BATAM – Kabar super menggoda datang bagi pencinta travel dan budaya Korea. Korea Selatan tengah menyiapkan kebijakan bebas visa khusus bagi wisatawan Indonesia, sebuah langkah strategis untuk menggaet hingga 30 juta wisatawan internasional dalam beberapa tahun ke depan.
Bagi pelancong Tanah Air, rencana ini jelas jadi angin segar. Berdasarkan laporan Korea Times, wisatawan Indonesia akan mendapat izin masuk bebas visa sebagai program uji coba, khusus untuk rombongan minimal tiga orang. Cocok banget buat liburan bareng keluarga, sahabat, atau geng travel yang ingin mengejar vibes K-drama langsung dari sumbernya.
Tak berhenti di situ, Korea juga menyiapkan kemudahan visa jangka panjang. Wisatawan dari negara-negara Asia Tenggara dan Tiongkok yang pernah mengunjungi Korea sebelumnya berpeluang mendapatkan visa multiple entry lima tahun, bahkan visa 10 tahun bagi penduduk kota-kota besar. Artinya, makin sering ke Korea, makin mudah pula akses masuknya.
Korea Ingin Lebih Ramah Wisatawan

Kebijakan ini merupakan bagian dari paket besar reformasi pariwisata yang diumumkan dalam Pertemuan Strategi Pariwisata Nasional ke-11 pada 25 Februari 2026. Pertemuan tersebut dipimpin Presiden Lee Jae Myung, bersama Perdana Menteri Kim Min-seok, serta jajaran menteri dan pelaku industri pariwisata.
Lee Jae Myung menegaskan bahwa pariwisata bukan sekadar sektor pelengkap, melainkan industri strategis nasional. Menurutnya, pariwisata harus mampu menciptakan kenangan, memperluas pengaruh budaya Korea, dan mengubah kegemaran global terhadap K-culture menjadi kunjungan nyata ke Korea.
Momentum Emas Budaya Korea
Langkah ambisius ini diluncurkan di tengah masa keemasan budaya Korea—mulai dari K-pop, K-drama, K-food, hingga K-beauty—yang makin mendominasi minat wisatawan global. Melalui program bertajuk “K-Tourism Embracing the World”, Korea ingin menjadikan pengalaman wisata sebagai gaya hidup, bukan sekadar daftar destinasi.
Pada 2025, Korea mencatat lebih dari 18 juta wisatawan, melampaui rekor pra-pandemi. Namun, pemerintah Korea mengakui persaingan ketat di kawasan Asia Timur, terutama dengan Jepang yang mencetak 43 juta kunjungan wisatawan di tahun yang sama.
Wisata Tak Lagi Terpusat di Seoul
Untuk menghindari kepadatan di ibu kota Seoul, pemerintah Korea mulai mengarahkan wisatawan ke kota-kota lain. Penerbangan internasional langsung ke bandara regional akan diperbanyak, koneksi domestik dari Incheon ke daerah diperkuat, hingga perluasan bus bandara larut malam dan kemudahan pemesanan tiket kereta cepat KTX.
Ke depan, Korea juga menyiapkan kampanye besar “Visit Korea Year 2027–2029”, yang mengusung pengalaman hidup ala warga lokal—dari K-food autentik, K-hiking di alam terbuka, hingga eksplorasi kecantikan dan wellness khas Korea.
Dengan rencana bebas visa bagi wisatawan Indonesia dan beragam kemudahan lainnya, liburan ke Korea Selatan bukan lagi sekadar mimpi. Tinggal siapkan paspor, ajak teman satu geng, dan bersiap menyusuri Korea—bukan cuma sebagai penonton drama, tapi sebagai bagian dari ceritanya. (dr)
Sumber: tempo

Comments