SINGAPURA – Kabar gembira bagi wisatawan Indonesia yang berencana liburan ke Singapura. Pengisian Singapore Arrival Card (SGAC) kini semakin mudah setelah otoritas Singapura memperbarui tampilan dan fitur layanan tersebut.
Salah satu perubahan yang paling menarik adalah hadirnya pilihan Bahasa Indonesia dalam sistem SGAC. Tak hanya itu, wisatawan asing juga dapat memanfaatkan fitur pemindaian paspor untuk membantu mengisi data secara otomatis.
Baca juga: Daftar Negara Paling Berisik di Dunia 2026, Singapura Nomor 1, Indonesia Urutan Berapa?
Pembaruan ini tentu menjadi kabar baik, terutama bagi wisatawan yang baru pertama kali melakukan perjalanan ke Singapura dan masih merasa kesulitan mengisi formulir kedatangan dalam bahasa asing.
Apa Itu Singapore Arrival Card?
Singapore Arrival Card atau SGAC merupakan formulir yang perlu diisi oleh wisatawan sebelum memasuki Singapura. Formulir tersebut berisi sejumlah informasi, mulai dari data perjalanan hingga informasi kesehatan wisatawan.
Baca juga: Mulai Oktober 2026, Warga Batam Tak Perlu Ribet Transit untuk Terbang ke Penang
Namun perlu diingat, SGAC bukan visa dan bukan pula jaminan seseorang otomatis diizinkan masuk ke Singapura.
Wisatawan tetap harus memenuhi persyaratan imigrasi yang berlaku. Kewajiban memiliki visa juga tetap bergantung pada kewarganegaraan dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Singapura.
Pengecualian pengisian SGAC berlaku bagi penumpang yang hanya melakukan transit tanpa melewati pemeriksaan imigrasi. Selain itu, terdapat pengecualian tertentu bagi penduduk Singapura yang bepergian melalui pos pemeriksaan darat Woodlands dan Tuas.
Kini Ada Bahasa Indonesia, Total Jadi 19 Bahasa
Melansir VN Express, Singapore Arrival Card baru-baru ini mendapat pembaruan besar untuk membuat proses pengisian lebih praktis dan mudah dipahami oleh wisatawan internasional.
Selain tampilan antarmuka baru, SGAC akan menambahkan tujuh pilihan bahasa.
Ketujuh bahasa tambahan tersebut adalah:
1. Bahasa Indonesia
2. Bahasa Belanda
3. Bahasa Arab
4. Bahasa Spanyol
5. Bahasa Rusia
6. Bahasa Filipina
7. Bahasa Italia
Dengan penambahan tersebut, total bahasa yang tersedia dalam sistem Singapore Arrival Card kini menjadi 19 bahasa, meningkat dari sebelumnya yang hanya menyediakan 12 pilihan bahasa.
Kehadiran Bahasa Indonesia tentu menjadi salah satu fitur yang paling ditunggu wisatawan asal Indonesia. Kini, pelancong dari Batam, Jakarta, Medan, Surabaya maupun daerah lainnya bisa lebih mudah memahami informasi saat mengisi formulir perjalanan sebelum tiba di Singapura.
Tinggal Scan Paspor, Data Bisa Terisi Otomatis
Selain pilihan bahasa, fitur baru lainnya yang tak kalah menarik adalah pemindaian paspor.
Dengan fitur tersebut, sebagian data wisatawan dapat diisi secara otomatis sehingga pengguna tidak perlu lagi mengetik seluruh informasi secara manual.
Fitur pemindaian paspor ini pada tahap awal tersedia bagi wisatawan asing. Selanjutnya, sistem tersebut akan dikembangkan untuk pengguna lainnya.
Menurut informasi yang dikutip dari The Straits Times, sistem terbaru juga akan menyediakan fitur tersebut bagi warga negara Singapura, penduduk tetap atau permanent resident, serta pemegang izin tinggal jangka panjang.
Selain itu, pengguna yang memenuhi syarat juga tetap dapat memanfaatkan opsi pengambilan informasi melalui layanan Singpass.
Berlaku Mulai 26 Agustus 2026
Fitur-fitur terbaru Singapore Arrival Card tersebut tersedia melalui aplikasi seluler MyICA dan situs resmi Immigration and Checkpoints Authority (ICA) mulai 26 Agustus 2026.
Bagi wisatawan Indonesia, pembaruan ini bisa menjadi kabar baik sebelum merencanakan perjalanan ke Negeri Singa.
Apalagi Singapura selama ini menjadi salah satu destinasi luar negeri favorit wisatawan Indonesia karena aksesnya yang mudah. Dari Batam, perjalanan menuju Singapura bahkan dapat dilakukan menggunakan kapal feri, sementara dari sejumlah kota besar di Indonesia tersedia berbagai pilihan penerbangan langsung.
Dengan hadirnya Bahasa Indonesia dan fitur pemindaian paspor, proses pengisian Singapore Arrival Card diharapkan menjadi lebih praktis dan mengurangi risiko kesalahan saat memasukkan data.
Jangan Keliru, SGAC Bukan Visa
Meski proses pengisiannya kini semakin mudah, wisatawan tetap perlu memahami bahwa Singapore Arrival Card bukanlah visa.
Pengisian SGAC tidak otomatis menjamin seseorang bisa masuk ke Singapura. Petugas imigrasi tetap memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dan menentukan apakah seorang pelancong memenuhi persyaratan untuk memasuki wilayah Singapura.
Karena itu, sebelum berangkat, wisatawan disarankan memastikan paspor masih berlaku, memahami persyaratan perjalanan, serta mengisi data Singapore Arrival Card dengan benar.
Bagi Anda yang berencana liburan ke Singapura, terutama wisatawan yang baru pertama kali berkunjung, pembaruan SGAC ini bisa membuat persiapan perjalanan menjadi semakin mudah.
Kini tak perlu lagi terlalu khawatir dengan kendala bahasa saat mengisi formulir kedatangan. Tinggal pilih Bahasa Indonesia, siapkan paspor, lalu manfaatkan fitur pemindaian untuk membantu mengisi data perjalanan.
Jadi, sebelum berangkat ke Singapura, jangan lupa cek kembali Singapore Arrival Card agar perjalanan liburan Anda berjalan lebih lancar. (dr)

Comments