BATAM – Ingin menikmati liburan dengan suara deburan ombak, udara segar, dan suasana jauh dari hiruk-pikuk perkotaan? Sejumlah pulau di Asia menawarkan pengalaman tersebut, termasuk destinasi wisata di Indonesia yang masuk daftar pulau paling tenang di dunia.

Berdasarkan indeks 100 Islands Ranked by Quietness yang dirilis BookRetreats pada akhir September 2026, enam pulau di Indonesia tercatat masuk dalam daftar destinasi yang dinilai memiliki karakter alami dan suasana relatif tenang.

Baca juga: Mulai 18 Oktober 2026, Batam–Penang Terbang Langsung! Bisa Wisata Kuliner dan Jalan-Jalan Tanpa Transit

Dua di antaranya yang menonjol adalah Gili Meno di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Penida di Bali. Keduanya masuk dalam daftar 100 pulau yang dinilai berdasarkan sejumlah indikator lingkungan dan tingkat ketenangan.

Bagi wisatawan dari Batam dan Kepulauan Riau (Kepri), daftar ini bisa menjadi inspirasi untuk merencanakan perjalanan berikutnya. Selain menikmati pantai, wisatawan juga dapat mencari pengalaman liburan yang lebih santai, jauh dari kepadatan kota dan kebisingan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Batam Bidik 1,7 Juta Wisman pada 2026, Wisata Kuliner hingga Belanja Jadi Andalan!

Bagaimana BookRetreats Menentukan Pulau Paling Tenang?

Indeks Unspoilt dari BookRetreats.com menganalisis 100 pulau menggunakan sejumlah tolok ukur yang mengacu pada pendekatan Badan Lingkungan Eropa dalam menilai kawasan yang tenang.

Penilaian dilakukan dengan memanfaatkan data satelit dan pemetaan berdasarkan enam kriteria utama, yaitu:

* Kekayaan alam, untuk menilai karakter lingkungan alami suatu pulau.
* Sedikit jalan raya, yang berkaitan dengan rendahnya gangguan lalu lintas darat.
* Lalu lintas udara rendah, untuk menggambarkan minimnya gangguan suara pesawat.
* Ruang terbuka yang tidak ramai, sebagai indikator ketersediaan kawasan yang relatif sepi.
* Langit malam yang gelap, yang berkaitan dengan minimnya polusi cahaya.
* Kawasan pesisir alami, untuk menggambarkan kondisi pantai yang masih terjaga.

Secara keseluruhan, Stewart Island di Selandia Baru menempati peringkat pertama dunia dengan skor indeks 94,6. Posisi berikutnya ditempati Pulau Anafi di Yunani dengan skor 93,8 dan Ilha Grande di Brasil dengan skor 93,4.

Perlu dicatat, indeks tersebut mengukur karakter ketenangan berdasarkan sejumlah indikator lingkungan, bukan semata-mata tingkat kesunyian yang dirasakan setiap wisatawan.

10 Pulau Paling Tenang di Asia Menurut BookRetreats

Dari 100 pulau dalam daftar global, sebanyak 22 pulau berada di Asia. Kawasan Asia Tenggara mendominasi daftar tersebut, dengan sejumlah destinasi pantai yang sudah dikenal wisatawan internasional.

Berikut 10 pulau teratas dalam daftar Asia berdasarkan data yang dirilis BookRetreats:

1. Pulau Tioman, Malaysia — peringkat 6 dunia.
2. Koh Chang, Thailand — peringkat 7 dunia.
3. Koh Rong, Kamboja — peringkat 8 dunia.
4. Havelock Island, India — peringkat 9 dunia.
5. Palawan, Filipina — peringkat 20 dunia.
6. Amami Oshima, Jepang — peringkat 26 dunia.
7. Koh Lanta Yai, Thailand — peringkat 29 dunia.
8. Koh Phangan, Thailand — peringkat 35 dunia.
9. Gili Meno, Indonesia — peringkat 42 dunia.
10.Nusa Penida, Indonesia — peringkat 44 dunia.

Angka menunjukkan peringkat global, bukan urutan peringkat di Asia.

Daftar tersebut memperlihatkan bahwa wisata pulau tidak selalu harus identik dengan keramaian, pusat hiburan, atau kawasan resor yang padat. Sejumlah destinasi masih menawarkan bentang alam yang luas, pantai alami, serta kesempatan untuk menikmati suasana lebih santai.

Pulau Tioman Malaysia, Destinasi Paling Tenang di Asia

Pulau Tioman di lepas pantai timur Malaysia menempati posisi tertinggi di Asia, yakni peringkat keenam dunia. Pulau ini dikenal dengan hutan hujan tropis, perairan jernih, dan kawasan pesisir yang menarik bagi pencinta wisata alam.

Pulau seluas sekitar 134 kilometer persegi ini dapat dicapai menggunakan feri dari daratan utama Malaysia. Waktu perjalanan laut sekitar dua jam, bergantung pada pelabuhan keberangkatan, jadwal, dan kondisi perjalanan.

Wisatawan dapat menjelajahi sejumlah teluk menggunakan taksi air atau berjalan kaki untuk menikmati kawasan pedalaman yang didominasi hutan.

Dalam indeks BookRetreats, Tioman memperoleh skor 95 dari 100 untuk tingkat kealamian. Hutan lebat menjadi salah satu karakter utama pulau ini, menjadikannya pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari suasana perkotaan.

Keanekaragaman hayatinya juga menjadi daya tarik tersendiri. Pulau ini merupakan habitat berbagai satwa, termasuk monyet, kadal, kupu-kupu, dan binturong. Kawasan hutannya juga dikenal memiliki flora unik, termasuk Rafflesia yang kerap disebut bunga bangkai raksasa.

Snorkeling hingga Menyelam di Perairan Pulau Tioman

Tidak hanya menawarkan hutan tropis, Tioman juga menjadi tujuan wisata bahari. Di sekitar Pantai Salang, wisatawan dapat menikmati aktivitas snorkeling di perairan yang memiliki terumbu karang.

Sejumlah lokasi lain di sepanjang pesisir menawarkan pengalaman menyelam untuk melihat kehidupan bawah laut, seperti karang, kipas laut, dan penyu. Di beberapa lokasi, penyelam juga dapat menemukan bangkai kapal di bawah permukaan laut.

Kombinasi hutan, pantai, dan kehidupan bawah laut membuat Tioman menarik bagi wisatawan yang ingin menggabungkan aktivitas petualangan dengan liburan santai.

Meski begitu, wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi laut, aturan konservasi, serta panduan operator setempat ketika melakukan aktivitas di kawasan terumbu karang.

Gili Meno dan Nusa Penida, Dua Wakil Indonesia

Indonesia memiliki banyak pulau dengan karakter alam yang beragam. Dalam daftar BookRetreats, Gili Meno di NTB menempati peringkat ke-42 dunia, sedangkan Nusa Penida di Bali berada di posisi ke-44.

Gili Meno dikenal dengan suasana pulau kecil, pantai, dan aktivitas wisata bahari. Destinasi ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan ritme lebih lambat, seperti berjalan di tepi pantai, snorkeling, atau bersantai menikmati pemandangan laut.

Sementara itu, Nusa Penida menawarkan karakter alam yang berbeda. Pulau di tenggara Bali ini memiliki tebing pantai, bentang alam berbatu, panorama laut lepas, serta sejumlah lokasi wisata populer.

Keduanya memberikan pilihan pengalaman yang berbeda bagi pelancong. Gili Meno cocok untuk mencari suasana pulau kecil yang santai, sedangkan Nusa Penida menawarkan perpaduan panorama dramatis dan petualangan alam.

Masuknya kedua pulau tersebut dalam indeks ketenangan dunia juga menjadi pengingat bahwa daya tarik wisata Indonesia tidak hanya terletak pada popularitas destinasi, tetapi juga pada kekayaan alam yang perlu dijaga.

Tips Liburan ke Pulau yang Tenang

Bagi wisatawan dari Batam yang ingin merencanakan perjalanan ke destinasi pulau, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar liburan lebih nyaman.

1. Pilih waktu perjalanan dengan cermat

Periksa musim, prakiraan cuaca, dan kondisi gelombang sebelum berangkat. Cuaca dapat memengaruhi jadwal transportasi laut dan aktivitas wisata bahari.

2. Hindari periode kunjungan tersibuk

Jika ingin suasana lebih santai, pertimbangkan perjalanan di luar musim liburan atau akhir pekan panjang, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan ketersediaan transportasi.

3. Pilih akomodasi sesuai kebutuhan

Penginapan kecil atau akomodasi yang jauh dari pusat keramaian dapat memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kawasan wisata yang padat.

4. Jaga lingkungan pulau

Hindari membuang sampah sembarangan, merusak terumbu karang, atau mengganggu satwa liar. Keindahan alam merupakan bagian penting dari daya tarik destinasi-destinasi tersebut.

5. Periksa rute dan biaya perjalanan

Bagi wisatawan dari Batam, perjalanan ke pulau-pulau tersebut perlu direncanakan dengan mempertimbangkan koneksi penerbangan, feri, transportasi darat, serta biaya penginapan. (dr)

Sumber: kompas