan yang berlaku.
Dokumen yang dapat dipertimbangkan antara lain surat persetujuan dari orang tua yang tidak ikut bepergian, salinan identitas orang tua, atau dokumen perwalian jika relevan.
Sebelum berangkat, periksa persyaratan resmi agar tidak menyiapkan dokumen yang keliru atau justru melewatkan dokumen wajib.
Cara Memastikan Persyaratan Visa Bayi Sebelum Berangkat
Agar perjalanan keluarga berjalan lebih lancar, ada tiga langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum membeli tiket atau mengurus reservasi.
Pertama, periksa aturan imigrasi negara tujuan. Kunjungi situs resmi kedutaan atau otoritas imigrasi untuk mengetahui apakah bayi memerlukan visa, paspor, atau dokumen tambahan.
Kedua, sesuaikan persyaratan dengan kewarganegaraan bayi. Ketentuan visa dapat berbeda berdasarkan paspor yang digunakan. Fasilitas bebas visa bagi orang dewasa yang memiliki kewarganegaraan tertentu tidak selalu bisa diterapkan pada semua pelancong.
Ketiga, siapkan dokumen sejak jauh hari. Pengurusan paspor dan visa membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Jangan menunggu hingga mendekati tanggal keberangkatan, terutama jika perjalanan dilakukan saat musim liburan.
Orang tua juga sebaiknya mengonfirmasi persyaratan kepada maskapai penerbangan. Dengan begitu, dokumen bayi dapat diperiksa sebelum hari keberangkatan.
Jangan Sampai Liburan Keluarga Terkendala Dokumen
Membawa bayi traveling ke luar negeri memang membutuhkan persiapan lebih banyak dibandingkan perjalanan orang dewasa saja. Namun, persiapan yang matang dapat membantu keluarga mengurangi risiko kendala saat keberangkatan maupun ketika tiba di negara tujuan.
Hal terpenting yang perlu diingat, bayi bisa diwajibkan memiliki visa sendiri apabila aturan negara tujuan mengharuskannya. Jika negara tersebut memberikan fasilitas bebas visa kepada pemegang paspor Indonesia, bayi tetap harus memenuhi persyaratan masuk lainnya.
Karena peraturan imigrasi dapat berubah, selalu periksa informasi terbaru dari sumber resmi sebelum berangkat. Dengan paspor, visa jika diperlukan, dan dokumen pendukung yang lengkap, perjalanan bersama si kecil bisa dipersiapkan dengan lebih tenang. (dr)
Sumber: cnnindonesia

Comments