BATAM – Musim mudik Lebaran selalu identik dengan lonjakan penumpang di bandara. Di tengah kepadatan tersebut, banyak pelancong memilih membungkus koper dengan plastic wrap demi alasan keamanan. Namun siapa sangka, langkah yang dianggap melindungi itu justru bisa menjadi “undangan terbuka” bagi pencuri.
Ed Burnett, mantan ahli keamanan di UPS yang kini menjabat sebagai Penasihat Eksekutif di Cloudastructure Inc, perusahaan pengawasan berbasis AI, mengungkap fakta mengejutkan tersebut. Menurutnya, koper yang dibungkus plastik sering kali menarik perhatian pelaku kejahatan.
“Memang plastic wrap bisa melindungi dari goresan atau mencegah penyelundupan barang ilegal. Tapi itu juga memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang berharga di dalam koper,” ujarnya seperti dikutip dari The Independent, Jumat, 27 Februari 2026.
Warna dan Model Koper Bisa Jadi Penentu
Tak hanya soal bungkus plastik, warna koper juga memainkan peran penting. Pencuri cenderung menghindari koper berwarna cerah seperti hijau neon atau merah menyala karena mudah dikenali. Sebaliknya, tas hitam atau biru tua lebih disukai karena tidak mencolok dan mudah dibawa tanpa menarik perhatian.
Selain itu, koper cangkang keras dinilai lebih aman dibanding koper berbahan lunak. Tas berbahan kain bisa dengan mudah disayat menggunakan cutter tanpa menimbulkan suara. Sementara koper hard shell membutuhkan usaha dan risiko lebih besar untuk dibobol.
Merek Mahal Jadi Target Empuk
Nama besar seperti Tumi, Rimowa, hingga Louis Vuitton disebut kerap menjadi magnet pencuri. Brand premium memberi kesan bahwa isi di dalamnya juga bernilai tinggi.
Burnett menyarankan agar penumpang memilih koper merek kelas menengah yang kokoh namun tidak mencolok untuk meminimalkan risiko.
Koper atau Ransel, Mana Lebih Aman?
Banyak orang mengira ransel lebih aman karena selalu dibawa dekat tubuh. Faktanya, ransel juga rentan pencopetan, terutama karena posisi resleting yang berada di belakang. Sementara koper beroda lebih mudah didorong atau ditarik kabur dalam situasi ramai.
Artinya, baik koper maupun ransel tetap memiliki risiko. Kuncinya ada pada kewaspadaan dan pemilihan perlengkapan yang tepat.
Tips Aman Bawa Koper Saat Mudik Lebaran:
- Pilih koper hard shell yang kokoh.
- Hindari warna gelap polos tanpa penanda unik.
- Gunakan gembok TSA.
- Tambahkan tanda pengenal mencolok.
- Jangan pamer merek premium secara berlebihan.
- Simpan barang berharga di kabin.
Di tengah padatnya arus mudik Lebaran, keamanan barang bawaan bukan hanya soal membungkus koper dengan plastik. Justru strategi sederhana seperti memilih warna dan jenis koper bisa jadi langkah cerdas untuk menghindari aksi pencurian.
Jadi, masih yakin mau bungkus koper pakai plastic wrap saat ke bandara?

Comments