BANGKOK – Taksi Bangkok. Bagi yang pertama kali mengunjungi Bangkok, Thailand, menjelajahi kota bisa menjadi pengalaman yang mengasyikkan sekaligus membingungkan. Ibu kota Negeri Gajah Putih ini menawarkan berbagai moda transportasi, mulai dari BTS Skytrain, MRT, tuk tuk, hingga taksi. Namun, dari semua pilihan itu, taksi di Bangkok tetap menjadi salah satu moda paling populer, baik bagi penduduk lokal maupun wisatawan.

Taksi-taksi berwarna-warni ini mudah ditemukan di berbagai sudut kota. Tapi sebelum Anda melambaikan tangan atau memesan lewat aplikasi, penting untuk memahami cara kerja dan etika naik taksi di Bangkok agar perjalanan Anda aman, nyaman, dan bebas dari penipuan.

Berikut ini 7 hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum naik taksi di Bangkok:

1. Pahami Arti Warna Taksi di Bangkok

7 Tips Naik Taksi di Bangkok untuk Wisatawan Pemula: Aman, Nyaman, dan Bebas Tertipu

Taksi di Bangkok punya ciri khas tersendiri, warna merah muda,oranye dan hijau berarti taksi milik perusahaan berbeda (ist)

Taksi di Bangkok hadir dalam berbagai warna mencolok, dan tiap warna punya arti tersendiri.

Kuning-hijau: Taksi milik pengemudi independen.

Merah muda, biru, oranye: Taksi milik perusahaan berbeda.

Biru: Umumnya dilengkapi GPS dan bisa mencetak struk perjalanan.

Memahami arti warna ini dapat membantu Anda mengenali jenis layanan yang akan digunakan.

Baca juga: 4 Kafe Instagramable di Batam untuk Nongkrong Seru Bareng Orang Terdekat

2. Perhatikan Tanda Taksi Kosong

Taksi di Bangkok memiliki lampu bertuliskan huruf Thailand di kaca depan sisi penumpang. Jika lampu menyala, itu berarti taksi kosong dan siap menerima penumpang. Beberapa taksi modern juga menambahkan tanda di bagian atas mobil.

3. Pengemudi Wajib Menerima Penumpang

Di Thailand, pengemudi taksi dilarang menolak penumpang. Jika Anda ditolak, Anda bisa melaporkan nomor plat kendaraan ke hotline 1584 atau lewat aplikasi Taksi DLT. Namun, dalam praktiknya, beberapa pengemudi bisa saja menolak karena berbagai alasan, seperti kehabisan bensin, lelah, atau tidak fasih berbahasa Inggris.

Baca juga: Jangan Asal Pindah Kursi di Pesawat! Ini Etika dan Alasan Keamanan yang Harus Kamu Tahu

4. Selalu Gunakan Argo, Tolak Tarif Tetap

Menurut aturan pemerintah Thailand, taksi wajib menggunakan argo. Jika pengemudi menawarkan harga tetap, sebaiknya hindari dan cari taksi lain. Tarif tetap berisiko membuat Anda membayar lebih mahal, bahkan bisa jadi penipuan.

5. Waspadai Penipuan Wisata

Beberapa pengemudi mungkin akan menawarkan untuk membawa Anda ke toko, tempat wisata, atau restoran tertentu. Meski niatnya terlihat baik, tidak semua rekomendasi bisa dipercaya. Bisa jadi mereka menerima komisi dari tempat tersebut. Tetap waspada dan pastikan tujuan Anda sendiri.

6. Siapkan Peta atau Petunjuk Arah

Tidak semua pengemudi taksi Bangkok hafal jalanan kota. Banyak di antara mereka berasal dari luar kota. Gunakan GPS, bawa peta, atau tunjukkan alamat dalam bahasa Thailand untuk mempermudah komunikasi dan menghindari kesasar.

Baca juga: Traveler Nyaman Tak Harus Mahal! Ini 10 Maskapai dengan Kelas Ekonomi Terbaik di Dunia 2025

7. Tips Mendapatkan Taksi dengan Aman

Mencari taksi di Bangkok relatif mudah, kecuali saat hujan. Hindari taksi yang mangkal di depan hotel atau tempat wisata, karena mereka cenderung tidak menggunakan argo dan kadang menawarkan rute tidak diinginkan. Lebih baik berjalan sedikit ke jalan utama dan pilih taksi yang sedang melaju. Hindari juga memanggil taksi di halte bus yang aktif.

Naik taksi di Bangkok bisa menjadi cara yang praktis dan nyaman untuk menjelajahi kota, asalkan Anda tahu aturan mainnya. Dengan memahami tips di atas, Anda bisa menikmati perjalanan tanpa khawatir ditipu atau kesasar.

Selamat menjelajah Bangkok dan nikmati setiap momennya dengan aman dan menyenangkan! (dr)