SINGAPURA – Tak perlu berhari-hari untuk menikmati sisi Muslim-friendly Singapura. Dengan itinerary yang tepat, wisatawan bisa mengunjungi masjid bersejarah di Little India, Chinatown, Orchard Road hingga Kampong Glam sekaligus berburu kuliner halal dalam satu hari.
Singapura memang identik dengan gedung pencakar langit, pusat belanja, dan destinasi modern. Namun, di balik wajah metropolitan tersebut terdapat jejak sejarah Islam yang menarik untuk dijelajahi.
Baca juga: Kuliner Halal Singapura: 10 Tempat Makan Enak Dekat Masjid Bersejarah, Murah hingga Premium
Bagi wisatawan Muslim, perjalanan satu hari di Singapura bahkan bisa dirancang khusus untuk menggabungkan wisata religi, kuliner halal, belanja, dan eksplorasi kawasan budaya.
Rute berikut disusun secara berurutan agar perjalanan lebih efisien, dengan memanfaatkan MRT dan berjalan kaki. Perjalanan dimulai dari Little India pada pagi hari, berlanjut ke Chinatown, Orchard Road, lalu berakhir di Kampong Glam.
08.30–09.30 | Masjid Abdul Gafoor, Little India
Mulailah perjalanan sekitar pukul 08.30 dengan mengunjungi Masjid Abdul Gafoor di kawasan Little India.
Masjid bersejarah ini menarik perhatian karena memiliki perpaduan unsur arsitektur Moor, Romawi, dan Renaisans. Detail ornamen pada bangunannya membuatnya menjadi salah satu masjid yang menarik untuk dikunjungi sekaligus difoto.
Baca juga: Menelusuri Masjid Tertua dan Makam Keramat di Batam, Saksi Sejarah Melayu
Untuk menuju lokasi, wisatawan dapat turun di MRT Jalan Besar (DT22) dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar beberapa menit.
Pagi hari menjadi waktu yang nyaman untuk menikmati suasana kawasan sebelum aktivitas wisata semakin ramai.
Tips: Kenakan pakaian yang sopan karena itinerary hari ini akan membawa Anda ke beberapa tempat ibadah.
09.30–10.00 | Menuju Chinatown
Setelah puas menjelajahi Masjid Abdul Gafoor, perjalanan dilanjutkan menuju Chinatown.
Salah satu pilihan praktis adalah menggunakan MRT Downtown Line dari Jalan Besar menuju kawasan Chinatown.
Perjalanan dengan MRT membuat wisatawan tidak perlu menghabiskan banyak waktu di jalan dan dapat menghemat tenaga untuk agenda berikutnya.
10.00–11.00 | Masjid Jamae Chulia, Chinatown
Setibanya di Chinatown, agenda berikutnya adalah mengunjungi Masjid Jamae Chulia.
Masjid ini memiliki sejarah panjang dan dikenal sebagai salah satu masjid tua di Singapura. Keunikannya terletak pada keberadaannya di tengah kawasan Chinatown serta karakter arsitektur yang memperlihatkan pengaruh India Selatan.
Di sinilah perjalanan religi terasa semakin menarik.
Wisatawan dapat melihat bagaimana jejak komunitas Muslim menjadi bagian dari kawasan yang selama ini lebih dikenal sebagai pusat budaya Tionghoa.
11.00–12.15 | Makan Siang di Chinatown
Setelah dua destinasi religi, waktunya mengisi energi.
Salah satu pilihan adalah Nasi Lemak Ayam Taliwang di Chinatown Point. Lokasinya relatif dekat dengan stasiun MRT dan menawarkan menu yang cukup familiar bagi wisatawan Indonesia.
Perpaduan nasi lemak dan ayam Taliwang memberikan pilihan makanan dengan cita rasa kuat dan pedas.
Waktu makan siang juga bisa dimanfaatkan untuk beristirahat di ruangan ber-AC sebelum melanjutkan perjalanan.
12.15–12.45 | Menuju Orchard Road
Setelah makan siang, perjalanan berlanjut ke pusat perbelanjaan Singapura: Orchard Road.
Wisatawan dapat menggunakan MRT dan melakukan transit sesuai rute yang tersedia menuju Somerset (NS23).
Meski membutuhkan perpindahan jalur, MRT tetap menjadi salah satu pilihan transportasi paling praktis untuk berpindah kawasan di Singapura.
12.45–14.15 | Masjid Al-Falah & Shalat Zuhur

Masjid Al-Falah berada di jantung destinasi Orchard Road Singapura (ist)
Setibanya di Orchard Road, sempatkan waktu untuk berkunjung ke Masjid Al-Falah.
Lokasinya yang berada di kawasan pusat kota menjadikan masjid ini sangat strategis bagi wisatawan Muslim yang sedang beraktivitas di Orchard Road.
Agenda utama tentu menunaikan shalat Zuhur.
Setelah beribadah, wisatawan dapat memanfaatkan waktu untuk berjalan-jalan singkat di kawasan Orchard Road sebelum melanjutkan perjalanan.
14.15–15.30 | Camilan Sore di Lucky Plaza
Masih lapar setelah makan siang?
Jika iya, perjalanan bisa dilanjutkan ke Fiie’s Cafe di Lucky Plaza.
Tempat ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencicipi makanan dengan harga relatif terjangkau.
Salah satu menu yang bisa dicoba adalah nasi ayam goreng.
Namun, jika sudah kenyang, waktu ini bisa digunakan untuk bersantai atau menikmati suasana Orchard Road.
15.30–16.00 | Menuju Kampong Glam
Setelah menjelajahi Orchard Road, saatnya menuju kawasan yang menjadi salah satu pusat sejarah Muslim Singapura: Kampong Glam.
Perjalanan dapat dilakukan menggunakan MRT menuju Bugis, salah satu stasiun yang strategis untuk mengakses kawasan tersebut.
Dari Bugis, perjalanan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju kawasan Masjid Sultan.
16.00–18.30 | Masjid Sultan, Bussorah Street & Arab Street

Masjid Sultan di Kampong Glam waktu Maghrib (ist)
Inilah salah satu bagian paling menarik dari itinerary.
Setibanya di Kampong Glam, wisatawan dapat mengunjungi Masjid Sultan, salah satu ikon Islam paling terkenal di Singapura.
Jika waktunya bertepatan, perjalanan dapat dilanjutkan dengan shalat Asar di masjid.
Setelah itu, jangan langsung kembali ke hotel.
Luangkan waktu untuk berjalan kaki menyusuri Bussorah Street dan Arab Street.
Kawasan ini menawarkan suasana yang berbeda dari pusat kota Singapura. Deretan toko menjual tekstil, parfum non-alkohol, suvenir, serta berbagai produk bernuansa Timur Tengah dan Melayu.
Ini juga menjadi waktu yang tepat untuk berburu oleh-oleh.
18.30–20.00 | Makan Malam di Kampong Glam
Hari yang panjang ditutup dengan makan malam di sekitar Kampong Glam.
Ada dua pilihan yang bisa disesuaikan dengan selera.
The Dim Sum Place bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati dim sum halal dalam suasana nyaman. Berbagai menu dim sum tersedia, termasuk pilihan pangsit, buns, dan hidangan lainnya.
Sementara itu, jika ingin makanan yang lebih lokal dan mengenyangkan, Al Tasneem bisa menjadi alternatif untuk menikmati murtabak dan menu India Muslim lainnya.
Dengan demikian, perjalanan satu hari ditutup di kawasan yang juga menjadi salah satu pusat kehidupan Muslim paling terkenal di Singapura.
Tips Penting Wisata Religi Singapura 1 Hari
1. Kenakan pakaian yang sopan
Karena itinerary mencakup beberapa masjid, pilih pakaian yang nyaman sekaligus sopan. Sebaiknya gunakan pakaian yang menutup bahu dan lutut.
2. Manfaatkan MRT
Untuk itinerary padat seperti ini, MRT menjadi pilihan transportasi yang praktis. Kartu pembayaran contactless seperti Visa atau Mastercard juga dapat mempermudah perjalanan.
3. Siapkan uang tunai
Meski pembayaran digital sangat umum di Singapura, beberapa kedai kecil atau hawker centre masih dapat memiliki pilihan pembayaran yang terbatas.
Sediakan sejumlah dolar Singapura untuk berjaga-jaga.
4. Jangan terlalu memaksakan jadwal
Itinerary ini cukup padat. Jika bepergian bersama keluarga atau membawa anak-anak, beberapa agenda bisa dipangkas agar perjalanan lebih santai.
5. Cek kembali jam operasional
Jam operasional tempat ibadah, restoran, pusat jajanan, dan toko dapat berubah. Sebaiknya periksa informasi terbaru sebelum berangkat.
Sehari Menelusuri Jejak Islam di Singapura
Itinerary ini membuktikan bahwa wisata ke Singapura tidak harus selalu diisi dengan pusat perbelanjaan dan destinasi modern.
Dalam satu hari, wisatawan bisa menikmati arsitektur Masjid Abdul Gafoor, melihat jejak Muslim Tamil di Masjid Jamae Chulia, menunaikan salat di Masjid Al-Falah, kemudian menghabiskan sore di Masjid Sultan dan Kampong Glam.
Di antara perjalanan tersebut, kuliner halal menjadi pelengkap yang membuat pengalaman semakin lengkap. (dr)

Comments